FIA UB dan Bank Indonesia Perkuat Literasi Kearsipan Digital Melalui Fesarbi 2026

Share to:

MALANG (7/5) — Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Brawijaya (FIA UB) menunjukkan komitmennya dalam pengembangan literasi administrasi modern melalui penyelenggaraan Festival Kearsipan Bank Indonesia (FESARBI) 2026 pada tanggal 7 Mei kemarin. Bertempat di lingkungan kampus FIA UB, kegiatan ini menjadi momentum krusial bagi sivitas akademika untuk memahami urgensi pengelolaan data di era disrupsi.

kiri – kanan : Eva Aderia Simanjuntak (Kepala Departemen Layanan Aset Umum dan Fasilitas (DLAF) Bank Indonesia, Dr. Fadillah Amin, M.AP.,Ph.D (Wadek II FIA UB)

Acara ini dibuka dengan sambutan dari Wakil Dekan II FIA UB serta jajaran pimpinan Bank Indonesia, acara ini menegaskan bahwa manajemen rekod yang akuntabel adalah pilar utama dalam membangun institusi yang transparan dan tangguh di tingkat nasional.

Urgensi Kearsipan dan Evolusi Manajemen Dokumen Bank Indonesia

Eva selaku Direktur Layanan Aset Bank Indonesia memberikan penekanan khusus mengenai nilai fundamental dari sebuah dokumen negara. Beliau menyatakan,

“Bank Indonesia memiliki komitmen penuh dalam mengelola kearsipan, karena kami melihat kearsipan sebagai aspek penting dalam tata kelola sekaligus aset strategis yang harus dilindungi dan dijaga bersama.”

Kehadiran jajaran pimpinan Bank Indonesia ini sekaligus memaparkan bagaimana pengelolaan arsip yang baik menjadi bukti akuntabilitas kinerja yang mampu mengawal kebijakan serta merawat memori bangsa secara berkelanjutan.

pemaparan materi oleh Muhammad Rosyihan Hendrawan, Ph.D., dosen Program Studi Ilmu Perpustakaan FIA UB

Pemaparan materi kemudian dilanjutkan oleh Muhammad Rosyihan Hendrawan, Ph.D., dosen Program Studi Ilmu Perpustakaan FIA UB, yang mengulas secara mendalam perjalanan panjang kearsipan di Bank Indonesia. Dimulai dari Periode Pra-Kemerdekaan yang masih mengadopsi sistem De Javasche Bank (DJB), transisi ke masa nasionalisasi (1945-1976), hingga era Post-Kemerdekaan yang dimulai sejak tahun pembinaan 1977. Transformasi ini menunjukkan evolusi signifikan dari sistem konvensional menuju pembangunan infrastruktur gedung arsip dan regulasi modern, seperti Surat Edaran Manajemen Dokumen Bank Indonesia (MDBI) tahun 2016. Penjelasan ini memberikan pemahaman kepada audiens bahwa manajemen rekod yang adaptif adalah kunci bagi stabilitas organisasi dalam jangka panjang.

Transformasi Digital dan Peluang Karier Masa Depan

pemaparan materi oleh Nyi Ayu Astrid Lestari

Aspek teknis kearsipan di era disrupsi dibahas lebih spesifik oleh Nyi Ayu Astrid Lestari dan Dino Wahyu Saputro. Diskusi ini menyoroti tantangan lonjakan jumlah arsip yang mencapai angka puluhan ribu meter lari, yang kemudian diatasi melalui implementasi Bank Indonesia Records Management System (BI-RMS). Dengan strategi yang mengacu pada standar ISO 15489 dan kolaborasi bersama ANRI, Bank Indonesia kini tengah bersiap menuju integrasi kecerdasan buatan (AI) dalam manajemen data. Hal ini menunjukkan bahwa kearsipan telah bertransformasi menjadi bidang yang sangat dinamis dan berbasis teknologi tinggi.

Sabrina Adillah, mahasiswi alumni UB

Sebagai penutup yang inspiratif, Sabrina Adillah memaparkan prospek magang dan karier di Bank Indonesia, memberikan panduan bagi mahasiswa FIA UB untuk menjembatani kompetensi akademik dengan kebutuhan riil sektor perbankan sentral. Inisiatif ini merupakan langkah konkret dalam mendukung SDG 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi), khususnya dalam menciptakan akses bagi generasi muda terhadap peluang kerja profesional yang berkualitas melalui pengembangan skills manajemen data dan digital.

Melalui rangkaian FESARBI 2026 yang akan mencapai puncaknya pada akhir Mei mendatang, para peserta diharapkan tidak hanya membawa pulang ilmu pengetahuan, tetapi juga kesadaran akan pentingnya akuntabilitas data. Sinergi ini menjadi bukti nyata bahwa pengelolaan memori kolektif bangsa yang dikelola secara profesional tidak hanya menjaga sejarah, tetapi juga menjadi fondasi kokoh bagi pembangunan nasional yang berkelanjutan dan berbasis data.

 

Latest news

Other Articles

Get the latest information from the Faculty of Administrative Sciences, Brawijaya University