{"id":1555,"date":"2015-02-14T15:22:13","date_gmt":"2015-02-14T15:22:13","guid":{"rendered":"http:\/\/rsc.ub.ac.id\/?p=1555"},"modified":"2015-02-14T15:22:13","modified_gmt":"2015-02-14T15:22:13","slug":"teknik-sampling-dan-dov-pemateri-yohan-irawan-2010","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/fia.ub.ac.id\/lama\/rsc\/de\/kelas-metpen\/teknik-sampling-dan-dov-pemateri-yohan-irawan-2010.html","title":{"rendered":"TEKNIK SAMPLING dan DOV  (Pemateri: Yohan Irawan, 2010)"},"content":{"rendered":"<p><strong>TEKNIK SAMPLING dan DOV<\/strong><\/p>\n<p><strong>(Pemateri: Yohan Irawan, 2010)<\/strong><\/p>\n<ol>\n<li>Populasi adalah keseluruhan unit atau individu dalam ruang lingkup yang ingin diteliti.<\/li>\n<li>Populasi sasaran adalah keseluruhan individu dalam area\/wilayah\/lokasi\/kurun waktu yang sesuai dengan tujuan penelitian<\/li>\n<li>Populasi sampel adalah keseluruhan individu yang akan menjadi satuan analisis dalam populasi yang layak dan sesuai untuk dijadikan sampel penelitian<\/li>\n<li>Kerangka Sampel adalah seluruh daftar individu atau unit yang menjadi satuan analisis pada populasi dan akan diambil sampelnya<\/li>\n<li>Sampel adalah bagian anggota populasi yang dipilih melalui prosedur tertentu sehingga dapat mewakili populasi.<\/li>\n<\/ol>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Contoh :<\/p>\n<table width=\"100%\">\n<tbody>\n<tr>\n<td>D<\/td>\n<\/tr>\n<\/tbody>\n<\/table>\n<table width=\"100%\">\n<tbody>\n<tr>\n<td>C<\/td>\n<\/tr>\n<\/tbody>\n<\/table>\n<table width=\"100%\">\n<tbody>\n<tr>\n<td>B<\/td>\n<\/tr>\n<\/tbody>\n<\/table>\n<table width=\"100%\">\n<tbody>\n<tr>\n<td>A<\/td>\n<\/tr>\n<\/tbody>\n<\/table>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Keterangan:<\/p>\n<p>A : Kota Malang ( populasi )<\/p>\n<p>B : Pengusaha ( populasi sasaran )<\/p>\n<p>C :Berkaitan dengan surat ijin, produk yang dihasilkan ( kerangka sampel )<\/p>\n<p>D : Pengusaha rokok ( sampel )<\/p>\n<p>Sampling merupakan hal yang penting karena dengan sampling kita dapat mengetahui data yang akurat. Dan sampling\u00a0 dapat digunakan ketika :<\/p>\n<ol>\n<li>Ketidakmungkinan mengamati seluruh anggota populasi<\/li>\n<li>Pengamatan seluruh populasi dapat bersifat merusak<\/li>\n<li>Menghemat waktu, biaya, dan tenaga<\/li>\n<li>Mampu memberikan informasi yang lebih menyeluruh dan dalam.<\/li>\n<\/ol>\n<p>Ada 7 sumber kesalahan dalam sampling antara lain :<\/p>\n<ol>\n<li>Variasi acak<\/li>\n<li>Kesalahan spesifikasi<\/li>\n<li>Kesalahan penentuan responden<\/li>\n<li>Kesalahan karena ketidaklengkapan cakupan daftar unsur populasi (kerangka populasi)<\/li>\n<li>Kesalahan karena ketidaklengkapan respon<\/li>\n<li>Kesalahan penarikan sampel<\/li>\n<li>Kesalahan pengukuran<\/li>\n<\/ol>\n<p>Teknik sampling di bagi menjadi 2 yaitu probabilitas\u00a0 ( semua bisa menjadi sampel ) dan non probabilitas.<\/p>\n<ol>\n<li>Probabilitas<\/li>\n<li>Acak sederhana<\/li>\n<\/ol>\n<ul>\n<li>Sampel diambil secara acak tanpa memperhatikan strata<\/li>\n<li>Populasi harus homogen<\/li>\n<\/ul>\n<ol start=\"2\">\n<li>Acak berstrata sederhana<\/li>\n<\/ol>\n<ul>\n<li>Berstrata proporsional<\/li>\n<li>Jika populasi tidak homogeny dan berstrata dengan jumlah yang proporsional<\/li>\n<li>Berstrata disproporsional<\/li>\n<li>Jika populasi tidak homogeny dan berstrata tetapi jumlahnya tidak proporsional.<\/li>\n<\/ul>\n<ol start=\"3\">\n<li>Cluster \/ area sampling<\/li>\n<\/ol>\n<ul>\n<li>Untuk menentukan sampel pada objek penelitian yang sangat luas<\/li>\n<li>Sampling dilakukan secara berstrata dari tiap area<\/li>\n<\/ul>\n<ol>\n<li>Non Probabilitas<\/li>\n<li>Sampling sistematis<\/li>\n<\/ol>\n<ul>\n<li>Berdasarkan urutan dari anggota populasi yang telah diberi nomor urut<\/li>\n<li>Populasi harus homogen<\/li>\n<\/ul>\n<ol start=\"2\">\n<li>Sampling quota<\/li>\n<\/ol>\n<ul>\n<li>Digunakan untuk data berkaitan dengan demografi<\/li>\n<li>Dilakukan dengan 2 tahap yaitu menentukan kategori kontrol dan menentukan proporsisi masing-masing kategori<\/li>\n<\/ul>\n<ol start=\"3\">\n<li>Judgment \/purposive<\/li>\n<\/ol>\n<ul>\n<li>Sampel berdasarkan criteria yang telah ditentukan oleh peneliti<\/li>\n<\/ul>\n<ol start=\"4\">\n<li>Insidental<\/li>\n<\/ol>\n<ul>\n<li>Berdasarkan kebetulan, siapa saja yang ditemui oleh responden di situs penelitian<\/li>\n<li>Populasi harus homogeny<\/li>\n<\/ul>\n<ol start=\"5\">\n<li>Sampel jenuh<\/li>\n<\/ol>\n<ul>\n<li>Digunakan jika populasi relative kecil<\/li>\n<li>Jika peneliti ingin membuat generalisasi dengan taraf kesalahan sangat kecil<\/li>\n<\/ul>\n<ol start=\"6\">\n<li>Snowball sampling<\/li>\n<\/ol>\n<ul>\n<li>Dilakukan secara berantai, dimulai dari ukuran sampel terkecil dan terus bertambah hingga data jenuh<\/li>\n<li>Bisa digunakan pada penelitian kualitaitif<\/li>\n<\/ul>\n<p>Untuk menentukan ukuran sampel dapat dilakukan deengan cara :<\/p>\n<ol>\n<li>Bisa menggunakan rumus Isaac dan Michael<\/li>\n<li>Jumlah sampel berdasarkan taraf kesalahan yang dikehendaki peneliti<\/li>\n<li>Bisa menggunakan rumus Solvin<\/li>\n<li>Jika populasi tidak diketahui dan bila sampel terbagi menjadi beberapa kelompok, maka jumlah sampel tiap kategori minimal 30.<\/li>\n<\/ol>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>TEKNIK SAMPLING dan DOV (Pemateri: Yohan Irawan, 2010) Populasi adalah keseluruhan unit atau individu dalam ruang lingkup yang ingin diteliti. Populasi sasaran adalah keseluruhan individu dalam area\/wilayah\/lokasi\/kurun waktu yang sesuai dengan tujuan penelitian Populasi sampel adalah keseluruhan individu yang akan menjadi satuan analisis dalam populasi yang layak dan sesuai untuk dijadikan sampel penelitian Kerangka Sampel [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":86,"featured_media":0,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":[],"categories":[20],"tags":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/fia.ub.ac.id\/lama\/rsc\/de\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1555"}],"collection":[{"href":"https:\/\/fia.ub.ac.id\/lama\/rsc\/de\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/fia.ub.ac.id\/lama\/rsc\/de\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fia.ub.ac.id\/lama\/rsc\/de\/wp-json\/wp\/v2\/users\/86"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fia.ub.ac.id\/lama\/rsc\/de\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1555"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/fia.ub.ac.id\/lama\/rsc\/de\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1555\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/fia.ub.ac.id\/lama\/rsc\/de\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1555"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/fia.ub.ac.id\/lama\/rsc\/de\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1555"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/fia.ub.ac.id\/lama\/rsc\/de\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1555"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}