Pengabdian FIA UB Dorong BUMDes Adaptif AI

Share to:

MALANG – Perkembangan teknologi Artificial Intelligence (AI) atau kecerdasan buatan membuka peluang sekaligus tantangan bagi pengelolaan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). Menjawab dinamika tersebut, tim Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Brawijaya (FIA UB) memberikan pendampingan dan edukasi kepada pengelola BUMDes mengenai pentingnya transformasi digital dalam pengembangan usaha desa.

Tim Pengabdian Masyarakat FIA UB

Kegiatan yang diinisiasi oleh Drs. Riyadi, M.Si., Prof. Dr. M. Al Musadiq, MBA., Dr. Teuku Noerman, MM., bersama anggota tim Shafira Ula Nabila Risly dan Nediva Mahira Putri ini menyoroti bagaimana AI dapat dimanfaatkan untuk memperkuat tata kelola, pemasaran, hingga pengambilan keputusan bisnis di tingkat desa.

Menurut tim pengabdian, BUMDes memiliki peran strategis sebagai penggerak ekonomi lokal. Namun, pemanfaatan teknologi digital yang masih terbatas menjadi tantangan yang perlu segera diatasi agar usaha desa mampu bersaing di tengah perubahan ekonomi global.

“BUMDes tidak boleh hanya menjadi penonton dalam era transformasi digital. AI harus dipandang sebagai peluang untuk meningkatkan produktivitas, memperluas pasar, dan memperkuat daya saing ekonomi desa,” ungkap Drs. Riyadi, M.Si.

Penguatan Literasi Digital BUMDes

Dalam kegiatan tersebut, tim pengabdian memaparkan berbagai peluang pemanfaatan AI yang dapat diterapkan oleh pengelola BUMDes. Mulai dari penyusunan konten promosi digital, pengelolaan administrasi dan keuangan usaha, hingga analisis kebutuhan pasar berbasis data.

pendampingan masyarakat oleh Drs. Riyadi, M.Si.

Berdasarkan pengalaman pendampingan yang dilakukan di sejumlah desa di Jawa Timur, masih banyak pengelola BUMDes yang menghadapi kendala berupa rendahnya literasi digital, keterbatasan pemahaman teknologi, serta minimnya pelatihan yang berkelanjutan. Kondisi tersebut berpotensi menghambat kemampuan BUMDes dalam beradaptasi dengan perkembangan ekonomi digital.

Perguruan Tinggi sebagai Mitra Transformasi Desa

Tim PkM FIA UB menegaskan bahwa perguruan tinggi memiliki peran penting dalam mendampingi proses transformasi digital di desa. Selain melalui penelitian dan publikasi ilmiah, perguruan tinggi juga diharapkan hadir sebagai mitra masyarakat dalam memberikan pelatihan, pendampingan, serta pengembangan inovasi yang sesuai dengan kebutuhan lokal.

Prof. Dr. M. Al Musadiq, MBA. menekankan bahwa keberhasilan transformasi digital desa sangat ditentukan oleh kesiapan sumber daya manusia dalam mengelola perubahan.

“Teknologi hanyalah alat. Faktor terpenting adalah kemampuan masyarakat untuk belajar, beradaptasi, dan memanfaatkan teknologi secara produktif demi kemajuan ekonomi desa,” jelasnya.

Melalui kegiatan pengabdian ini, FIA UB berharap BUMDes dapat semakin siap menghadapi era kecerdasan buatan dan memanfaatkan berbagai peluang yang tersedia untuk mengembangkan usaha desa secara berkelanjutan.

Upaya tersebut sejalan dengan komitmen pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 8 tentang Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi, SDG 9 tentang Industri, Inovasi, dan Infrastruktur, serta SDG 11 yang mendorong terwujudnya komunitas dan kawasan permukiman yang inklusif, tangguh, dan berkelanjutan.

Latest news

Other Articles

Get the latest information from the Faculty of Administrative Sciences, Brawijaya University