UB Gandeng Massey University Selandia Baru, Buka Jalan Mahasiswa Raih Gelar Double Degree

Dr. Tere Denison McGonagle-Daly dari Massey University bersama Prof. Imam Santoso, Wakil Rektor Bidang Akademik UB, di Lt. 8 Gedung Rektorat UB, membahas kolaborasi strategis pendidikan. [Foto: Krisna/Humas]

MALANG – Universitas Brawijaya (UB) kian serius memperluas jejaring internasionalnya. Kali ini, kampus biru tersebut memperkuat sinergi dengan Massey University, Selandia Baru, melalui diskusi strategis yang fokus pada pengembangan program Joint And Double Degree. Pertemuan yang digelar di Lantai 8 Gedung Rektorat UB pada Selasa (31/3/2026) ini menjadi sinyal kuat ambisi UB menembus jajaran universitas elit dunia.

Wakil Rektor Bidang Akademik UB, Prof. Dr. Ir. Imam Santoso, M.P., yang hadir membuka acara, menekankan bahwa langkah ini bukan sekadar seremoni. Baginya, kolaborasi global adalah “napas” bagi perguruan tinggi untuk bisa bersaing di kancah internasional.

“Kerja sama internasional merupakan kunci utama untuk memperkuat UB sebagai universitas kelas dunia,” tegas Prof. Imam di hadapan delegasi.

Strategi Cetak Dosen Berstandar Global dan Riset Bersama

Tak hanya menyasar mahasiswa, kemitraan ini dirancang untuk memayungi para dosen (anggota fakultas) agar lebih mudah mengakses pendidikan lanjutan di jenjang doktoral (S3). Harapannya, kualitas pengajaran di UB akan semakin meningkat seiring dengan bertambahnya jumlah doktor lulusan luar negeri.

Lebih dari itu, Prof. Imam membidik kolaborasi riset yang lebih dalam. Dengan mempertemukan profesor dari kedua negara, UB ingin menciptakan iklim penelitian yang menghasilkan publikasi di jurnal-jurnal bereputasi dunia. Hal ini diharapkan mampu mendongkrak profil mahasiswa agar lebih kompetitif saat terjun ke pasar kerja global nanti.

Misi Besar Massey University: Investasi Pendidikan Masa Depan

Gayung bersambut, pihak Massey University pun membawa misi besar dalam kunjungan ini. Dr. Tere Denison McGonagle-Daly, Deputy Vice Chancellor Students and Global Engagement, menekankan bahwa akses terhadap pendidikan berkualitas adalah hak yang harus dipersiapkan bagi generasi mendatang.

Kemitraan dengan UB dianggap sebagai langkah strategis bagi Massey University untuk berbagi standar pendidikan tinggi Selandia Baru yang dikenal berkualitas.

“Penting bagi kita untuk memastikan generasi masa depan mendapatkan akses pendidikan yang baik dan berkualitas demi menghadapi tantangan global,” ujar Dr. Tere.

Gebrakan IRO: Hubungkan Fakultas Langsung ke Profesor Dunia

Hal yang menarik dari pertemuan ini adalah formatnya yang sangat teknis. Wakil Bidang Urusan Akademik Global, Henny Rosalinda, Ph.D., memastikan bahwa diskusi tidak hanya terjadi di level pimpinan, tetapi menyentuh level akar rumput melalui peran International Relations Office (IRO) di tiap fakultas.

Henny menjelaskan bahwa kehadiran perwakilan IRO bertujuan untuk menciptakan wadah diskusi dua arah. Para IRO inilah yang akan “menjodohkan” kebutuhan spesifik di masing-masing fakultas dengan kepakaran 10 profesor delegasi Massey University yang hadir.

“Semua profesor itu nanti akan kita kenalkan langsung dengan IRO, sehingga kita mewadahi apabila ada kerja sama yang konkret, baik itu joint publication, staff exchange, student exchange, hingga joint teaching,” terang Henny.

Diskusi Intensif: Lahirkan Rencana Aksi Kolaborasi Konkret

Perwakilan IRO Fakultas Universitas Brawijaya saat bertukar ide dengan para profesor Massey University, New Zealand, dalam sesi diskusi kelompok penguatan kemitraan global. Foto: Humas UB/Krisna

Suasana diskusi tampak intens saat para peserta dibagi ke dalam lima kelompok kecil. Di dalam grup-grup inilah, pertukaran ide terjadi secara mendalam. Tidak hanya berbicara teori, setiap kelompok dituntut menghasilkan output kerja sama yang nyata dan segera bisa diimplementasikan.

Acara yang berakhir dengan optimisme tinggi ini diharapkan menjadi pintu gerbang bagi mahasiswa Universitas Brawijaya untuk mengecap atmosfer pendidikan di Selandia Baru tanpa harus kehilangan identitas akademik mereka di tanah air. Dengan adanya skema Joint And Double Degree, lulusan UB diprediksi akan memiliki nilai tawar yang jauh lebih tinggi di industri global.