Galeri Investasi FIA UB Gelar Talkshow Literasi Asuransi Syariah

Share to:

MALANG (13/5) — Dalam rangka memperluas pemahaman mahasiswa mengenai instrumen keuangan syariah, Galeri Investasi Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Brawijaya (FIA UB) sukses menyelenggarakan talkshow edukatif terutama bagi program studi Perpajakan pada Rabu (13/05/2026). Bertempat di Aula Lantai 4 Gedung A FIA UB, forum diskusi interaktif ini mengusung tema “Program Literasi dan Inklusi Keuangan Asuransi Umum Syariah” sebagai bentuk nyata penguatan sektor finansial bernilai universal.

Acara resmi dibuka dengan sambutan hangat dari Wakil Dekan I  FIA UB, yang kemudian dilanjutkan oleh Direktur Utama PT Asuransi Jasindo Syariah, At. Yaltha, S.Sos., CGRP, ANZIIF, selaku pembicara utama. Dalam sesi dialog tersebut, At. Yaltha menggarisbawahi urgensi pemahaman ekosistem keuangan syariah di era modern serta posisi strategis Jasindo yang kini menjadi bagian dari Danantara, sekaligus menduduki peringkat kelima terbesar dalam kategori aset finansial nasional.

Direktur Utama PT Asuransi Jasindo Syariah, At. Yaltha, S.Sos., CGRP, ANZIIF3

Memasuki pemaparan materi, talkshow mengupas tuntas dinamika perkembangan asuransi syariah sepanjang tahun 2021 hingga 2024. Mahasiswa diajak membedah definisi yuridis asuransi syariah berdasarkan Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2014 tentang Perasuransian. Hal mendasar yang membedakan asuransi syariah dengan konvensional terletak pada tata kelola kontribusinya. Pada asuransi syariah, premi dialokasikan secara transparan ke dalam dua pos utama, yaitu dana tabarru’ (dana kebajikan untuk saling menolong antarpeserta) dan dana manajemen perusahaan. Selain itu, didiskusikan pula prinsip-prinsip dasar, lima ciri utama, ragam akad syariah, hingga aspek manajemen risiko di mana Jasindo saat ini telah mengelola 32 produk perlindungan.

sesi diskusi terbuka antara Direktur Jasindo Syariah dengan Mahasiswa

Suasana talkshow menjadi semakin dinamis saat memasuki sesi tanya jawab. Salah satu peserta secara kritis mempertanyakan adanya persepsi kesenjangan antara regulasi teori di lapangan dengan implementasi definisi operasional yang dijalankan. Menanggapi hal tersebut, At. Yaltha menegaskan komitmen akuntabilitas lembaga keuangan yang dipimpinnya.

“Dalam praktiknya, Jasindo secara ketat dan berkala selalu diaudit oleh pihak-pihak yang bersangkutan untuk menjamin kepatuhan syariah (sharia compliance) serta tata kelola perusahaan yang bersih,” ujar At. Yaltha meyakinkan audiens.

​Pelaksanaan talkshow ini sejalan dengan pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG Nomor 4 terkait Pendidikan Berkualitas dan SDG Nomor 8 mengenai Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi. Melalui penguatan literasi dan inklusi keuangan makro inSi, FIA UB berkomitmen mencetak generasi akademisi perpajakan yang siap mendorong pertumbuhan ekonomi inklusif dan akuntabel di Indonesia.

Latest news

Other Articles

Get the latest information from the Faculty of Administrative Sciences, Brawijaya University