Kuliah Pariwisata di FIA UB: Implementasi Nyata Manajemen Destinasi Lewat Inbound Program NEUST 2026

Bagikan Ke:

Malang, (13/4) — Program Studi Pariwisata Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Brawijaya (FIA UB) kembali menunjukkan taringnya di kancah internasional. Melalui program Student Inbound 2026, FIA UB menyambut delegasi dari Nueva Ecija University of Science & Technology (NEUST), Filipina, untuk sebuah rangkaian kegiatan akademik dan praktis selama dua pekan (13–25 April 2026).

Program ini bukan sekadar kunjungan antar-kampus, melainkan manifestasi nyata dari benefit berkuliah di Prodi Pariwisata FIA UB: penggabungan antara teori administrasi bisnis pariwisata dengan penerapan langsung di industri.

Sinergi Global dan Kurikulum Aplikatif

Rangkaian acara dibuka secara resmi oleh pimpinan fakultas di Meeting Room Gedung B FIA UB. Dalam sambutannya, Drs. Wiyata, M.AB., Ph.D. selaku Chairman of the Exchange Program menekankan bahwa kolaborasi ini adalah bentuk nyata dari internasionalisasi prodi.

Program ini dirancang bukan sekadar untuk pertukaran mahasiswa, namun sebagai bentuk komitmen kami dalam memberikan pengalaman belajar yang imersif. Mahasiswa pariwisata kami disiapkan untuk menghadapi dinamika industri secara global melalui interaksi langsung dengan pakar dan praktisi,” ungkap Drs. Wiyata.

Diskusi Proses Belajar Mengajar Kelas Offline

Selama di FIA UB, mahasiswa NEUST tidak hanya belajar teori di dalam kelas. Mereka mengikuti Offline Class yang dimentori langsung oleh pakar seperti Yusri Abdillah, Ph.D. (Tourism Planning) dan Layyin Nafisa Arifin, M.Sc. (Financial Management). Kurikulum yang disajikan dirancang agar mahasiswa mampu memahami perencanaan destinasi sekaligus aspek finansial yang sehat—sebuah benefit utama bagi siapapun yang berkuliah di Prodi Pariwisata FIA UB.

Penerapan Langsung di Lapangan dan Industri

Salah satu nilai jual utama (USP) dari Prodi Pariwisata FIA UB adalah keterlibatan unit bisnis kampus dan mitra industri. Selain sesi kelas, para peserta juga mengikuti Immersive Training di unit usaha milik universitas seperti UB Guest House dan UB Coffee, serta melakukan kunjungan industri ke Jawa Timur Park 1 dan The Alena Hotel Malang.

Penerapan langsung ini memastikan bahwa mahasiswa memiliki kompetensi praktis yang relevan dengan kebutuhan pasar kerja global, sejalan dengan pencapaian SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) yang mengedepankan keterampilan teknis dan kejuruan.

Penutupan dan Diplomasi Budaya

Setelah menjalani agenda padat selama hampir dua minggu, acara ditutup dengan penuh kehangatan oleh Edriana Pangestuti, S.E., M.Si., DBA. selaku Ketua Program Studi Sarjana Pariwisata. Dalam sesi closing, terlihat antusiasme mahasiswa NEUST yang telah mendapatkan banyak wawasan baru mengenai manajemen pariwisata di Indonesia.

Melalui program ini, FIA UB juga berkontribusi pada SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan) dengan membangun sinergi lintas negara di Asia Tenggara. Inisiatif ini membuktikan bahwa berkuliah di Prodi Pariwisata FIA UB memberikan akses jaring internasional dan kesiapan karier yang matang di level global.

Berita Terbaru

Artikel Lainnya

Dapatkan informasi terbaru dari Fakultas Ilmu Administrasi Univesitas Brawijaya