{"id":2608,"date":"2016-10-21T06:14:50","date_gmt":"2016-10-21T06:14:50","guid":{"rendered":"http:\/\/rsc.ub.ac.id\/?p=2608"},"modified":"2016-10-21T06:14:50","modified_gmt":"2016-10-21T06:14:50","slug":"materi-pengantar-karya-tulis-ilmiah-populer","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/fia.ub.ac.id\/lama\/rsc\/de\/kegiatan-rsc\/materi-pengantar-karya-tulis-ilmiah-populer.html","title":{"rendered":"Materi Pengantar Karya Tulis ilmiah Populer"},"content":{"rendered":"<p>Kata pengantar:<\/p>\n<p>Karya tulis ilmiah populer adalah karya tulis yang berpegang kepada standar ilmiah, tetapi<\/p>\n<p>ditampilkan dengan bahasa populer sehingga mudah dipahami oleh masyarakat ataupun<\/p>\n<p>pembaca. Ciri\u2013ciri karya ilmiah populer dilihat dari empat segi atau dimensi, yakni dari segi<\/p>\n<p>bahan: karya ilmiah populer menyajikan fakta objektif, dari segi penyajian (karya tulis ilmiah<\/p>\n<p>populer menggunakan bahasa yang cermat, tidak terlalu formal, serta disusun secara<\/p>\n<p>sistematis (tidak memuat hipotesis), segi sikap penulis (karya tulis ilmiah populer tidak<\/p>\n<p>memancing pertanyaan\u2013pertanyaan yang meragukan, mengimbau perasaan pembaca agar<\/p>\n<p>seolah\u2013olah mereka menghindari sendiri), segi kesimpulan (memberikan fakta yang dapat<\/p>\n<p>membimbing dan mendorong pembacanya). Layout pada karya ilmiah diartikan sebagai<\/p>\n<p>tata letak elemen-elemen karya tulis ilmiah populer pada suatu bidang dua dimensi untuk<\/p>\n<p>mendukung konsep\/pesan yang dibawa. Tujuan utama konsep layout adalah mengolah<\/p>\n<p>tampilan elemen gambar dan teks agar komunikatif dan menarik melalui cara tertentu yang<\/p>\n<p>dapat memudahkan pembaca menerima informasi yang disajikan Adapun elemen dari karya<\/p>\n<p>tulis ilmiah terdiri dari tiga elemen teks (sistematika penulisan dalam membuat karya tulis<\/p>\n<p>ilmiah), elemen visual (elemen bukan teks yang terlihat dalam sebuah layout), dan invisible<\/p>\n<p>element (fondasi atau kerangka yang berfungsi sebagai acuan penempatan semua elemen<\/p>\n<p>layout lainnya). Perbedaan antara karya tulis ilmiah dengan karya tulis ilmiah populer terletak<\/p>\n<p>pada bahasa yang digunakan. Jika pada karya ilmiah menggunakan bahasa baku ataupun<\/p>\n<p>resmi sesuai dengan EYD dan pada karya ilmiah populer<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Kata pengantar: Karya tulis ilmiah populer adalah karya tulis yang berpegang kepada standar ilmiah, tetapi ditampilkan dengan bahasa populer sehingga mudah dipahami oleh masyarakat ataupun pembaca. Ciri\u2013ciri karya ilmiah populer dilihat dari empat segi atau dimensi, yakni dari segi bahan: karya ilmiah populer menyajikan fakta objektif, dari segi penyajian (karya tulis ilmiah populer menggunakan bahasa [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":86,"featured_media":0,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":[],"categories":[18,19,44],"tags":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/fia.ub.ac.id\/lama\/rsc\/de\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2608"}],"collection":[{"href":"https:\/\/fia.ub.ac.id\/lama\/rsc\/de\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/fia.ub.ac.id\/lama\/rsc\/de\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fia.ub.ac.id\/lama\/rsc\/de\/wp-json\/wp\/v2\/users\/86"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fia.ub.ac.id\/lama\/rsc\/de\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=2608"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/fia.ub.ac.id\/lama\/rsc\/de\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2608\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/fia.ub.ac.id\/lama\/rsc\/de\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=2608"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/fia.ub.ac.id\/lama\/rsc\/de\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=2608"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/fia.ub.ac.id\/lama\/rsc\/de\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=2608"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}