Malang, 2 April 2026 – Universitas Brawijaya (UB) kembali menunjukkan kiprahnya di tingkat internasional. Dosen Fakultas Ilmu Administrasi (FIA) UB dari Departemen Administrasi Bisnis, Brillyanes Sanawiri, Ph.D, resmi ditetapkan sebagai Co-Chair Western Australia–East Java Universities Consortium (WAEJUC) for Research untuk periode 2026–2028.
Penetapan tersebut dilakukan dalam Rapat Koordinasi WAEJUC for Research yang berlangsung di Universitas Airlangga dan dihadiri oleh perwakilan perguruan tinggi anggota konsorsium di Jawa Timur. Forum ini menjadi wadah strategis untuk mengevaluasi pelaksanaan program WAEJUC Joint Research sekaligus memperkuat arah kolaborasi riset bersama mitra di Australia Barat.

Dalam forum tersebut, UB turut berperan aktif dalam pembahasan berbagai isu pengembangan kolaborasi riset internasional. Salah satu poin penting yang disepakati adalah pelaksanaan monitoring dan evaluasi (monev) secara mandiri oleh masing-masing institusi, dengan sistem pelaporan yang terpusat. Skema ini diharapkan dapat meningkatkan efektivitas pengawasan program sekaligus menjaga standar mutu riset di seluruh anggota konsorsium.
Selain itu, forum juga membahas sejumlah tantangan dalam implementasi program, seperti skema pendanaan multiyears serta perbedaan mekanisme pelaksanaan antar perguruan tinggi. Penguatan koordinasi dan penyelarasan kebijakan menjadi langkah penting untuk memastikan keberlanjutan program ke depan.
Penunjukan Brillyanes Sanawiri sebagai Co-Chair mencerminkan kepercayaan konsorsium terhadap kapasitas akademik dan kontribusi Universitas Brawijaya dalam kerja sama internasional. Melalui peran ini, diharapkan dapat terjalin kolaborasi yang semakin kuat dengan institusi di Australia Barat, sekaligus membuka peluang kerja sama yang lebih luas, termasuk dengan sektor industri.

Sebagai akademisi FIA UB, Brillyanes membawa perspektif penguatan tata kelola, inovasi, serta pengembangan jejaring kelembagaan dalam mendorong agenda riset kolaboratif. Keterlibatannya di posisi ini sekaligus mempertegas peran aktif sivitas akademika UB dalam forum internasional berbasis kemitraan lintas negara.
Partisipasi UB dalam WAEJUC Research juga sejalan dengan komitmen perguruan tinggi dalam mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4 (Quality Education), SDG 9 (Industry, Innovation and Infrastructure), as well as SDG 17 (Partnerships for the Goals).
Kedepannya, anggota konsorsium akan melaksanakan monitoring dan evaluasi akhir yang direncanakan pada Oktober 2026. Kegiatan ini akan sekaligus menjadi momentum untuk merumuskan langkah pengembangan program selanjutnya supaya WAEJUC Research terus berkembang sebagai wadah kolaborasi riset yang relevan, berkelanjutan, dan memberikan dampak nyata di tingkat global.