MALANG, 30 Juli 2026 – Canva Indonesia berkolaborasi dengan Departemen Administrasi Bisnis Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Brawijaya (FIA UB) menyelenggarakan Canva Roadshow di Aula Lantai 4 Gedung A FIA UB dengan menghadirkan praktisi industri dan perwakilan Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi). Kegiatan ini menjadi ruang pembelajaran mengenai pemanfaatan Artificial Intelligence (AI), komunikasi visual, serta literasi digital yang semakin dibutuhkan dalam dunia pendidikan, bisnis, dan industri.
Roadshow diikuti oleh dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, guru, dan peserta dari berbagai institusi. Selain memperkenalkan teknologi Canva AI dan Canva for Education, peserta memperoleh pemahaman mengenai pemanfaatan AI untuk meningkatkan produktivitas, menghasilkan komunikasi visual yang efektif, hingga membangun budaya penggunaan teknologi yang bertanggung jawab. Kehadiran berbagai pemangku kepentingan dalam satu forum menunjukkan bahwa transformasi digital membutuhkan kolaborasi lintas sektor agar kompetensi yang dibangun selaras dengan perkembangan dunia kerja.
Kolaborasi Perguruan Tinggi dan Industri Perkuat Pembelajaran Digital
Kemitraan antara Canva Indonesia dan Departemen Administrasi Bisnis FIA UB menjadi wujud sinergi antara perguruan tinggi dan industri dalam menghadirkan pengalaman belajar yang relevan dengan perkembangan teknologi. Melalui kolaborasi ini, sivitas akademika tidak hanya mengenal pemanfaatan AI sebagai alat bantu desain, tetapi juga memahami bagaimana teknologi dapat dimanfaatkan untuk memperkuat kreativitas, efektivitas komunikasi, serta produktivitas di lingkungan akademik maupun organisasi.
Dalam sambutannya, pimpinan FIA UB, Prof. Amin menegaskan bahwa penguatan kompetensi AI telah menjadi bagian dari arah pengembangan pembelajaran di lingkungan fakultas.
“Mulai tahun ajaran ini, terutama pada jenjang sarjana, seluruh program studi mengakomodasi kurikulum baru dengan memasukkan mata kuliah AI. Kami juga terbuka membangun kemitraan dengan berbagai pihak, termasuk Canva, melalui kuliah umum maupun kegiatan pembelajaran lainnya sebagai fasilitas bagi mahasiswa,” ungkapnya.
Pernyataan tersebut menegaskan bahwa kolaborasi dengan industri tidak hanya menghadirkan wawasan praktis, tetapi juga memperkuat implementasi kurikulum yang adaptif terhadap perubahan teknologi. Integrasi AI ke dalam proses pembelajaran membuka peluang bagi mahasiswa untuk memahami pemanfaatan teknologi digital sesuai kebutuhan dunia profesional yang terus berkembang.
AI Mendukung Kreativitas dan Produktivitas

Country Education Lead Canva Indonesia, Jihan Aryani, menjelaskan bahwa perkembangan teknologi AI memberikan kesempatan lebih luas bagi masyarakat untuk menuangkan ide menjadi karya visual yang komunikatif. Menurutnya, AI berfungsi sebagai teknologi pendukung yang membantu mempercepat proses kreatif tanpa menggantikan peran manusia sebagai pencetus gagasan.
“Visual menjadi sangat penting pada masa sekarang. AI hadir untuk membantu ide kita dapat divisualisasikan sehingga mampu mendukung proses belajar maupun pekerjaan secara lebih efektif,” jelasnya.

Melalui sesi praktik, peserta dikenalkan dengan berbagai fitur Canva AI yang dapat dimanfaatkan dalam penyusunan media pembelajaran, presentasi profesional, infografis, hingga kolaborasi digital di lingkungan pendidikan. Pendekatan tersebut memperlihatkan bahwa penguasaan teknologi digital tidak hanya meningkatkan efisiensi kerja, tetapi juga memperkuat kualitas penyampaian informasi secara visual.
Literasi Digital Menjadi Fondasi Pemanfaatan AI
Selain membahas pemanfaatan AI, kegiatan ini juga menghadirkan sesi literasi digital dari Komdigi yang mengupas berbagai tantangan ruang digital, mulai dari phishing, malware, pencurian data pribadi, hingga perlindungan anak di internet. Materi tersebut menegaskan bahwa transformasi digital harus diiringi dengan kemampuan berpikir kritis, menjaga keamanan data, serta memahami etika dalam memanfaatkan teknologi.

Staf Khusus Menteri Komunikasi dan Digital, Alfreno Kautsar, menilai bahwa keterampilan digital menjadi modal penting bagi generasi muda dalam memanfaatkan peluang ekonomi digital Indonesia.
“AI tidak akan menggantikan manusia, tetapi manusia yang mampu memanfaatkan AI akan memiliki potensi yang lebih optimal. Karena itu, keterampilan digital menjadi bekal penting untuk menyelesaikan berbagai persoalan secara lebih cepat dan efektif,” ujarnya.
Kolaborasi antara Canva Indonesia dan Departemen Administrasi Bisnis FIA UB memperlihatkan bahwa penguatan kompetensi digital memerlukan keterhubungan yang erat antara perguruan tinggi, industri, dan pemerintah. Sinergi tersebut mendorong lahirnya ekosistem pembelajaran yang adaptif terhadap perkembangan teknologi sekaligus membekali sivitas akademika dengan kemampuan memanfaatkan AI secara kreatif, produktif, dan bertanggung jawab. Upaya ini sejalan dengan Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya Tujuan 4 (Quality Education) melalui peningkatan kualitas pendidikan berbasis teknologi, Tujuan 9 (Industry, Innovation and Infrastructure) melalui penguatan inovasi dan transformasi digital, serta Tujuan 17 (Partnerships for the Goals) melalui kolaborasi strategis antara perguruan tinggi, pemerintah, dan industri dalam pengembangan sumber daya manusia.






