{"id":2359,"date":"2016-05-01T13:17:35","date_gmt":"2016-05-01T13:17:35","guid":{"rendered":"http:\/\/rsc.ub.ac.id\/?p=2359"},"modified":"2016-05-01T13:17:35","modified_gmt":"2016-05-01T13:17:35","slug":"resume-kelas-metodologi-penelitian-pendekatan-kuantitatif-umum-dan-pendekatan-kualitatif-umum","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/fia.ub.ac.id\/lama\/rsc\/de\/kelas-metpen\/resume-kelas-metodologi-penelitian-pendekatan-kuantitatif-umum-dan-pendekatan-kualitatif-umum.html","title":{"rendered":"Resume Kelas Metodologi Penelitian \u201cPendekatan Kuantitatif Umum dan Pendekatan Kualitatif Umum\u201d"},"content":{"rendered":"<p><strong>Pendekatan Kuantitatif Umum dan Pendekatan Kualitatif Umum<\/strong><\/p>\n<p><strong>(Pemateri : Ria Wijayaningsih, 2012 dan Khusnul Mufaidah, 2012)<\/strong><\/p>\n<p><strong>\u00a0<\/strong><\/p>\n<p>Perbedaan Metodologi Penelitian dengan Metode Penelitian<\/p>\n<ul>\n<li>Metodologi penelitian adalah suatu disiplin ilmu yang berupa peraturan, prosedur, strategi dan teknik yang digunakan dalam penelitian.<\/li>\n<li>Metode penelitian adalah cara yang ditempuh untuk memecahkan masalah tertentu dalam melaksanakan kegiatan penelitian.<\/li>\n<\/ul>\n<p>Penelitian Kuantitatif dan Penelitian Kualitatif<\/p>\n<ul>\n<li>Penelitian Kuantitatif merupakan sebuah metode penelitian yang didasari teori dan dilanjutkan dengan hipotesis.<\/li>\n<li>Penelitian Kualitatif merupakan sebuah cara yang lebih menekankan pada aspek pemahaman secara mendalam terhadap suatu permasalahan<\/li>\n<\/ul>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Paradigma Kuantitatif dan Paradigma Kualitatif<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Paradigma Kuantitatif (Positivisme)<\/p>\n<p>Paradigma kuantitatif merupakan satu pendekatan penelitian yang dibangun berdasarkan filsafat positivisme. Positivisme adalah satu aliran filsafat yang menolak unsur metafisik dan teologik dari realitas sosial. Positivisme muncul pada abad ke 19 dengan dimotori oleh sosiolog Auguste Comte, sesungguhnya pendiri filsafat positivis adalah Henry de Saint Simon yang menjadi guru sekaligus teman diskusi Comte. Menurut Simon untuk memahami sejarah orang harus mencari hubungan sebab akibat, hukum-hukum yang menguasai proses perubahan.<\/p>\n<p>Keyakinan dasar aliran positivisme berakar pada paham ontologi realisme yang menyatakan bahwa realitas berada dalam kenyataan dan berjalan sesuai dengan hukum alam <em>(natural laws).<\/em> Penelitian berupaya mengungkap kebenaran realitas yang ada dan bagaimana realitas tersebut senyatanya berjalan.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Paradigma Kualitatif (Post Positivisme)<\/p>\n<p>Post positivisme adalah aliran yang ingin memperbaiki kelemahan pada Positivisme. Post positivisme sependapat dengan Positivisme bahwa realitas itu memang nyata, ada sesuai hukum alam.\u00a0 Tetapi\u00a0 pada\u00a0 sisi\u00a0 lain,\u00a0 Postpositivisme\u00a0 berpendapat\u00a0 bahwa manusia\u00a0 tidak\u00a0 mungkin\u00a0 mendapatkan kebenaran\u00a0 dari\u00a0 realitas\u00a0 apabila\u00a0 peneliti\u00a0 membuat\u00a0 jarak\u00a0 dengan\u00a0 realitas\u00a0 atau\u00a0 tidak\u00a0 terlibat\u00a0 secara langsung dengan realitas. Hubungan antara peneliti dengan realitas harus bersifat interaktif, untuk itu perlu menggunakan prinsip\u00a0 triangulasi, yaitu\u00a0 penggunaan\u00a0 bermacam-macam\u00a0 metode,\u00a0 sumber\u00a0 data, dan lain-lain.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Karakteristik Penelitian Kualitatif<\/p>\n<ol>\n<li>Sumber data berdasarkan fakta yang obyektif<\/li>\n<li>Variabel dapat diukur<\/li>\n<li>Dimulai dengan teori dan hipotesis<\/li>\n<li>Bersifat deduktif<\/li>\n<li>Generalisasi hasil<\/li>\n<li>Terlepas dari obyek pengamatan<\/li>\n<li>Mereduksi data ke dalam angka<\/li>\n<\/ol>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Karakteristik Penelitian Kualitatif<\/p>\n<ol>\n<li>Menggunakan lingkungan alamiah sebagai sumber data<\/li>\n<li>Memiliki sifat deskriptif analitik<\/li>\n<li>Tekanan pada proses bukan hasil<\/li>\n<li>Bersifat induktif<\/li>\n<li>Mengutamakan makna<\/li>\n<li>Manusia sebagai alat (instrumen)<\/li>\n<li>Adanya batas yang ditentukan oleh fokus<\/li>\n<li>Sumber data berkembang (snowball)<\/li>\n<li>Penelitian selesai (titik jenuh)<\/li>\n<\/ol>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Uji Instrumen Kuantitatif<\/p>\n<ul>\n<li>Uji validitas dan realibitas<\/li>\n<li>Uji asumsi klasik<\/li>\n<\/ul>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Uji Keabsahan dalam Kualitatif<\/p>\n<ul>\n<li>Triangulasi metode<\/li>\n<li>Triangulasi antar peneliti<\/li>\n<li>Triangulasi sumber data<\/li>\n<li>Triangulasi teori<\/li>\n<\/ul>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><strong>\u00a0<\/strong><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Pendekatan Kuantitatif Umum dan Pendekatan Kualitatif Umum (Pemateri : Ria Wijayaningsih, 2012 dan Khusnul Mufaidah, 2012) \u00a0 Perbedaan Metodologi Penelitian dengan Metode Penelitian Metodologi penelitian adalah suatu disiplin ilmu yang berupa peraturan, prosedur, strategi dan teknik yang digunakan dalam penelitian. Metode penelitian adalah cara yang ditempuh untuk memecahkan masalah tertentu dalam melaksanakan kegiatan penelitian. Penelitian [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":86,"featured_media":0,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":[],"categories":[20],"tags":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/fia.ub.ac.id\/lama\/rsc\/de\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2359"}],"collection":[{"href":"https:\/\/fia.ub.ac.id\/lama\/rsc\/de\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/fia.ub.ac.id\/lama\/rsc\/de\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fia.ub.ac.id\/lama\/rsc\/de\/wp-json\/wp\/v2\/users\/86"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fia.ub.ac.id\/lama\/rsc\/de\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=2359"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/fia.ub.ac.id\/lama\/rsc\/de\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2359\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/fia.ub.ac.id\/lama\/rsc\/de\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=2359"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/fia.ub.ac.id\/lama\/rsc\/de\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=2359"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/fia.ub.ac.id\/lama\/rsc\/de\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=2359"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}