{"id":7531,"date":"2018-10-25T09:34:05","date_gmt":"2018-10-25T02:34:05","guid":{"rendered":"http:\/\/fia.ub.ac.id\/lama\/?p=7531"},"modified":"2022-03-22T16:32:42","modified_gmt":"2022-03-22T09:32:42","slug":"inovasi-sampah-antar-mahasiswa-fia-raih-gold-award-ajang-internasional","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/fia.ub.ac.id\/lama\/en\/blog\/berita\/inovasi-sampah-antar-mahasiswa-fia-raih-gold-award-ajang-internasional.html","title":{"rendered":"Inovasi Sampah Antar Mahasiswa FIA Raih Gold Award Ajang Internasional"},"content":{"rendered":"<p>Prestasi membanggakan kembali diraih oleh mahasiswa Fakultas Ilmu Administrasi (FIA) Universitas Brawijaya (UB). Pasalnya, Regita Nurina Salsabila dari Program Studi Administrasi Publik 2016 berhasil meraih Gold Award dalam ajang International Invention &amp; Innovation Competition yang diadakan di Malaysia, 20 Oktober 2018 melalui ide dalam berinovasi tentang sampah.<\/p>\n<p>Menilik tentang Indonesia sebagai penghasil sampah plastik kedua terbesar di dunia, Regita bermaksud untuk membuat ionovasi guna mengurangi dampak dari hal tersebut dengan membuat sebuah platform sampahinaja.com. Bersama keempat temannya dari lintas jurusan di UB, Regita membuat konsep platformnya dengan menghubungkan antara pemulung dengan orang-orang yang hendak menjual sampahnya.<\/p>\n<div id=\"attachment_7533\" style=\"width: 778px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><a href=\"http:\/\/fia.ub.ac.id\/lama\/wp-content\/uploads\/2018\/10\/9dbeb1ca-cf45-4aaa-bcf6-4425e430e61b.jpg\"><img aria-describedby=\"caption-attachment-7533\" decoding=\"async\" loading=\"lazy\" class=\"wp-image-7533 size-large\" src=\"http:\/\/fia.ub.ac.id\/lama\/wp-content\/uploads\/2018\/10\/9dbeb1ca-cf45-4aaa-bcf6-4425e430e61b-768x1024.jpg\" alt=\"\" width=\"768\" height=\"1024\" srcset=\"https:\/\/fia.ub.ac.id\/lama\/wp-content\/uploads\/2018\/10\/9dbeb1ca-cf45-4aaa-bcf6-4425e430e61b-768x1024.jpg 768w, https:\/\/fia.ub.ac.id\/lama\/wp-content\/uploads\/2018\/10\/9dbeb1ca-cf45-4aaa-bcf6-4425e430e61b-225x300.jpg 225w, https:\/\/fia.ub.ac.id\/lama\/wp-content\/uploads\/2018\/10\/9dbeb1ca-cf45-4aaa-bcf6-4425e430e61b.jpg 780w\" sizes=\"(max-width: 768px) 100vw, 768px\" \/><\/a><p id=\"caption-attachment-7533\" class=\"wp-caption-text\">Regita Nurina Salsabila<\/p><\/div>\n<p>\u201cPlatform kami berbasis techno socio preneur yang lebih memfokuskan kepada wirausaha dan bentuk pengabdian kepada masyarakat,\u201d Jelas Rere, sapaan akrabnya.<\/p>\n<p>Ia menambahkan bahwa kota tempat ia tinggal saat ini, yaitu Malang, sudah memiliki berbagai inovasi untuk menanggulangi dan memanfaatkan sampah. Namun, pemerintah berdalih untuk selalu menyemangati agara pemuda di Malang agar dapat berpikir kreatif terhadap permasalahan tersebut.<\/p>\n<p>\u201cBanyak dari orang2 memilih malang sebagai tempat singgahnya, dikarenakan untuk berkuliah maupun kerja. Jika tingkat pertumbuhan dari Malang bertambah, sampahpun juga,\u201d Tukas Rere.<\/p>\n<p>Walaupun sebuah platform, tim telah mendapat investasi dari salah satu perusahaan IT ternama di Indonesia berkat Gold Award kategori High Institutional &#8211; <em>Science, Engineering and Technology<\/em> yang mereka dapatkan pada ajang internasional tersebut.<\/p>\n<p>\u201cSemoga sampahinaja.com bisa jadi platform yang dapat memberikan banyak manfaat untuk lingkungan dan bisa mengurangi tingkat produktivitas sampah di Indonesia,\u201d Tambah Rere kepada tim PSIK FIA UB.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Prestasi membanggakan kembali diraih oleh mahasiswa Fakultas Ilmu Administrasi (FIA) Universitas Brawijaya (UB). Pasalnya, Regita Nurina Salsabila dari Program Studi Administrasi Publik 2016 berhasil meraih Gold Award dalam ajang International Invention &amp; Innovation Competition yang diadakan di Malaysia, 20 Oktober&hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":60,"featured_media":7532,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":[],"categories":[1],"tags":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/fia.ub.ac.id\/lama\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7531"}],"collection":[{"href":"https:\/\/fia.ub.ac.id\/lama\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/fia.ub.ac.id\/lama\/en\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fia.ub.ac.id\/lama\/en\/wp-json\/wp\/v2\/users\/60"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fia.ub.ac.id\/lama\/en\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=7531"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/fia.ub.ac.id\/lama\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7531\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":53988,"href":"https:\/\/fia.ub.ac.id\/lama\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7531\/revisions\/53988"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fia.ub.ac.id\/lama\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media\/7532"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/fia.ub.ac.id\/lama\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=7531"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/fia.ub.ac.id\/lama\/en\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=7531"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/fia.ub.ac.id\/lama\/en\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=7531"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}