{"id":304,"date":"2014-05-12T14:58:54","date_gmt":"2014-05-12T07:58:54","guid":{"rendered":"http:\/\/fia.ub.ac.id\/lama\/lkp3\/?p=304"},"modified":"2014-05-23T12:39:10","modified_gmt":"2014-05-23T05:39:10","slug":"diklat-penyusunan-rpjmd","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/fia.ub.ac.id\/lama\/lkp3\/de\/berita\/diklat-penyusunan-rpjmd.html","title":{"rendered":"Diklat Penyusunan RPJMD"},"content":{"rendered":"<h1 style=\"text-align: center\"><strong>Apa itu RPJMD?<\/strong><\/h1>\n<div class=\"entry-content\">\n<p style=\"text-align: justify\"><b><b>RPJMD (<\/b><\/b><b><b> <\/b>Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah)\u00a0 <\/b>merupakan dokumen perencanaan pembangunan daerah untuk\u00a0 jangka periode selama 5 ( lima ) tahunan\u00a0 yang berisi\u00a0 penjabaran dari visi , misi , dan program kepala daerah dengan berpedoman pada RPJP Daerah serta memperhatikan RPJM Nasional . ( <i>Pasal 1 Angka 4 <strong>UU Nomor 17 Tahun 2007<\/strong> Tentang &#8220; Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional<\/i> <i>Tahun 2005-2025 &#8220; ).<\/i><\/p>\n<p style=\"text-align: center\"><a href=\"http:\/\/fia.ub.ac.id\/lama\/lkp3\/wp-content\/uploads\/sites\/5\/2014\/05\/DSC_1318.jpg\"><img decoding=\"async\" loading=\"lazy\" class=\"alignnone wp-image-305 \" src=\"http:\/\/fia.ub.ac.id\/lama\/lkp3\/wp-content\/uploads\/sites\/5\/2014\/05\/DSC_1318-1024x682.jpg\" alt=\"DSC_1318\" width=\"516\" height=\"343\" srcset=\"https:\/\/fia.ub.ac.id\/lama\/lkp3\/wp-content\/uploads\/sites\/5\/2014\/05\/DSC_1318-1024x682.jpg 1024w, https:\/\/fia.ub.ac.id\/lama\/lkp3\/wp-content\/uploads\/sites\/5\/2014\/05\/DSC_1318-300x200.jpg 300w\" sizes=\"(max-width: 516px) 100vw, 516px\" \/><\/a><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">RPJMD menekankan tentang pentingnya menterjemahkan secara arif tentang visi , misi , dan agenda Kepala Daerah terpilih dalam tujuan , sasaran , strategi dan kebijakan pembangunan yang merespon kebutuhan dan aspirasi masyarakat serta kesepakatan tentang tolok ukur kinerja untuk mengukur keberhasilan pembangunan daerah dalam 5 tahun ke depan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Mengacu pada UU 25\/2004, penyusunan RPJMD perlu untuk memenuhi prinsip-prinsip sebagai berikut:<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><strong>1.Strategis<\/strong><br \/>\nRPJMD harus erat kaitannya dengan proses penetapan kearah mana daerah akan diarahkan pengembangannya dan apa yang hendak dicapai dalam 5 tahun mendatang , bagaimana mencapainya , dan langkah-langkah strategis apa yang perlu dilakukan untuk mencapai tujuan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><strong>2.Demokratis dan Partisipatif<\/strong><br \/>\nPenyusunan RPJMD perlu dilaksanakan secara transparan , akuntabel , dan melibatkan masyarakat ( dan seluruh stakeholder ) dalam pengambilan keputusan perencanaan di semua tahapan perencanaan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><strong>3.Politis<\/strong><br \/>\nBahwa penyusunan RPJMD\u00a0 perlu melibatkan proses konsultasi dengan kekuatan politik , terutama Kepala Daerah Terpilih dengan DPRD.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><strong>4.Perencanaan Bottom-up<\/strong><br \/>\nAspirasi dan kebutuhan masyarakat perlu untuk diperhatikan dalam penyusunan RPJMD.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><strong>5.Perencanaan Top Down<\/strong><br \/>\nBahwa proses penyusunan RPJMD perlu adanya\u00a0 sinergi dengan rencana strategis di atasnya yaitu RPJPD dan RPJM Nasional.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">\u00a0<strong>Kerangka Analisis RPJMD<\/strong><br \/>\nUntuk memperoleh konsistensi dan keterpaduan antara perencanaan jangka menengah , perencanaan dan penganggaran tahunan , RPJMD perlu menggunakan kerangka analisis dan program yang serupa dengan kerangka program <strong>RKPD , Renja SKPD , Kebijakan Umum Anggaran ,dan APBD<\/strong>.Kerangka analisis yang diusulkan untuk RPJMD adalah menggunakan pembagian fungsi , urusan wajib , dan urusan pilihan pemerintah daerah. Adapun fungsi Pemda meliputi: <strong>pelayanan umum , ketertiban dan keamanan , ekonomi , lingkungan hidup , perumahan dan fasilitas umum , kesehatan , pariwisata dan budaya , pendidikan , dan perlindungan sosial.<\/strong><\/p>\n<p><strong>Proses Penyusunan RPJMD<\/strong><br \/>\nTerdapat 3 alur spesifik dalam penyusunan RPJMD , yaitu alur proses teknokratis strategis , alur partisipatif , dan alur proses legislasi dan politik. Ke 3 alur proses tersebut menghendaki pendekatan yang berbeda , namun saling berinteraksi satu sama lain untuk menghasilkan RPJMD yang terpadu.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><strong>Alur Proses Strategis<\/strong><br \/>\nmerupakan dominasi para perencana daerah dan pakar perencanaan daerah. Alur ini ditujukan untuk menghasilkan informasi ,analisis , proyeksi , alternatif-alternatif tujuan , strategi, kebijakan , dan program sesuai kaidah teknis perencanaan yang diharapkan dapat memberikan masukan bagi alur proses partisipatif.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><strong>Alur proses partisipatif<\/strong><br \/>\nmerupakan alur bagi keterlibatan masyarakatdalam proses perencanaan daerah . Alur ini merupakan serangkaian public participatory atau participatory planning event untuk menghasilkan konsensus dan kesepakatan atas tahap-tahap penting dalam pengambilan keputusan perencanaan. Alur ini merupakan wahana bagi stakholder LSM , CSO , atau CBO untuk memberikan kontribusi yang afektif pada setiap kesempatan\u00a0 even perencanaan partisipatif , kemudian mengkaji ulang dan mengevaluasi hasil-hasil proses alur strategis.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><strong>Alur Legislasi dan Politis<\/strong><br \/>\nmerupakan alur proses konsultasi dengan DPRD untuk menghasilkan Perda RPJMD. Pada alur ini diharapkan DPRD dapat memberikan kontribusi poemikirannya , review dan evaluasi atas hasil-hasil dari proses alur strategis maupun proses alur partisipatif.<\/p>\n<p style=\"text-align: center\"><span class=\"a\">\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: center\"><strong>Gallery Selengkapnya kunjungi :<\/strong><\/p>\n<h2 style=\"text-align: center\"><a title=\"Facebook LKP3 Fia UB\" href=\"https:\/\/www.facebook.com\/Lkp3Fia\" target=\"_blank\">Facebook LKP3 Fia UB<\/a><\/h2>\n<p style=\"text-align: center\"><strong>Info Terbaru Mengenai LKP3<\/strong><\/p>\n<h2 style=\"text-align: center\"><a title=\"twitter lkp3\" href=\"https:\/\/twitter.com\/LKP3_FIA\" target=\"_blank\">Follow Twitter @Lkp3_FIA<\/a><\/h2>\n<h3 style=\"text-align: center\"><\/h3>\n<\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Apa itu RPJMD? RPJMD ( Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah)\u00a0 merupakan dokumen perencanaan pembangunan daerah untuk\u00a0 jangka periode selama 5 ( lima ) tahunan\u00a0 yang berisi\u00a0 penjabaran dari visi , misi , dan program kepala daerah dengan berpedoman pada RPJP Daerah serta memperhatikan RPJM Nasional . ( Pasal 1 Angka 4 UU Nomor 17 Tahun [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":20,"featured_media":0,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":[],"categories":[1],"tags":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/fia.ub.ac.id\/lama\/lkp3\/de\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/304"}],"collection":[{"href":"https:\/\/fia.ub.ac.id\/lama\/lkp3\/de\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/fia.ub.ac.id\/lama\/lkp3\/de\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fia.ub.ac.id\/lama\/lkp3\/de\/wp-json\/wp\/v2\/users\/20"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fia.ub.ac.id\/lama\/lkp3\/de\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=304"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/fia.ub.ac.id\/lama\/lkp3\/de\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/304\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/fia.ub.ac.id\/lama\/lkp3\/de\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=304"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/fia.ub.ac.id\/lama\/lkp3\/de\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=304"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/fia.ub.ac.id\/lama\/lkp3\/de\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=304"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}