FIA UB Perkuat Kapabilitas Riset Melalui Kuliah Tamu Bibliometrik Internasional

Bagikan Ke:

MALANG (11/5) — Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Brawijaya (FIA UB) kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas literasi akademik melalui penyelenggaraan program Adjunct Professor yang berfokus pada metode riset modern. Kegiatan yang dilaksanakan secara daring melalui platform Zoom ini menghadirkan pakar internasional dari Universiti Utara Malaysia, yaitu Assoc. Prof. Ts. Dr. Aidi Ahmi.

Assoc. Prof. Ts. Dr. Aidi Ahmi

Sesi pertama telah sukses diselenggarakan pada Senin, 11 Mei 2026, dan akan dilanjutkan dengan pendalaman materi pada Kamis, 21 Mei 2026 mendatang. Kehadiran pakar lintas negara ini menjadi momentum strategis bagi sivitas akademika FIA UB untuk memperluas cakrawala metodologi penelitian, khususnya dalam pengolahan data bibliometrik yang kini menjadi standar dalam publikasi ilmiah bereputasi global.

Esensi Fundamental Metodologi Bibliometrik

Dalam rangkaian materinya, Dr. Aidi Ahmi menekankan bahwa bibliometrik bukan sekadar teknik menghitung jumlah dokumen, melainkan sebuah metode sistematis untuk memetakan arsitektur ilmu pengetahuan. Hal penting pertama yang ditekankan adalah penggunaan enam perspektif analisis, yang meliputi analisis struktural untuk melihat jaringan kolaborasi, analisis tematik untuk membedah konsep dan bahasa yang sedang berkembang, serta analisis temporal untuk melihat tren pertumbuhan ilmu dari waktu ke waktu. Melalui perspektif ini, peneliti tidak hanya melihat tumpukan kertas, tetapi memahami bagaimana sebuah bidang ilmu tumbuh, menua, dan memperbarui dirinya sendiri.

pemaparan materi terkait Bibliometrik

Hal krusial kedua yang menjadi sorotan adalah integritas kualitas data. Dr. Aidi mengingatkan bahwa kesalahan paling fatal bagi pemula adalah melewatkan tahap screening dan pembersihan data (data cleaning). Tanpa proses harmonisasi nama penulis dan kata kunci yang benar, visualisasi yang dihasilkan—betapapun indahnya—akan menceritakan kisah yang tidak akurat. Oleh karena itu, penggunaan alat bantu seperti BiblioSpy dan Manuscriptor diarahkan untuk memastikan bahwa setiap data yang masuk ke tahap analisis memiliki presisi yang tinggi, sehingga hasil penelitian dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah dan mampu menjawab tantangan nyata di lapangan.

Kontribusi Riset Bibliometrik terhadap Sustainable Development Goals (SDGs)

Sebagai penutup, penguasaan metodologi bibliometrik ini memiliki korelasi erat dengan pencapaian SDG Target 4 (Pendidikan Berkualitas) dan Target 9 (Industri, Inovasi, dan Infrastruktur). Dengan kemampuan memetakan literatur secara sistematis, akademisi FIA UB berkontribusi pada penyebaran ilmu pengetahuan yang lebih inklusif dan berbasis bukti (evidence-based). Sinergi riset yang terpetakan dengan baik memungkinkan kolaborasi lintas disiplin untuk memecahkan masalah-masalah global yang kompleks secara lebih efisien. Melalui pengelolaan data riset yang profesional dan transparan, universitas tidak hanya mencetak publikasi, tetapi juga membangun fondasi inovasi berkelanjutan yang mampu mempercepat pencapaian target-target pembangunan nasional di masa depan.

Berita Terbaru

Artikel Lainnya

Dapatkan informasi terbaru dari Fakultas Ilmu Administrasi Univesitas Brawijaya