Aplikasi Smart Green Campus FIA UB, Media Edukasi Digital untuk Membangun Budaya Kampus Berkelanjutan

MALANG – Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Brawijaya (FIA UB) menghadirkan aplikasi edukasi berbasis simulasi bertajuk Smart Green Campus FIA. Aplikasi ini dikembangkan sebagai media pembelajaran interaktif bagi sivitas akademika untuk memahami sekaligus menerapkan prinsip-prinsip keberlanjutan dalam kehidupan sehari-hari di lingkungan kampus.

Melalui pendekatan gamifikasi, pengguna tidak hanya memperoleh informasi mengenai Green Campus, tetapi juga diajak menyelesaikan berbagai tantangan lingkungan. Pengguna harus menuntaskan lima “Misi Hijau” untuk memperoleh predikat Sahabat GRAFIA, yakni sebutan bagi pengguna yang berhasil menyelesaikan rangkaian simulasi keberlanjutan dalam aplikasi tersebut.

Lima misi yang disediakan mencakup tata kelola sampah, konservasi air, masterplan kampus, efisiensi energi, serta mobilitas rendah karbon. Dalam setiap misi, pengguna dihadapkan pada situasi yang menggambarkan permasalahan lingkungan di kawasan kampus. Pengguna kemudian diminta mengambil keputusan yang tepat dalam batas waktu tertentu untuk memperoleh nilai dan menyelesaikan simulasi.

Pada misi tata kelola sampah, misalnya, pengguna belajar membedakan sampah organik, sampah yang dapat didaur ulang, serta limbah bahan berbahaya dan beracun atau B3. Pada misi konservasi air, pengguna dapat menentukan sejumlah tindakan, seperti memperbaiki kebocoran pipa, melakukan kampanye penghematan air, memasang sensor otomatis, dan mengembangkan sistem penampungan air hujan. Simulasi ini membantu pengguna memahami bahwa setiap keputusan memiliki dampak terhadap kondisi lingkungan dan ketersediaan sumber daya kampus.

Aplikasi ini juga dilengkapi dengan sistem skor, batas waktu, fakta menarik, status kelulusan, serta Impact Report yang merangkum pencapaian pengguna setelah seluruh misi diselesaikan. Dengan mekanisme tersebut, materi keberlanjutan disampaikan secara lebih menarik, partisipatif, dan mudah dipahami dibandingkan dengan metode sosialisasi satu arah.

Kehadiran aplikasi Smart Green Campus FIA sejalan dengan komitmen FIA UB dalam membangun lingkungan akademik yang sehat, asri, nyaman, dan berkelanjutan. Komitmen tersebut juga diwujudkan melalui kebijakan Smart Green Campus yang mendorong dosen, tenaga kependidikan, dan mahasiswa untuk berpartisipasi aktif dalam pengelolaan energi, air, limbah, transportasi, serta sumber daya kampus secara bertanggung jawab.

Mendukung Pencapaian Sustainable Development Goals

Pengembangan aplikasi Smart Green Campus FIA memiliki keterkaitan dengan sejumlah Sustainable Development Goals atau SDGs. Sebagai media pembelajaran digital mengenai keberlanjutan, aplikasi ini mendukung SDG 4: Pendidikan Berkualitas, khususnya dalam meningkatkan pengetahuan dan kompetensi sivitas akademika mengenai pembangunan berkelanjutan. Pemanfaatan simulasi interaktif juga membuat proses pembelajaran dapat berlangsung secara fleksibel, kontekstual, dan menyenangkan.

Misi konservasi air mendukung SDG 6: Air Bersih dan Sanitasi Layak, sedangkan misi efisiensi energi berkaitan dengan SDG 7: Energi Bersih dan Terjangkau. Materi tata kelola sampah memperkuat implementasi SDG 12: Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab, terutama melalui edukasi pemilahan sampah, pengurangan limbah, dan pemanfaatan kembali sumber daya.

Sementara itu, materi mengenai masterplan kampus dan mobilitas rendah karbon berkontribusi terhadap SDG 11: Kota dan Permukiman yang Berkelanjutan as well as SDG 13: Penanganan Perubahan Iklim. Penggunaan teknologi digital sebagai sarana edukasi juga mencerminkan dukungan terhadap SDG 9: Industri, Inovasi, dan Infrastruktur, melalui pengembangan inovasi pembelajaran untuk menjawab persoalan lingkungan di tingkat institusi pendidikan.

Lebih dari sekadar permainan, aplikasi Smart Green Campus FIA diharapkan menjadi sarana pembentukan kesadaran dan perubahan perilaku. Pengetahuan yang diperoleh melalui simulasi diharapkan dapat diterapkan dalam aktivitas nyata, seperti membuang sampah sesuai kategorinya, menghemat penggunaan air dan listrik, mengurangi penggunaan kendaraan bermotor, serta ikut menjaga ruang terbuka hijau dan fasilitas kampus.

Melalui aplikasi ini, FIA UB menunjukkan bahwa transformasi digital dan keberlanjutan dapat dikembangkan secara terpadu. Edukasi lingkungan tidak hanya disampaikan dalam bentuk aturan dan imbauan, tetapi juga melalui pengalaman belajar interaktif yang mendorong keterlibatan aktif seluruh sivitas akademika.

Dengan partisipasi dosen, mahasiswa, tenaga kependidikan, dan seluruh pemangku kepentingan, aplikasi Smart Green Campus FIA diharapkan menjadi salah satu instrumen pendukung dalam membangun budaya kampus hijau. Langkah ini sekaligus menegaskan kontribusi FIA UB dalam mewujudkan Universitas Brawijaya sebagai institusi pendidikan yang inovatif, bertanggung jawab, dan berorientasi pada keberlanjutan.

Berikut link aplikasi game edukasi tersebut : https://simulasigrafia.netlify.app/