Perkuat Mutu Pendidikan Pascasarjana, Magister Administrasi Bisnis FIA UB Jalani Asesmen Lapang LAMSPAK

Share to:

MALANG, (6/5) – Program Studi Magister Administrasi Bisnis (MAB), Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Brawijaya (FIA UB), melaksanakan asesmen lapang oleh Lembaga Akreditasi Mandiri Sosial Politik, Administrasi, dan Komunikasi (LAMSPAK) selama dua hari, pada 5–6 Juni 2026, di Ruang Rapat Lantai 2 Gedung B FIA UB. Kegiatan ini menjadi bagian strategis dalam penguatan mutu akademik sekaligus evaluasi tata kelola pendidikan tinggi pada jenjang pascasarjana.

Asesmen lapang dihadiri oleh jajaran pimpinan Universitas Brawijaya, pimpinan fakultas, pengelola program studi, dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, alumni, serta mitra pengguna lulusan. Kegiatan dibuka melalui sambutan dari Dekan FIA UB, Rektor Universitas Brawijaya, serta Tim Asesor LAMSPAK. Dalam pelaksanaannya, asesmen difokuskan pada proses klarifikasi, validasi, dan pendalaman data akademik maupun non-akademik guna memastikan kesesuaian implementasi penyelenggaraan pendidikan dengan standar mutu yang berlaku.

kiri ke kanan : Dekan FIA, Rektor Univ. Brawijaya, Asessor

Selama dua hari pelaksanaan asesmen, tim asesor melakukan evaluasi komprehensif terhadap berbagai aspek strategis penyelenggaraan Program Studi Magister Administrasi Bisnis, mulai dari tata kelola program studi, implementasi kurikulum, capaian pembelajaran lulusan (CPL), penelitian dan pengabdian kepada masyarakat, sistem penjaminan mutu, hingga relevansi lulusan terhadap kebutuhan dunia kerja dan industri.

Pendalaman Tata Kelola dan Sistem Pembelajaran Berbasis OBE

Pada sesi bersama Unit Pengelola Program Studi (UPPS), tim asesor melakukan pendalaman terhadap visi keilmuan program studi, implementasi CPL, kurikulum, sistem monitoring evaluasi pembelajaran, hingga tata kelola akademik. Program Studi Magister Administrasi Bisnis FIA UB memaparkan bahwa kurikulum telah menerapkan pendekatan Outcome Based Education (OBE) yang didukung melalui sistem digital Universitas Brawijaya, seperti SIM-OBE, SIADO, And SIMPEL.

Sistem tersebut digunakan untuk memonitor ketercapaian CPL, kesesuaian implementasi Rencana Pembelajaran Semester (RPS), kehadiran dosen, hingga evaluasi proses pembelajaran secara berkala. Monitoring juga dilakukan melalui evaluasi setiap semester, survei mahasiswa, serta pengawasan langsung guna memastikan kualitas pembelajaran berjalan secara konsisten.

Dalam asesmen tersebut, tim asesor turut mendalami mekanisme penyusunan visi dan misi program studi yang melibatkan berbagai pemangku kepentingan, seperti alumni, pengguna lulusan, dunia usaha, industri, dan asosiasi profesi. Keterlibatan berbagai pihak tersebut dilakukan guna memastikan relevansi visi keilmuan dan kurikulum terhadap perkembangan dunia bisnis dan administrasi kontemporer.

Komitmen MAB FIA UB terhadap Kualitas Riset dan Publikasi

Dalam aspek penelitian, Program Studi Magister Administrasi Bisnis menunjukkan komitmennya terhadap penguatan budaya akademik melalui publikasi ilmiah sebagai salah satu syarat akademik mahasiswa. Program studi secara aktif memberikan pendampingan melalui workshop penulisan artikel ilmiah, sosialisasi publikasi, hingga integrasi penyusunan tesis dengan artikel ilmiah yang dapat dipublikasikan secara paralel.

Selain dukungan terhadap mahasiswa, dosen MAB FIA UB juga aktif memperoleh hibah penelitian dari berbagai skema pendanaan, baik universitas maupun fakultas. Kolaborasi penelitian antara dosen dan mahasiswa menjadi salah satu strategi yang terus diperkuat untuk menghasilkan luaran akademik yang relevan, aplikatif, dan berdampak terhadap pengembangan ilmu administrasi bisnis.

fasilitas Co-working space yang disediakan FIA UB

Berbagai fasilitas pendukung pembelajaran turut diperlihatkan selama asesmen berlangsung, termasuk laboratorium penunjang seperti Galeri Investasi, Laboratorium Sistem Informasi Manajemen, serta Laboratorium Kewirausahaan dan Inovasi yang mendukung penguatan kompetensi mahasiswa pada aspek praktis dan aplikatif.

Kolaborasi Global dan Penguatan Jejaring Akademik

Sebagai bagian dari penguatan tridarma perguruan tinggi, FIA UB juga memaparkan berbagai bentuk kerja sama strategis yang telah diimplementasikan oleh Program Studi Magister Administrasi Bisnis. Tidak hanya terbatas pada kerja sama formal, berbagai program nyata telah dijalankan, seperti guest lecture, riset kolaboratif, student mobility, credit transfer, hingga pengembangan program double degree bersama perguruan tinggi luar negeri.

Kolaborasi tersebut diharapkan mampu memperluas wawasan global mahasiswa sekaligus meningkatkan kualitas lulusan agar lebih adaptif terhadap dinamika dunia bisnis internasional.

Sistem Penjaminan Mutu sebagai Budaya Akademik FIA UB

Pada sesi bersama pelaksana penjaminan mutu internal, FIA UB memaparkan implementasi sistem Penetapan, Pelaksanaan, Evaluasi, Pengendalian, dan Peningkatan (PPEPP) yang dijalankan secara sistematis melalui Audit Internal Mutu (AIM), monitoring berkala, evaluasi akademik, hingga tindak lanjut hasil audit berbasis sistem informasi mutu terintegrasi.

Budaya mutu tersebut menjadi salah satu fondasi penting dalam menjaga kualitas penyelenggaraan pendidikan di lingkungan FIA UB. Evaluasi dilakukan secara berkelanjutan melalui mekanisme audit internal, monitoring capaian kinerja, serta pengendalian mutu yang terukur guna memastikan peningkatan kualitas akademik berjalan secara optimal.

Perspektif Dosen, Mahasiswa, Alumni, dan Pengguna Lulusan

Sebagai bagian dari evaluasi komprehensif, tim asesor juga melakukan sesi diskusi bersama dosen, mahasiswa, alumni, dan pengguna lulusan. Mahasiswa menilai proses pembelajaran di MAB FIA UB relevan dengan kebutuhan dunia kerja melalui pendekatan studi kasus yang kontekstual, dukungan dosen yang suportif, serta lingkungan akademik yang kolaboratif.

sesi diskusi antara asessor dan mahasiswa

Di sisi lain, alumni dan pengguna lulusan dari berbagai sektor, seperti pendidikan tinggi, kesehatan, perbankan, hingga industri jasa, memberikan penilaian positif terhadap kompetensi lulusan MAB FIA UB. Kemampuan berpikir kritis, kepemimpinan, integritas, pengambilan keputusan, serta kemampuan manajerial dinilai menjadi kekuatan utama lulusan dalam dunia profesional.

Meski demikian, sejumlah masukan konstruktif turut disampaikan sebagai bahan pengembangan program studi ke depan, di antaranya penguatan keterampilan komunikasi, peningkatan kemampuan bahasa asing, pengembangan metode pembelajaran yang lebih adaptif terhadap perkembangan teknologi dan generasi muda, serta penguatan kolaborasi riset dan praktik industri.

Mendorong Lulusan Adaptif dan Berdaya Saing

Rangkaian asesmen lapang yang berlangsung selama dua hari ini menjadi ruang evaluasi sekaligus refleksi bagi Program Studi Magister Administrasi Bisnis FIA UB untuk terus memperkuat kualitas layanan pendidikan, inovasi akademik, serta kontribusi keilmuan di bidang administrasi bisnis.

Lebih dari sekadar proses akreditasi, asesmen lapang menjadi momentum strategis untuk memperkuat kualitas penyelenggaraan pendidikan pascasarjana dalam menghasilkan sumber daya manusia yang adaptif, inovatif, dan mampu menjawab tantangan dunia bisnis maupun administrasi di tingkat nasional dan global.

Kegiatan ini juga sejalan dengan pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya Tujuan 4: Pendidikan Berkualitas, melalui penguatan sistem pendidikan tinggi yang inklusif dan berstandar mutu. Selain itu, asesmen lapang mendukung Tujuan 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi melalui pengembangan lulusan yang kompetitif dan berdaya saing, serta Tujuan 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan melalui penguatan kolaborasi antara perguruan tinggi, dunia industri, dan berbagai pemangku kepentingan.

Latest news

Other Articles

Get the latest information from the Faculty of Administrative Sciences, Brawijaya University