FIA UB Perkuat Mutu Akademik melalui Asesmen Lapang MAP

Share to:

MALANG (8/6) – Program Studi Magister Administrasi Publik (MAP), Fakultas Ilmu Administrasi (FIA), Universitas Brawijaya (UB), melaksanakan asesmen lapang akreditasi bersama asesor Lembaga Akreditasi Mandiri Sosial, Politik, Administrasi, dan Komunikasi (LAMSPAK) sebagai bagian dari komitmen penguatan mutu pendidikan tinggi, tata kelola akademik, serta peningkatan kualitas tridarma perguruan tinggi.

Kegiatan asesmen lapang ini menjadi momentum strategis bagi MAP FIA UB untuk menunjukkan kesiapan akademik, tata kelola program studi, pengembangan riset, serta implementasi sistem penjaminan mutu secara berkelanjutan.

kiri ke kanan : Dekan FIA UB, Rektor UB, Tim Asessor

Dalam sambutannya, Dekan FIA UB menegaskan bahwa Program Studi MAP merupakan salah satu program unggulan di bawah Departemen Administrasi Publik yang telah memperoleh akreditasi internasional AQAS serta akreditasi nasional. Selain telah berdiri selama hampir tiga dekade sejak tahun 1996, MAP FIA UB juga terus memperluas jejaring internasional melalui pelaksanaan program double degree bersama mitra di Australia dan Jepang, serta penguatan kolaborasi penelitian dan pengabdian kepada masyarakat pada level global.

Prof. Widodo, S.Si., M.Si., Ph.D.Med.Sc.

Pada kesempatan yang sama, Rektor Universitas Brawijaya menekankan pentingnya pengembangan kualitas pendidikan tinggi yang tidak hanya berorientasi pada pembelajaran, tetapi juga memberikan kontribusi nyata terhadap perbaikan tata kelola birokrasi di Indonesia. Di tengah transformasi global berbasis teknologi, pemanfaatan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) dinilai menjadi bagian penting dalam penguatan proses akademik dan riset.

“MAP diharapkan tidak hanya mendidik mahasiswa, tetapi juga mendorong perbaikan kualitas birokrasi di Indonesia,” ungkap Rektor UB dalam sambutannya.

Sementara itu, asesor LAMSPAK, Prof. Dr. Muhammad Yunus, M.A., menjelaskan bahwa asesmen lapang bertujuan mengonfirmasi kesesuaian data yang telah disampaikan sebelumnya oleh program studi guna menyempurnakan proses penilaian. Senada dengan hal tersebut, Prof. Bhayu Rhama, S.T., M.B.A., Ph.D., menyampaikan bahwa asesmen juga menjadi ruang kolegial untuk bertukar gagasan dan memberikan masukan konstruktif demi peningkatan kualitas program studi.

Penguatan Tata Kelola dan Sistem Pembelajaran Berbasis Mutu

Dalam sesi pimpinan dan manajemen unit pengelola program studi (UPPS), FIA UB memaparkan pengelolaan sistem akademik yang terintegrasi melalui implementasi Outcome Based Education (OBE), evaluasi capaian pembelajaran lulusan (CPL), serta penguatan budaya mutu berbasis Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI).

FIA UB juga menegaskan bahwa seluruh proses pembelajaran telah dikelola secara sistematis, didukung sumber daya manusia yang kompeten, laboratorium penunjang, serta jaringan kerja sama tridarma yang luas dengan berbagai institusi nasional maupun internasional. Hingga saat ini, FIA UB tercatat memiliki ratusan kerja sama akademik dan kemitraan global dengan berbagai universitas luar negeri.

sesi diskusi antara asessor dengan perwakilan mahasiswa

Dalam aspek penelitian, MAP FIA UB menunjukkan komitmennya terhadap pengembangan riset berdampak melalui skema hibah penelitian bagi dosen lintas jenjang akademik, keterlibatan mahasiswa dalam penelitian kolaboratif, serta penguatan luaran publikasi ilmiah bereputasi. Penelitian yang dikembangkan juga diarahkan agar selaras dengan roadmap universitas, kebutuhan masyarakat, dan agenda pembangunan global.

“Riset itu kami upayakan berdampak bagi masyarakat luas serta dapat digunakan dalam proses pembelajaran,” ujar salah satu dosen MAP FIA UB saat sesi konfirmasi asesmen.

Komitmen Peningkatan Mutu Berkelanjutan

Melalui siklus PPEPP (Penetapan, Pelaksanaan, Evaluasi, Pengendalian, dan Peningkatan), FIA UB terus memastikan kualitas layanan akademik, penelitian, dan pengabdian masyarakat berjalan secara terukur dan berkelanjutan. Berbagai evaluasi rutin, mulai dari monitoring akademik, evaluasi dosen oleh mahasiswa, hingga benchmarking internasional, menjadi bagian dari strategi peningkatan mutu yang konsisten dilakukan.

inspeksi fasilitas

Selain aspek akademik, asesmen lapang juga menyoroti kesiapan layanan administrasi, fasilitas perpustakaan digital, layanan beasiswa, sistem persuratan terintegrasi, hingga penguatan layanan kesejahteraan dan perlindungan sivitas akademika.

Pelaksanaan asesmen lapang ini mencerminkan komitmen MAP FIA UB dalam memperkuat kualitas pendidikan tinggi yang adaptif, inovatif, dan berdampak bagi masyarakat. Upaya tersebut selaras dengan tujuan Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4 (Quality Education) melalui peningkatan mutu pendidikan tinggi, SDG 16 (Peace, Justice and Strong Institutions) melalui penguatan tata kelola administrasi publik dan birokrasi, serta SDG 17 (Partnerships for the Goals) melalui pengembangan kolaborasi akademik dan penelitian internasional.

 

Latest news

Other Articles

Get the latest information from the Faculty of Administrative Sciences, Brawijaya University