Memperkuat Standar Akreditasi Unggul, LPTP FIA UB Pimpin Lokakarya Restrukturisasi Laboratorium di Jember

JEMBER (6/4) — Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Brawijaya (FIA UB) kembali menunjukkan taringnya sebagai pemimpin transformasi pendidikan di bidang sosial dan administrasi. Melalui Laboratorium Politik dan Tata Pemerintahan (LPTP), FIA UB hadir untuk mengawal standarisasi laboratorium berbasis kompetensi di tingkat nasional. Sinergi Antar-Kampus: Mengawali Restrukturisasi Rangkaian kegiatan dimulai pada Sabtu, 4 April 2026, bertempat di … Baca Selengkapnya

Program Studi S2 Magister Administrasi Publik Kampus Jakarta

INFORMASI TERBARU Selamat Datang di Program Magister Ilmu Administrasi Publik Kampus Jakarta overview About the Program The Master of Public Administration Program at the Jakarta Campus (MAP Jakarta Campus) is a postgraduate program designed to address public governance challenges in a dynamic global era. This program reflects Universitas Brawijaya’s commitment to producing highly qualified, adaptive, … Baca Selengkapnya

Kategori Tak Berkategori

Ikuti Tren Green Business: Strategi Ampuh UMKM Tembus Pasar Internasional ala FIA UB

MALANG (3/4) — Tantangan pasar global yang semakin menuntut tanggung jawab lingkungan dijawab tuntas dalam rangkaian FUSION 2026: FIA SDG Summer Camp 2026 – Innovation and Impact. Kegiatan yang diinisiasi oleh International Relations Office (IRO) dan Departemen Administrasi Bisnis Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Brawijaya (FIA UB) ini menghadirkan solusi konkret bagi UMKM untuk naik kelas melalui model bisnis berkelanjutan.

Pemaparan materi oleh Lilyan Puspita Ningrum, SS, MBA (CEO Necerel Indonesia)

Digelar secara daring pada 2–3 April 2026, kegiatan ini menghadirkan Lilyan Puspita Ningrum, SS, MBA, CEO Necerel Indonesia, sebagai pakar yang membedah strategi integrasi bisnis hijau dan langkah internasionalisasi UMKM.

Ekonomi Sirkular: Mengubah Tantangan Lingkungan Menjadi Peluang

Pada sesi pertama, “Green Business Models for the Next Generation of Entrepreneurs”, Lilyan menekankan bahwa keberlanjutan bukan lagi sekadar pilihan, melainkan keharusan strategis. Ia menawarkan solusi melalui transisi ekonomi linear menuju ekonomi sirkular yang bertumpu pada prinsip reuse, recycle, dan regenerate.

Penerapan Triple Bottom Line (People, Planet, Profit) diwujudkan melalui langkah teknis seperti:

  • Optimalisasi Bahan Baku Lokal: Mengurangi jejak karbon sekaligus menekan biaya logistik.

  • Sistem Isi Ulang (Refill): Solusi inovatif untuk menekan sampah kemasan yang sangat diminati pasar internasional.

  • Pemanfaatan Limbah: Mengolah sisa produksi menjadi produk baru yang memiliki nilai ekonomi tinggi.

“Di pasar global, konsumen tidak hanya membeli barang; mereka membeli dampak sosial dan lingkungan di baliknya. Jika bisnis Anda mampu menceritakan nilai keberlanjutan yang jujur, itulah kekuatan pembeda yang sulit ditiru kompetitor,” ungkap Lilyan di hadapan para peserta.

Strategi Internasionalisasi: Sertifikasi dan Kolaborasi

Memasuki hari kedua dengan topik “From Local to Global: Internationalization Strategies for MSMEs”, pembahasan menukik pada solusi praktis menembus pasar ekspor. Lilyan menggarisbawahi bahwa internasionalisasi harus dibangun di atas value proposition yang kuat.

Beberapa strategi kunci yang dipaparkan meliputi:

  1. Strategi ATM (Amati, Tiru, Modifikasi): Sebagai instrumen riset pasar yang efisien bagi UMKM pemula untuk memahami standar global.

  2. Sertifikasi sebagai “Paspor” Bisnis: Menekankan pentingnya standar mutu dan legalitas internasional agar produk lokal dapat diterima di pasar ketat seperti Eropa dan Amerika.

  3. Kolaborasi Ekosistem: Menghadapi kendala kuota ekspor melalui penguatan komunitas atau koperasi UMKM guna memenuhi permintaan pasar skala besar secara kolektif.

Kegiatan FUSION 2026 ini merupakan wujud nyata kontribusi FIA UB dalam menerjemahkan Sustainable Development Goals (SDGs) ke dalam aksi pembelajaran yang aplikatif:

  • SDG 12 (Responsible Consumption and Production): Mendorong pola produksi efisien dan minim limbah.

  • SDG 8 (Decent Work and Economic Growth): Memperkuat kapasitas UMKM lokal agar lebih kompetitif dan produktif di kancah internasional.

  • SDG 9 (Industry, Innovation, and Infrastructure): Memacu inovasi model bisnis berbasis digital dan potensi lokal.

  • SDG 17 (Partnerships for the Goals): Membangun sinergi antara akademisi, praktisi bisnis, dan mahasiswa berskala internasional.

Melalui forum ini, FIA UB menegaskan komitmennya untuk mencetak agen perubahan yang tidak hanya mahir secara teknis dalam berbisnis, tetapi juga memiliki kesadaran tinggi terhadap dampak sosial dan kelestarian lingkungan demi masa depan ekonomi yang lebih inklusif.

Pakar FIA UB Jadi Penentu Seleksi Beasiswa SSMP Australia 2026: Intip Kriteria Kelulusannya!

BOGOR – Proses seleksi Beasiswa Split-Site Master’s Program (SSMP) Australia 2026 memasuki tahap paling menentukan. Pada pertengahan Maret 2026, kegiatan wawancara intensif digelar di IPB International Convention Center, Bogor, sebagai bagian dari rangkaian seleksi ketat yang diselenggarakan oleh Pusbindiklatren Kementerian PPN/Bappenas. Agenda ini menjadi gerbang utama bagi para Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk meraih pendidikan … Baca Selengkapnya

UB Perkuat Kolaborasi Riset Global, Dosen FIA Ditunjuk Jadi Co-Chair WAEJUC

Malang, 2 April 2026 – Universitas Brawijaya (UB) memperkuat peran strategisnya dalam kolaborasi riset internasional setelah Brillyanes Sanawiri, Ph.D, dosen Fakultas Ilmu Administrasi (FIA) UB, ditetapkan sebagai Co-Chair WAEJUC for Research periode 2026–2028. Penetapan tersebut berlangsung dalam Rapat Koordinasi Western Australia–East Java Universities Consortium (WAEJUC) for Research yang digelar di Universitas Airlangga. Forum ini mempertemukan … Baca Selengkapnya

Jadi Pilot Project UB, FIA Gelar Rapat Kerja Implementasi Manajemen Risiko Melalui Aplikasi SEMAR 2026

MALANG, 28 Maret 2026 – Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Brawijaya (FIA UB) kembali menunjukkan komitmennya sebagai pelopor tata kelola kelembagaan yang adaptif dan terukur. Pada Sabtu, 28 Maret 2026, FIA UB sukses menyelenggarakan Rapat Kerja bertajuk “Implementasi Manajemen Risiko Melalui Aplikasi SEMAR dan Penyelarasan Perjanjian Kinerja”.

Langkah ini menjadi tonggak penting dalam penguatan tata kelola fakultas, sekaligus mengukuhkan posisi FIA UB sebagai ujung tombak penerapan sistem manajemen risiko digital di tingkat universitas.

Penguatan Tata Kelola Berbasis Risiko: FIA UB Sebagai Pilot Project

Di era disrupsi, institusi pendidikan tinggi dituntut untuk memiliki mitigasi risiko yang matang agar target kinerja dapat tercapai secara maksimal. Penggunaan Aplikasi SEMAR (Sistem Manajemen Risiko) menjadi jawaban atas tantangan tersebut.

“Kegiatan ini menjadi langkah awal penguatan tata kelola berbasis risiko di lingkungan fakultas, sekaligus menegaskan posisi FIA UB sebagai pilot project dalam penerapan sistem SEMAR di tingkat Universitas Brawijaya,” tegas perwakilan pimpinan fakultas dalam forum rapat kerja tersebut.

Penunjukan sebagai pilot project ini membuktikan kepercayaan universitas terhadap kesiapan infrastruktur dan sumber daya manusia di lingkungan FIA UB dalam mengadopsi sistem tata kelola digital terintegrasi.

Integrasi Aplikasi SEMAR untuk Inovasi Kinerja dan Akurasi Data Akademik

Lebih dari sekadar pemenuhan sistem, pimpinan fakultas dalam forum tersebut menyoroti pentingnya pemahaman teknis dan konsistensi penggunaan Aplikasi SEMAR oleh seluruh unit kerja. Departemen dan program studi didorong untuk tidak sekadar menggugurkan kewajiban administratif.

“Sistem ini harus diintegrasikan dengan upaya peningkatan kinerja melalui inovasi dan kolaborasi lintas unit. Selain itu, pembaruan data akademik turut menjadi perhatian utama kita bersama, karena data yang valid adalah fondasi dalam menghasilkan kebijakan yang akurat dan terukur,” lanjut arahan dari pimpinan fakultas.

Dengan pembaruan data akademik yang real-time dan terukur, fakultas dapat memetakan potensi risiko lebih dini, mulai dari risiko penurunan kualitas riset, keterlambatan kelulusan, hingga operasional administratif.

Langkah Nyata FIA UB Mewujudkan SDGs Melalui Tata Kelola Kelembagaan

Implementasi Aplikasi SEMAR dan manajemen risiko di FIA UB ini memiliki benang merah yang kuat dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs).

Transformasi tata kelola yang transparan, berbasis data akurat, dan mengedepankan mitigasi risiko merupakan implementasi langsung dari SDG 16: Perdamaian, Keadilan, dan Kelembagaan yang Tangguh (Peace, Justice, and Strong Institutions). Dengan sistem yang akuntabel, FIA UB menjamin institusi berjalan dengan efektif dan berintegritas.

Selain itu, dorongan pimpinan fakultas agar departemen melahirkan inovasi dan kolaborasi dalam ekosistem SEMAR sangat selaras dengan SDG 9: Industri, Inovasi, dan Infrastruktur, di mana fakultas membangun infrastruktur digital (Aplikasi SEMAR) yang tangguh untuk mendukung inovasi berkelanjutan di ranah pendidikan tinggi.

Penyelarasan kinerja yang terukur ini pada akhirnya akan bermuara pada peningkatan kualitas layanan pendidikan bagi mahasiswa, yang mendukung pencapaian SDG 4: Pendidikan Bermutu.

Tingkatkan Capaian IKU, FIA UB Gelar Rapat Pimpinan Bahas Perjanjian Kinerja 2026 dan Manajemen Risiko

SURABAYA, 27 Maret 2026 – Dalam upaya mewujudkan tata kelola perguruan tinggi yang unggul dan berdaya saing, Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Brawijaya (FIA UB) menyelenggarakan Rapat Pimpinan (Rapim) pada Jumat, 27 Maret 2026. Mengambil tempat di Four Points Surabaya, agenda strategis ini difokuskan pada penyelarasan Perjanjian Kinerja (PK) tahun 2026 sekaligus mempertegas komitmen jajaran pimpinan fakultas … Baca Selengkapnya

Resmi Dilaksanakan, Serah Terima Jabatan Kepala Program Studi Administrasi Bisnis

Malang, 1 April 2026 – Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Brawijaya (FIA UB) melaksanakan kegiatan serah terima jabatan Ketua Program Studi Fakultas Ilmu Administrasi untuk periode 2026–2028. Kegiatan tersebut dibuka dan dipimpin oleh Wakil Dekan III FIA UB, Saparila Worokinasih, S.Sos., M.Si., Ph.D, serta dihadiri oleh jajaran pimpinan fakultas dan sivitas akademika. Prosesi serah terima jabatan ditandai … Baca Selengkapnya

Ingin Gelar Internasional? MAB FIA UB Buka Peluang Double Degree di Luar Negeri (Amerika, Selandia baru dan Taiwan)

MALANG, (26/3) – Memiliki pengalaman studi di luar negeri kini menjadi impian banyak mahasiswa sebagai upaya meningkatkan daya saing global di era digital. Menjawab kebutuhan tersebut, Program Studi Magister Administrasi Bisnis (MAB), Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Brawijaya (FIA UB), secara resmi menghadirkan program double degree. Program ini memungkinkan mahasiswa memperoleh dua gelar sekaligus, baik dari … Baca Selengkapnya