{"id":2343,"date":"2016-04-28T15:09:10","date_gmt":"2016-04-28T15:09:10","guid":{"rendered":"http:\/\/rsc.ub.ac.id\/?p=2343"},"modified":"2016-04-28T15:09:10","modified_gmt":"2016-04-28T15:09:10","slug":"pendekatan-kuantitatif-umum-dan-pendekatan-kualitatif-umum","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/fia.ub.ac.id\/lama\/rsc\/de\/info-kegiatan\/pendekatan-kuantitatif-umum-dan-pendekatan-kualitatif-umum.html","title":{"rendered":"Pendekatan Kuantitatif Umum dan Pendekatan Kualitatif Umum"},"content":{"rendered":"<p>Pendekatan Kuantitatif Umum dan Pendekatan Kualitatif Umum<br \/>\n(Pemateri : Ria Wijayaningsih, 2012 dan Khusnul Mufaidah, 2012)<\/p>\n<p>Perbedaan Metodologi Penelitian dengan Metode Penelitian<br \/>\n\u2022 Metodologi penelitian adalah suatu disiplin ilmu yang berupa peraturan, prosedur, strategi dan teknik  yang digunakan dalam penelitian.<br \/>\n\u2022 Metode penelitian adalah cara yang ditempuh untuk memecahkan masalah tertentu dalam melaksanakan kegiatan penelitian.<br \/>\nPenelitian Kuantitatif dan Penelitian Kualitatif<br \/>\n\u2022 Penelitian Kuantitatif merupakan sebuah metode penelitian yang didasari teori dan dilanjutkan dengan hipotesis.<br \/>\n\u2022 Penelitian Kualitatif merupakan sebuah cara yang lebih menekankan pada aspek pemahaman secara mendalam terhadap suatu permasalahan<\/p>\n<p>Paradigma Kuantitatif dan Paradigma Kualitatif<\/p>\n<p>Paradigma Kuantitatif (Positivisme)<br \/>\nParadigma kuantitatif merupakan satu pendekatan penelitian yang dibangun berdasarkan filsafat positivisme. Positivisme adalah satu aliran filsafat yang menolak unsur metafisik dan teologik dari realitas sosial. Positivisme muncul pada abad ke 19 dengan dimotori oleh sosiolog Auguste Comte, sesungguhnya pendiri filsafat positivis adalah Henry de Saint Simon yang menjadi guru sekaligus teman diskusi Comte. Menurut Simon untuk memahami sejarah orang harus mencari hubungan sebab akibat, hukum-hukum yang menguasai proses perubahan.<br \/>\nKeyakinan dasar aliran positivisme berakar pada paham ontologi realisme yang menyatakan bahwa realitas berada dalam kenyataan dan berjalan sesuai dengan hukum alam (natural laws). Penelitian berupaya mengungkap kebenaran realitas yang ada dan bagaimana realitas tersebut senyatanya berjalan. <\/p>\n<p>Paradigma Kualitatif (Post Positivisme)<br \/>\nPost positivisme adalah aliran yang ingin memperbaiki kelemahan pada Positivisme. Post positivisme sependapat dengan Positivisme bahwa realitas itu memang nyata, ada sesuai hukum alam.  Tetapi  pada  sisi  lain,  Postpositivisme  berpendapat  bahwa manusia  tidak  mungkin  mendapatkan kebenaran  dari  realitas  apabila  peneliti  membuat  jarak  dengan  realitas  atau  tidak  terlibat  secara langsung dengan realitas. Hubungan antara peneliti dengan realitas harus bersifat interaktif, untuk itu perlu menggunakan prinsip  triangulasi, yaitu  penggunaan  bermacam-macam  metode,  sumber  data, dan lain-lain.<\/p>\n<p>Karakteristik Penelitian Kualitatif<br \/>\n1. Sumber data berdasarkan fakta yang obyektif<br \/>\n2. Variabel dapat diukur<br \/>\n3. Dimulai dengan teori dan hipotesis<br \/>\n4. Bersifat deduktif<br \/>\n5. Generalisasi hasil<br \/>\n6. Terlepas dari obyek pengamatan<br \/>\n7. Mereduksi data ke dalam angka<\/p>\n<p>Karakteristik Penelitian Kualitatif<br \/>\n1. Menggunakan lingkungan alamiah sebagai sumber data<br \/>\n2. Memiliki sifat deskriptif analitik<br \/>\n3. Tekanan pada proses bukan hasil<br \/>\n4. Bersifat induktif<br \/>\n5. Mengutamakan makna<br \/>\n6. Manusia sebagai alat (instrumen)<br \/>\n7. Adanya batas yang ditentukan oleh fokus<br \/>\n8. Sumber data berkembang (snowball)<br \/>\n9. Penelitian selesai (titik jenuh)<\/p>\n<p>Uji Instrumen Kuantitatif<br \/>\n\u2022 Uji validitas dan realibitas<br \/>\n\u2022 Uji asumsi klasik<\/p>\n<p>Uji Keabsahan dalam Kualitatif<br \/>\n\u2022 Triangulasi metode<br \/>\n\u2022 Triangulasi antar peneliti<br \/>\n\u2022 Triangulasi sumber data<br \/>\n\u2022 Triangulasi teori<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Pendekatan Kuantitatif Umum dan Pendekatan Kualitatif Umum (Pemateri : Ria Wijayaningsih, 2012 dan Khusnul Mufaidah, 2012) Perbedaan Metodologi Penelitian dengan Metode Penelitian \u2022 Metodologi penelitian adalah suatu disiplin ilmu yang berupa peraturan, prosedur, strategi dan teknik yang digunakan dalam penelitian. \u2022 Metode penelitian adalah cara yang ditempuh untuk memecahkan masalah tertentu dalam melaksanakan kegiatan penelitian. [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":86,"featured_media":2345,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":[],"categories":[12,27,29],"tags":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/fia.ub.ac.id\/lama\/rsc\/de\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2343"}],"collection":[{"href":"https:\/\/fia.ub.ac.id\/lama\/rsc\/de\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/fia.ub.ac.id\/lama\/rsc\/de\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fia.ub.ac.id\/lama\/rsc\/de\/wp-json\/wp\/v2\/users\/86"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fia.ub.ac.id\/lama\/rsc\/de\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=2343"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/fia.ub.ac.id\/lama\/rsc\/de\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2343\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fia.ub.ac.id\/lama\/rsc\/de\/wp-json\/wp\/v2\/media\/2345"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/fia.ub.ac.id\/lama\/rsc\/de\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=2343"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/fia.ub.ac.id\/lama\/rsc\/de\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=2343"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/fia.ub.ac.id\/lama\/rsc\/de\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=2343"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}