“Dari Gamelan hingga Kopi Jaya: Keseruan Mahasiswa Filipina Mengenal Identitas Nusantara di FIA UB

Bagikan Ke:

MALANG (16/4) – Program Student Inbound 2026 menjadi panggung bagi mahasiswa Program Studi Pariwisata FIA UB untuk mempraktikkan langsung ilmu hospitality dan komunikasi lintas budaya. Sebagai tuan rumah, mahasiswa lokal tidak hanya menjadi peserta, tetapi garda terdepan dalam mengenalkan identitas Indonesia kepada delegasi Nueva Ecija University of Science & Technology (NEUST), Filipina.

Menyanyikan Lagu Indonesia Raya sebagai bagian dari Pembukaan seremonial Acara

Menanamkan Rasa Hormat Lewat Indonesia Raya

Langkah awal diplomasi budaya ini dimulai secara khidmat pada prosesi pembukaan. Mahasiswa Pariwisata FIA UB berdiri berdampingan dengan delegasi Filipina saat menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya. Momen ini menjadi pengalaman emosional pertama bagi para tamu internasional untuk merasakan semangat kebangsaan Indonesia. Pendampingan dalam momen formal ini menegaskan bahwa mahasiswa FIA UB dididik untuk memiliki etika profesional dan rasa hormat yang tinggi terhadap simbol-simbol kenegaraan.

Mentransfer Warisan Budaya Lewat Workshop Gamelan

pengenalan dan pendampingan alat musik Gamelan Kepada Mahasiswa Filipina

Eksplorasi berlanjut di gedung Gelanggang Prestasi, di mana mahasiswa FIA UB mendampingi para delegasi dalam sesi pengenalan budaya dan alat musik tradisional. Dengan pendekatan yang interaktif, mahasiswa lokal menjelaskan teknik menabuh gamelan, mentransformasi sebuah sesi kelas menjadi ruang pertukaran budaya yang dinamis. Kemampuan mahasiswa dalam mendampingi tamu asing ini merupakan implementasi langsung dari ilmu manajemen event dan daya tarik wisata budaya.

sesi kelas Offline : Learning Bahasa

Tak berhenti di situ, dalam sesi Learning Bahasa Indonesia, mahasiswa Pariwisata FIA UB turut mendampingi jalannya immersive training. Mereka menjadi mitra praktik bagi mahasiswa internasional dalam mempelajari kosakata harian dan percakapan dasar. Pendampingan ini memastikan bahwa delegasi NEUST tidak hanya belajar secara teori, tetapi juga mendapatkan pengalaman berkomunikasi yang nyata dan akrab.

Menariknya, dalam diskusi kelas tersebut, mahasiswa Filipina merasa sangat terkejut sekaligus antusias saat menyadari bahwa Bahasa Indonesia dan Bahasa Tagalog memiliki akar bahasa Austronesia yang sama. Hal ini membuat proses belajar menjadi jauh lebih mudah dan menyenangkan bagi mereka.

Kami merasa sangat dekat dengan budaya di sini karena ternyata banyak kosakata yang mirip dengan bahasa kami. Saya menemukan setidaknya ada 9 kata yang sama persis atau memiliki arti yang serupa, seperti ‘Anak’, ‘Mata’, dan ‘Kanan’. Bahkan kata ‘Mura’ di bahasa kami juga berarti murah. Ini benar-benar membuat kami merasa tidak seperti orang asing,” ungkap salah satu mahasiswa delegasi NEUST Filipina dengan antusias.

Mengenal Gastronomi Urban di Kopi Jaya

Sebagai bagian dari pengenalan potensi wisata lokal, para mahasiswa mengajak delegasi Filipina mengunjungi Kopi Jaya. Sembari menikmati cita rasa kopi lokal, mahasiswa Pariwisata FIA UB berbagi wawasan mengenai tren industri kopi di Malang sebagai bagian dari daya tarik wisata urban (urban tourism). Diskusi santai ini menjadi laboratorium hidup bagi mahasiswa untuk mempraktikkan cara mempresentasikan potensi lokal kepada audiens internasional.

Representasi Global Lewat SDG 4 dan SDG 10

Inisiatif aktif mahasiswa dalam pendampingan ini merupakan wujud nyata kontribusi fakultas terhadap:

  • SDG 4 (Pendidikan Berkualitas): Menyelenggarakan pendidikan yang inklusif dengan memperluas wawasan mahasiswa melalui interaksi global.

  • SDG 10 (Berkurangnya Kesenjangan): Membangun jembatan pemahaman dan solidaritas antar-bangsa melalui pertukaran pengetahuan dan budaya.

Melalui program ini, Prodi Pariwisata FIA UB membuktikan bahwa mahasiswanya tidak hanya dididik untuk memahami industri, tetapi juga dibekali kemampuan untuk menjadi duta budaya yang profesional dan adaptif.

Berita Terbaru

Artikel Lainnya

Dapatkan informasi terbaru dari Fakultas Ilmu Administrasi Univesitas Brawijaya