Ikuti Tren Green Business: Strategi Ampuh UMKM Tembus Pasar Internasional ala FIA UB

MALANG (3/4) — Tantangan pasar global yang semakin menuntut tanggung jawab lingkungan dijawab tuntas dalam rangkaian FUSION 2026: FIA SDG Summer Camp 2026 – Innovation and Impact. Kegiatan yang diinisiasi oleh International Relations Office (IRO) dan Departemen Administrasi Bisnis Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Brawijaya (FIA UB) ini menghadirkan solusi konkret bagi UMKM untuk naik kelas melalui model bisnis berkelanjutan.

Pemaparan materi oleh Lilyan Puspita Ningrum, SS, MBA (CEO Necerel Indonesia)

Digelar secara daring pada 2–3 April 2026, kegiatan ini menghadirkan Lilyan Puspita Ningrum, SS, MBA, CEO Necerel Indonesia, sebagai pakar yang membedah strategi integrasi bisnis hijau dan langkah internasionalisasi UMKM.

Ekonomi Sirkular: Mengubah Tantangan Lingkungan Menjadi Peluang

Pada sesi pertama, “Green Business Models for the Next Generation of Entrepreneurs”, Lilyan menekankan bahwa keberlanjutan bukan lagi sekadar pilihan, melainkan keharusan strategis. Ia menawarkan solusi melalui transisi ekonomi linear menuju ekonomi sirkular yang bertumpu pada prinsip reuse, recycle, And regenerate.

Penerapan Triple Bottom Line (People, Planet, Profit) diwujudkan melalui langkah teknis seperti:

  • Optimalisasi Bahan Baku Lokal: Mengurangi jejak karbon sekaligus menekan biaya logistik.

  • Sistem Isi Ulang (Refill): Solusi inovatif untuk menekan sampah kemasan yang sangat diminati pasar internasional.

  • Pemanfaatan Limbah: Mengolah sisa produksi menjadi produk baru yang memiliki nilai ekonomi tinggi.

“Di pasar global, konsumen tidak hanya membeli barang; mereka membeli dampak sosial dan lingkungan di baliknya. Jika bisnis Anda mampu menceritakan nilai keberlanjutan yang jujur, itulah kekuatan pembeda yang sulit ditiru kompetitor,” ungkap Lilyan di hadapan para peserta.

Strategi Internasionalisasi: Sertifikasi dan Kolaborasi

Memasuki hari kedua dengan topik “From Local to Global: Internationalization Strategies for MSMEs”, pembahasan menukik pada solusi praktis menembus pasar ekspor. Lilyan menggarisbawahi bahwa internasionalisasi harus dibangun di atas value proposition yang kuat.

Beberapa strategi kunci yang dipaparkan meliputi:

  1. Strategi ATM (Amati, Tiru, Modifikasi): Sebagai instrumen riset pasar yang efisien bagi UMKM pemula untuk memahami standar global.

  2. Sertifikasi sebagai “Paspor” Bisnis: Menekankan pentingnya standar mutu dan legalitas internasional agar produk lokal dapat diterima di pasar ketat seperti Eropa dan Amerika.

  3. Kolaborasi Ekosistem: Menghadapi kendala kuota ekspor melalui penguatan komunitas atau koperasi UMKM guna memenuhi permintaan pasar skala besar secara kolektif.

Kegiatan FUSION 2026 ini merupakan wujud nyata kontribusi FIA UB dalam menerjemahkan Sustainable Development Goals (SDGs) ke dalam aksi pembelajaran yang aplikatif:

  • SDG 12 (Responsible Consumption and Production): Mendorong pola produksi efisien dan minim limbah.

  • SDG 8 (Decent Work and Economic Growth): Memperkuat kapasitas UMKM lokal agar lebih kompetitif dan produktif di kancah internasional.

  • SDG 9 (Industry, Innovation, and Infrastructure): Memacu inovasi model bisnis berbasis digital dan potensi lokal.

  • SDG 17 (Partnerships for the Goals): Membangun sinergi antara akademisi, praktisi bisnis, dan mahasiswa berskala internasional.

Melalui forum ini, FIA UB menegaskan komitmennya untuk mencetak agen perubahan yang tidak hanya mahir secara teknis dalam berbisnis, tetapi juga memiliki kesadaran tinggi terhadap dampak sosial dan kelestarian lingkungan demi masa depan ekonomi yang lebih inklusif.

Raising Startup Issues, FIA UB Summer Course Attended by Participants from 18 Countries

The Faculty of Administrative Sciences (FIA) Universitas Brawijaya (UB) collaborated with the College of Business and Management Tarlac Agricultural University to hold a Webinar Series to share perspectives between Indonesia and the Philippines regarding startups by presenting 9 speakers from 3 countries. The event which was held from Monday to Thursday (15-18/05/2023) was packaged in the form of a Webinar Series: Summer Course with the theme “Startup 101: From Ideation to Fundraising and … Baca Selengkapnya

FIA UB's Summer Course 2023 on Startup 101

OPEN INVITATION To: Higher education students across nations From: Universitas Brawijaya 🇮🇩 & Tarlac Agricultural University 🇵🇭 YOU ARE CORDIALLY INVITED to attend a SUMMER COURSE PROGRAM (Virtual) 2023 on the topic “Startup 101: From Ideation to Fundraising and Supporting Policies” Looking for ways to establish your own startup business this year? Our team of lecturers … Baca Selengkapnya

FIA UB Holds Meeting to Agree on Work Unit IKU

The Faculty of Administrative Sciences, Universitas Brawijaya (FIA UB) held a Leadership Meeting. The activity was attended by all work units under FIA UB, including departments, study programs, laboratories, agencies and institutions. The activity which lasted for two days from Friday (17/3) to Saturday (18/3) was centered in Surabaya. Dean of FIA UB Drs. Andy Fefta Wijaya, MDA., Ph.D said... Baca Selengkapnya

Initiation of Collaboration with Chulalongkorn University, Thailand

FIA UB held a "Discussion Initiation for Academic Collaboration" with the Faculty of Political Science, Chulalongkorn University, Thailand. The activities which were carried out online were attended directly by the ranks of the dean, department heads and secretaries, the International Relations Office of FIA UB, and lecturer representatives. Meanwhile, from Chulalongkorn University, Bhanubhatra "Kaan" Jittiang as Assistant Dean for International ... Baca Selengkapnya