Yudisium FIA UB Kukuhkan 628 Lulusan, Lahirkan Pemimpin Strategis

Share to:

MALANG, 22 Juli 2026 – Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Brawijaya (FIA UB) kembali mencatatkan sejarah melalui pelaksanaan Yudisium Periode Juli 2026 yang digelar pada pertengahan Juli 2026 di lingkungan FIA UB. Sebanyak 628 mahasiswa resmi dinyatakan lulus, menjadikan yudisium kali ini sebagai rekor jumlah lulusan terbanyak dalam satu periode di FIA UB. Momentum akademik tersebut dihadiri jajaran pimpinan fakultas, dosen, tenaga kependidikan, serta para lulusan dari jenjang Sarjana, Magister, dan Doktor.

Sebanyak 628 lulusan yang dikukuhkan pada periode ini menunjukkan konsistensi FIA UB dalam menjaga produktivitas akademik di tengah meningkatnya kebutuhan akan tenaga profesional di bidang administrasi. Pencapaian tersebut tidak hanya mencerminkan tingginya angka kelulusan, tetapi juga menjadi indikator keberhasilan proses pendidikan yang menghasilkan lulusan dengan kompetensi akademik, kemampuan analitis, serta kesiapan menghadapi dinamika dunia kerja.

Keberhasilan ini memperluas jejaring alumni FIA UB yang selama ini telah berkiprah di berbagai kementerian, pemerintah daerah, badan usaha milik negara, perusahaan swasta, hingga organisasi internasional. Dengan demikian, setiap periode yudisium tidak hanya menambah jumlah lulusan, tetapi juga memperkuat kontribusi FIA UB dalam menghadirkan talenta yang mendukung transformasi administrasi publik maupun bisnis di Indonesia.

Program Pascasarjana Dipercaya Para Pemimpin Strategis

Yudisium periode ini juga memperlihatkan tingginya kepercayaan para pemimpin institusi terhadap kualitas pendidikan Pascasarjana FIA UB. Sejumlah lulusan berasal dari kalangan pimpinan lembaga pemerintah, kementerian, BUMN, hingga perusahaan nasional, di antaranya Kepala Cabang Pembantu Bank Mandiri Taspen, Kepala Dinas Kesehatan Kota Batu, Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Kediri, Aparatur Sipil Negara Kementerian Keuangan Republik Indonesia, pejabat di lingkungan Kantor Staf Presiden, Asisten Sekretaris Daerah Kabupaten Gresik, hingga Direktur Utama PT Berdikari.

IMG
Prosesi penghormatan akademik

Keberagaman latar belakang tersebut menjadi bukti bahwa FIA UB telah berkembang sebagai ruang pembelajaran yang dipercaya oleh para pengambil kebijakan dan pemimpin organisasi untuk memperkuat kapasitas akademik sekaligus kompetensi kepemimpinan. Pendekatan pembelajaran berbasis riset yang dikembangkan FIA UB memberikan landasan ilmiah bagi para profesional dalam merumuskan kebijakan, meningkatkan kualitas pelayanan publik, memperkuat tata kelola organisasi, hingga mendorong inovasi di lingkungan kerja masing-masing.

Fenomena ini sekaligus menegaskan bahwa pendidikan tinggi tidak lagi dipandang sebagai tahap awal memasuki dunia kerja, melainkan sebagai investasi strategis bagi para pemimpin untuk meningkatkan kualitas pengambilan keputusan di tengah kompleksitas tantangan pembangunan. Kepercayaan yang terus diberikan oleh pejabat publik, eksekutif perusahaan, dan pimpinan lembaga negara memperkuat posisi FIA UB sebagai institusi yang relevan dalam pengembangan kepemimpinan berbasis ilmu administrasi.

Membangun Kepemimpinan Berbasis Keilmuan

Melalui proses pendidikan yang mengintegrasikan teori, riset, dan praktik, FIA UB terus memperkuat perannya dalam menghasilkan lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga adaptif terhadap perubahan dan mampu menghadirkan solusi atas berbagai persoalan organisasi. Kekuatan jejaring alumni yang tersebar di berbagai sektor strategis menjadi modal penting dalam memperluas dampak keilmuan administrasi bagi pembangunan nasional.

Komitmen tersebut sejalan dengan upaya FIA UB dalam mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4 (Quality Education) melalui penyelenggaraan pendidikan tinggi yang berkualitas, SDG 8 (Decent Work and Economic Growth) melalui penguatan kompetensi profesional yang meningkatkan daya saing sumber daya manusia, serta SDG 16 (Peace, Justice and Strong Institutions) dengan menghadirkan lulusan yang mampu memperkuat tata kelola pemerintahan, organisasi publik, maupun sektor bisnis secara efektif, inovatif, dan akuntabel. Dengan capaian rekor 628 lulusan pada periode ini, FIA UB kembali menegaskan perannya sebagai institusi yang tidak hanya meluluskan mahasiswa, tetapi juga menyiapkan pemimpin yang berkontribusi bagi kemajuan Indonesia.

Latest news

Other Articles

Get the latest information from the Faculty of Administrative Sciences, Brawijaya University