MALANG, 25 Juni 2026 – Fakultas Ilmu Administrasi (FIA) Universitas Brawijaya (UB) kembali menyelenggarakan kegiatan yudisium sebagai tahapan akademik akhir bagi mahasiswa yang telah menyelesaikan seluruh proses pendidikan. Pada yudisium periode Juni 2026 ini, sebanyak 193 mahasiswa dari jenjang sarjana, magister, dan doktor resmi dinyatakan lulus dan berhak menyandang gelar akademik sesuai bidang keilmuannya.
Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen FIA UB dalam menghasilkan sumber daya manusia yang adaptif, profesional, dan mampu menjawab kebutuhan pembangunan di tingkat lokal, nasional, hingga global.
![IMG 9352[1]](https://fia.ub.ac.id/wp-content/uploads/2026/06/IMG_93521.jpg)
Keberagaman disiplin ilmu yang dihasilkan mencerminkan kapasitas FIA UB dalam menyiapkan lulusan yang memiliki kompetensi multidisipliner, mulai dari tata kelola pemerintahan, bisnis, perpajakan, pengelolaan informasi, pendidikan tinggi, hingga pengembangan sektor pariwisata.
Kontribusi Lulusan dalam Menjawab Tantangan Transformasi
Prosesi yudisium tidak sekadar menjadi seremoni akademik, melainkan penegasan atas proses pembelajaran yang telah ditempuh melalui penguatan kompetensi, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, serta pengalaman akademik yang relevan dengan dinamika kebutuhan masyarakat dan industri.
Lulusan FIA UB diharapkan mampu mengambil peran strategis sebagai aparatur sipil negara, praktisi bisnis, konsultan, peneliti, akademisi, pengelola perpustakaan, pengembang sektor pariwisata, maupun pemimpin organisasi yang berorientasi pada inovasi dan pelayanan publik berkualitas. Kehadiran lulusan dari jenjang magister dan doktor turut memperkuat ekosistem pengembangan ilmu administrasi yang berbasis riset dan berkontribusi terhadap perumusan kebijakan publik yang responsif terhadap perubahan sosial, ekonomi, dan teknologi.
FIA UB Perkuat Komitmen Menghasilkan SDM Unggul
Sebagai salah satu institusi pendidikan tinggi yang berfokus pada pengembangan ilmu administrasi, FIA UB terus memperkuat kualitas pendidikan melalui kurikulum yang adaptif, pembelajaran berbasis kompetensi, serta kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan. Upaya tersebut menjadi fondasi dalam mencetak lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki integritas, kemampuan berpikir kritis, dan kepedulian terhadap isu-isu pembangunan berkelanjutan.
Penyelenggaraan yudisium periode Juni 2026 ini sejalan dengan dukungan terhadap pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) melalui penyediaan akses pendidikan tinggi yang bermutu, serta SDG 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi) dengan mempersiapkan lulusan yang kompeten, berdaya saing, dan siap berkontribusi dalam pembangunan nasional maupun global.
![IMG 9343[1]](https://fia.ub.ac.id/wp-content/uploads/2026/06/IMG_93431-e1782370409278.jpg)



