Gelar Halal Bihalal, Rektor UB Puji Capaian Prestasi Fakultas Ilmu Administrasi

MALANG, 1 April 2026 – Suasana hangat dan penuh kekeluargaan menyelimuti Aula Lantai 4 Gedung Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Brawijaya (FIA UB) pada Rabu (1/4). Keluarga besar FIA UB menggelar acara Halal Bihalal sebagai ajang silaturahmi sekaligus merayakan keberhasilan institusi dalam kancah pendidikan global.

Acara dibuka oleh MC yang memandu jalannya prosesi dengan sapaan akrab kepada para undangan. Sebagai bentuk rasa syukur, kegiatan diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an yang syahdu.

Lantunan kalam Ilahi ini dihadirkan dengan tujuan untuk memberikan ketenangan batin serta memohon keberkahan bagi seluruh sivitas akademika agar langkah fakultas ke depan selalu dalam lindungan Tuhan YME.

Sambutan dari Dekan FIA UB

Dalam sambutannya, Dekan FIA UB menyampaikan bahwa Halal Bihalal ini merupakan momen krusial untuk mempererat kembali tali silaturahmi. Ia berharap semangat persaudaraan ini dapat memperkuat soliditas internal fakultas dalam mencapai target-target strategis ke depan.

Apresiasi tinggi juga datang dari Rektor Universitas Brawijaya, Prof. Widodo, S.Si., M.Si., Ph.D.Med.Sc. Beliau secara khusus memuji kinerja para alumni FIA yang telah terbukti bekerja dengan sangat baik di berbagai lini industri dan pemerintahan. Menurut Prof. Widodo, kemajuan alumni ini sejalan dengan perkembangan fakultas yang kini telah resmi menyandang predikat Superior Accreditation And Akreditasi Internasional.

Ucapan apresiasi Prof. Widodo, S.Si., M.Si., Ph.D.Med.Sc.

“Prestasi internasional yang diraih FIA UB adalah bukti nyata kualitas kita. Saya sangat mengapresiasi para alumni yang terus menjaga nama baik almamater melalui dedikasi kerja mereka di berbagai lini” tegas Prof. Widodo dalam pidatonya.

Menjelang puncak acara, Dr. KH. Isroqunnajah, M.Ag. (Ketua Umum MUI Kota Malang) memberikan tausiah yang mendalam mengenai hakikat spiritual manusia.

penyampaian tausiah dari Dr. KH. Isroqunnajah, M.Ag. (Ketua Umum MUI Kota Malang)

Gus Is, sapaan akrab beliau, memaparkan bahwa ibadah puasa yang baru saja dilalui sebenarnya adalah bagian dari kebutuhan hakiki manusia untuk menyucikan diri.

Beliau menjelaskan bahwa Ramadhan berfungsi sebagai wadah untuk membentuk pribadi yang mutaqqin. Melalui momen Halal Bihalal ini, setiap individu diharapkan mampu kembali ke fitrahnya—yakni kondisi yang bersih, tulus, dan penuh kasih sayang kepada sesama. Gus Is menekankan bahwa esensi puasa adalah mengembalikan kendali diri agar manusia tetap berada dalam kesucian moral di tengah tantangan duniawi.

Setelah tausiah yang meneduhkan tersebut, rangkaian acara dilanjutkan dengan sesi foto bersama. Pimpinan universitas, staf, dan tamu undangan tampak antusias mengabadikan momen kebersamaan di depan panggung utama Aula Lantai 4.

Sebagai penutup yang santai, seluruh hadirin dipersilakan menikmati ramah tamah dan makan bersama. Sambil menyantap hidangan yang disediakan, suasana cair sangat terasa di mana para dosen, alumni, dan staf saling bercengkerama dan berjabat tangan, menutup agenda Halal Bihalal dengan rasa kekeluargaan yang erat.