MALANG (2/6) – FIA UB kembali menegaskan posisinya sebagai institusi pendidikan tinggi unggulan melalui kunjungan edukatif dari SMAN 1 Lawang pada Selasa, 2 Juni 2026. Bertempat di Aula Gedung C, kegiatan ini menjadi wadah strategis bagi 53 siswa-siswi untuk menggali lebih dalam mengenai ekosistem pembelajaran modern yang diterapkan di fakultas. Didampingi oleh duta FIA UB, Perwakilan mahasiswa BEM, serta staf ahli dekan, Firda Alfiani, S.P., M.Sc., selaku staf ahli Wakil Dekan III Bidang Kemahasiswaan membuka rangkaian acara dengan menekankan pentingnya orientasi karier sejak dini,

“Kunjungan ini merupakan langkah awal bagi para siswa untuk mengenal lebih jauh bahwa pendidikan di FIA UB tidak hanya berorientasi pada transfer pengetahuan, melainkan pembentukan kompetensi lulusan yang adaptif dan berdaya saing global melalui sistem yang berpusat pada hasil nyata.”
Implementasi OBE dan Pengalaman Belajar Global

Kegiatan dilanjutkan dengan pemaparan mendalam dari Duta FIA UB mengenai penerapan Outcome-Based Education (OBE). Para siswa diajak memahami bagaimana sistem pembelajaran di FIA UB berfokus pada luaran nyata, yang didukung oleh standar akreditasi Unggul BAN-PT dan rekognisi internasional AQAS. Keunggulan ini semakin diperkuat melalui fasilitas International Undergraduate Program of Indonesia (IUPI) yang memberikan akses kompetensi global bagi mahasiswa. Dalam sesi ini, fakultas juga menegaskan komitmennya terhadap cultural diversity sebagai ruang perjumpaan bagi lebih dari 60.000 mahasiswa aktif, termasuk 300 mahasiswa internasional, serta dedikasi terhadap inklusivitas dengan penyediaan fasilitas ramah disabilitas yang memastikan kesetaraan hak belajar bagi seluruh mahasiswa.
Dialog Terbuka dan Sinergi Dunia Industri
Sesi diskusi terbuka menjadi puncak antusiasme saat salah satu siswa melontarkan pertanyaan mengenai relevansi kurikulum dengan kebutuhan industri,
“Bagaimana bentuk konkret kolaborasi antara pihak fakultas dengan instansi atau perusahaan, khususnya pada program studi Perpajakan, dalam memfasilitasi mahasiswa agar memiliki kesiapan kompetensi dan akses jejaring profesional yang mumpuni pasca-kelulusan nanti?”
Menanggapi pertanyaan tersebut, perwakilan mahasiswa perpajakan yang juga pengurus BEM FIA UB memberikan penjelasan komprehensif yang menggarisbawahi keunggulan ekosistem fakultas,
“Program studi Perpajakan di FIA UB telah melampaui pendekatan teoritis konvensional melalui sinergi nyata dengan OJK dan DJP. Kami difasilitasi melalui program magang berdampak yang terstruktur pada semester enam, serta didukung oleh fasilitas Tax Center yang berfungsi sebagai inkubator profesional bagi mahasiswa. Integrasi ini memastikan bahwa setiap lulusan tidak hanya memiliki basis akademik yang kuat, tetapi juga pengalaman lapangan yang relevan, sehingga kami memiliki daya saing yang tinggi dan akses jejaring yang luas di dunia kerja profesional.” tegas Duta FIA UB.
Penjelasan ini memberikan gambaran konkret bahwa fakultas sangat serius membangun jembatan antara dunia akademik dan kebutuhan industri, sehingga lulusan memiliki bekal pengalaman yang matang.
Pengembangan Kepemimpinan dan Pengalaman Lapangan yang Imersif
Keberuntungan menyertai para siswa-siswi SMAN 1 Lawang dalam kunjungan kali ini, karena mereka mendapatkan kesempatan istimewa untuk menyaksikan langsung sebuah momen konkret penerapan kurikulum Outcome-Based Education (OBE) di lapangan. Melalui kegiatan bazar sales up yang tengah dihelat oleh mahasiswa, para siswa secara langsung dapat melihat bagaimana teori administrasi bisnis tidak hanya berhenti pada lembar kurikulum, melainkan ditransformasikan menjadi aksi nyata yang kreatif dan solutif. Observasi ini memberikan insights berharga bahwa sistem OBE di FIA UB berhasil menjembatani kesenjangan antara teori dan praktik, di mana setiap mahasiswa didorong untuk menciptakan luaran nyata dari setiap proses pembelajaran yang mereka tempuh.

Seluruh rangkaian kunjungan ini merupakan wujud kontribusi nyata FIA UB dalam mendukung Sustainable Development Goals (SDGs), terutama dalam penyediaan pendidikan berkualitas (SDG 4). Dengan mengintegrasikan kurikulum berbasis luaran, kemitraan strategis industri, serta lingkungan belajar yang inklusif, FIA UB terus berkomitmen mencetak generasi masa depan yang siap menjawab tantangan global.