/var/www/katalog/lib/SearchEngine/DefaultEngine.php:610 "Search Engine Debug 🔎 🪲"
Engine Type ⚙️: "SLiMS\SearchEngine\DefaultEngine"
SQL ⚙️: array:2 [ "count" => "select count(distinct b.biblio_id) from biblio as b left join mst_publisher as mp on b.publisher_id=mp.publisher_id left join mst_place as mpl on b.publish_place_id=mpl.place_id where b.opac_hide=0 and (b.biblio_id in(select bt.biblio_id from biblio_topic as bt left join mst_topic as mt on bt.topic_id=mt.topic_id where mt.topic like ?))" "query" => "select b.biblio_id, b.title, b.image, b.isbn_issn, b.publish_year, mp.publisher_name as `publisher`, mpl.place_name as `publish_place`, b.labels, b.input_date, b.edition, b.collation, b.series_title, b.call_number from biblio as b left join mst_publisher as mp on b.publisher_id=mp.publisher_id left join mst_place as mpl on b.publish_place_id=mpl.place_id where b.opac_hide=0 and (b.biblio_id in(select bt.biblio_id from biblio_topic as bt left join mst_topic as mt on bt.topic_id=mt.topic_id where mt.topic like ?)) order by b.last_update desc limit 10 offset 0" ]
Bind Value ⚒️: array:1 [ 0 => "%E-Procurement%" ]
Latar belakang penelitian ini adalah peran kepemimpinan dalam menciptakan layanan yang baik. Unit Pengelola Pengadaan Barang dan Jasa dalam menyediakan barang dan jasa diwajibkan menerapkan sistem pengadaan berbasis elektronik (e-procurement). Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran kepemimpinan yang transformasional dalam pelayanan pengadaan barang/jasa berbasis elektronik. Peneli…
With existence of e-Procurement as part of e-Government , it is expected to be able to realize the efficiency and effectiveness of the procurement of goods and services at the Jayawijaya Regency UKPBJ Office. This system is expected to be able to help accelerate development in Jayawijaya Regency so that it does not lag far behind other regions.
E-Procurement dilatarbelakangi oleh pengadaan barang dan jasa secara konvensional yang dinilai kurang efektif dan efisien oleh pemerintah. Untuk itu, pemerintah selalu melakukan perubahan ke arah yang lebih baik, dengan merevisi Peraturan Presiden Nomor 54 Tahun 2010 sebanyak 5 kali, yang akhirnya ditahun ini menjadi Peraturan Presiden Nomor 16 Tahun 2018. Kebijakan ini dianggap mampu menyempur…
E-procurement policy is top-down policy model from central government. Therefore, the government of Indonesia issued some regulations and guidelines to implement this policy.
Pelaksanaan pengadaan barang/jasa pemerintah secara elektronik (e-Procurement) merupakan inovasi pemerintah dalam pelayanan publik bertujuan meningkatkan efisiensi, efektifitas, transparansi dan akuntabilitas dalam pengadaan barang/jasa, yang dilakukan pada portal pengadaan nasional dan diselenggarakan serta dikelola oleh LPSE