SGC FIA UB Luncurkan Inovasi “Simulasi GraFIA”, Prototipe Game Edukasi Lingkungan Interaktif

MALANG – Dalam upaya meningkatkan kesadaran lingkungan di ranah akademis, tim SGC FIA UB resmi memperkenalkan terobosan digital terbaru mereka berupa simulasi permainan edukatif bertajuk “Green Campus: Pahlawan 3R”. Permainan ini dirancang secara khusus sebagai media edukasi interaktif untuk mengenalkan dan membiasakan praktik 3R (Reduce, Reuse, Recycle) bagi seluruh sivitas akademika Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya (FIA UB).

Saat ini, inovasi game tersebut masih berada dalam tahap prototipe. Fokus utama dari simulasi ini adalah memberikan pengalaman virtual terkait aktivitas pemilahan sampah di area kampus FIA UB. Dalam permainan ini, sivitas akademika diajak untuk mengambil peran memilah berbagai jenis limbah harian kampus—seperti botol air mineral, tumpukan kertas tugas, hingga gelas kopi sekali pakai—dan membuangnya pada stasiun 3R yang tepat. Melalui visual yang menarik dan mekanisme yang familier, tim SGC FIA UB berharap sivitas akademika dapat membangun kebiasaan peduli lingkungan yang berdampak langsung pada kebersihan kampus di dunia nyata.

Lebih dari sekadar media hiburan, pengembangan prototipe ini merupakan wujud nyata langkah strategis kampus dalam mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs). Inisiatif simulasi pengelolaan sampah ini secara langsung berkontribusi dan terhubung dengan berbagai target pembangunan berkelanjutan global, yaitu:

  • SDG 3 (Kehidupan Sehat dan Sejahtera): Lingkungan kampus yang bebas dari tumpukan sampah akan mendukung kualitas kesehatan fisik dan kenyamanan belajar.

  • SDG 6 (Air Bersih dan Sanitasi Layak): Pemilahan sampah yang tepat mencegah kontaminasi limbah berbahaya pada resapan air tanah di lingkungan kampus.

  • SDG 7 (Energi Bersih dan Terjangkau): Kampanye daur ulang (recycle) dalam game mengedukasi tentang penghematan energi yang biasanya terkuras dalam produksi barang baru.

  • SDG 9 (Industri, Inovasi, dan Infrastruktur): Penggunaan simulasi digital berbasis web ini membuktikan lahirnya inovasi teknologi sebagai infrastruktur edukasi masa depan.

  • SDG 11 (Kota dan Permukiman yang Berkelanjutan): Mendorong terciptanya ekosistem kampus hijau yang aman, inklusif, dan tangguh terhadap masalah lingkungan.

  • SDG 12 (Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab): Menanamkan pola pikir untuk menekan penggunaan plastik sekali pakai (reduce) dan memaksimalkan fungsi barang (reuse).

  • SDG 13 (Penanganan Perubahan Iklim): Penurunan volume sampah secara langsung akan mengurangi emisi gas rumah kaca dari tempat pembuangan akhir.

  • SDG 15 (Ekosistem Daratan): Perlindungan terhadap keasrian daratan kampus dengan mencegah degradasi tanah akibat limbah yang sulit terurai.

Jika anda ingin mencoba Simulasi Grafia, klik link berikut: https://grafia3r.netlify.app/