{"id":2085,"date":"2015-09-21T01:07:02","date_gmt":"2015-09-21T01:07:02","guid":{"rendered":"http:\/\/rsc.ub.ac.id\/?p=2085"},"modified":"2015-09-21T01:07:02","modified_gmt":"2015-09-21T01:07:02","slug":"resume-upgrading-pendamping-ii","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/fia.ub.ac.id\/lama\/rsc\/de\/info-kegiatan\/resume-upgrading-pendamping-ii.html","title":{"rendered":"Resume Upgrading Pendamping II"},"content":{"rendered":"<p>Halooo keluarga RSC, buat para pendamping cantik dan ganteng yang kemarin berhalangan hadir di upgrading pendamping RSC, berikut resumenya yaa, selamat membaca \ud83d\ude42<\/p>\n<p>RESUME UPGARADING PENDAMPINGAN 2<br \/>\nDOV, Teknik Sampling dan Statistik Deskriptif<br \/>\nOleh: Ria Wijayaningsih dan Nelly Sulistyani Putri<\/p>\n<p>Jenis penelitian deskriptif adalah menggambarkan lebih teliti ciri-ciri sesuatu, menentukan frekuensi terjadinya sesuatu, memberikan gambaran tentang suatu gejala, suatu masyatakat tertentu.<\/p>\n<p>Populasi dan Sampel.<br \/>\nPopulasi (universe): keseluruhan dari obyek yang dibatasi oleh kriteria tertentu misalnya mahasiswa FIA UB. Sedangkan sampel adalah sebagian dari populasi (subset) yang karakteristiknya akan diselidiki, dan dianggap bisa mewakili keseluruhan populasi. Pengambilan sampel sangat diperlukan karena Jumlah populasi sangat banyak sehingga membutuhkan biaya, waktu, dan tenaga yang sangat banyak pula, pengambilan sampel merupakan satu-satunya jalan yang harus dipilih (tidak mungkin untuk mempelajari seluruh populasi).<\/p>\n<p>Teknik Sampling<br \/>\nTeknik Sampling dibagi menjadi dua yaitu probability sampling dan non probability sampling. Probability sampling meliputi simple random sampling, proportionate stratified random sampling, disproportionate stratified random sampling, dan cluster sampling. Non probability sampling meliputi sampling sistematis, sampling kuota, sampling incidental, pruporsive sampling, sampling jenuh, dan snowbol sampling.<\/p>\n<p>Menentukan Ukuran Sampel<br \/>\nMakin besar jumlah sampel  mendekati populasi, maka peluang kesalahan generalisasi semakin kecil  dan sebaliknya makin kecil jumlah sampel menjauhi populasi, maka makin besar kesalahan generalisasi. Rumus yang digunakan untuk menghitung ukuran sampel adalah Cochran, cohen, machine, Maholtra.<\/p>\n<p>Materi: Fokus dan Informan<br \/>\nOleh : Muhammad Ikhwanus<\/p>\n<p>Penentuan Fokus<br \/>\nPembatasan masalah ialah usaha untuk menentukan batasan dari masalah penelitian yang akan diteliti.<br \/>\nUntuk menentukan focus penelitian terdapat tempat alternative yaitu menetapkan focus yang disarankan informan, menentukan focus berdasarkan domain-domain tertentu organizing domain, menetapkan focus yang memiliki nilai temuan untuk pengembangan iptek, menetapkan fokus berdasarkan permasalahan yang terkait dengan teori-teori yang ada.<br \/>\nPemilihan Informan<br \/>\nInforman dalam penelitian adalah orang atau pelaku yang benar-benartahu dan menguasai masalah, serta terlibat lansung dengan masalah penelitian.<br \/>\nPertimbangan dalam Menentukan Key Informan<br \/>\n1.\tSubyek telah cukup lama dan intensif menyatu dengan kegiatan yang menjadi informasi<br \/>\n2.\tSubyek masih terlibat secara penuh\/ aktif pada lingkungan atau kegiatan yang menjadi perhatian peneliti<br \/>\n3.\tSubyek mempunyai cukup banyak waktu atau kesempatan untuk diwawancarai.<br \/>\nProsedur pemilihan informan yang terpenting adalah bagaimana menentukan informan kunci (key informan) atau situasi social tertentu yang syarat informasi sesuai dengan focus peneltian<\/p>\n<p>Reduksi Data<br \/>\nReduksi data adalah proses analisis untuk memilih, memusatkan perhatian, meyederhanakan, mengabstraksikan serta mentransformasikan data yang muncul dari catatan-catatan lapangan.<br \/>\nCara mereduksi yaitu memilih data yang dianggap penting membuat kategori data, dan mengelompokkan data dalam setiap kategori.<br \/>\nPenyajian data yaitu sebagai sekumpulan informasi tersusun yang memberikan kemungkinan adanya penarikan kesimpulan.<br \/>\nPenarikan Kesimpulan dan Verifikasi<br \/>\nKesimpulan awal yang dikemukan masih bersifat sementara dan akan berubah bila ditemukan bukti-bukti kuat yang mendukung tahap pengumpulan data berikutnya.<br \/>\nProses untuk mendapatkan bukti-bukti inilah yang disebut sebagai verifikasi data<br \/>\nApabila kesimpulan yang dikemukakan pada tahap awal didukung oleh bukti-bukti yang kuat dalam arti konsisten dengan kondisi yang ditemukan saat peneliti kembali kelapangan maka kesimpulan yang diperoleh merupakan kesimpulan yang kredibel.<br \/>\nUji keabsahan data (uji kredibilitas)<br \/>\nDalam penelitian kualitatif temuan atau data dinyatakan valid apabila tidak ada perbedaan antara yang dilaporkan peneliti dengan apa yang sesungguhnya terjadi pada objek yang diteliti.<br \/>\nUji kredibilitas data atau kepercayaan terhadap data hasil penelitian kualitatif antara lain dilakukan dengan perpanjangan pengamatan, peningkatan ketekunan dalam penelitian, dan triangulasi.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Halooo keluarga RSC, buat para pendamping cantik dan ganteng yang kemarin berhalangan hadir di upgrading pendamping RSC, berikut resumenya yaa, selamat membaca \ud83d\ude42 RESUME UPGARADING PENDAMPINGAN 2 DOV, Teknik Sampling dan Statistik Deskriptif Oleh: Ria Wijayaningsih dan Nelly Sulistyani Putri Jenis penelitian deskriptif adalah menggambarkan lebih teliti ciri-ciri sesuatu, menentukan frekuensi terjadinya sesuatu, memberikan gambaran [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":86,"featured_media":0,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":[],"categories":[12,43,29,37,38],"tags":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/fia.ub.ac.id\/lama\/rsc\/de\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2085"}],"collection":[{"href":"https:\/\/fia.ub.ac.id\/lama\/rsc\/de\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/fia.ub.ac.id\/lama\/rsc\/de\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fia.ub.ac.id\/lama\/rsc\/de\/wp-json\/wp\/v2\/users\/86"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fia.ub.ac.id\/lama\/rsc\/de\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=2085"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/fia.ub.ac.id\/lama\/rsc\/de\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2085\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/fia.ub.ac.id\/lama\/rsc\/de\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=2085"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/fia.ub.ac.id\/lama\/rsc\/de\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=2085"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/fia.ub.ac.id\/lama\/rsc\/de\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=2085"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}