/var/www/katalog/lib/SearchEngine/DefaultEngine.php:610 "Search Engine Debug 🔎 🪲"
Engine Type ⚙️: "SLiMS\SearchEngine\DefaultEngine"
SQL ⚙️: array:2 [ "count" => "select count(distinct b.biblio_id) from biblio as b left join mst_publisher as mp on b.publisher_id=mp.publisher_id left join mst_place as mpl on b.publish_place_id=mpl.place_id where b.opac_hide=0 and (b.biblio_id in(select bt.biblio_id from biblio_topic as bt left join mst_topic as mt on bt.topic_id=mt.topic_id where mt.topic like ?))" "query" => "select b.biblio_id, b.title, b.image, b.isbn_issn, b.publish_year, mp.publisher_name as `publisher`, mpl.place_name as `publish_place`, b.labels, b.input_date, b.edition, b.collation, b.series_title, b.call_number from biblio as b left join mst_publisher as mp on b.publisher_id=mp.publisher_id left join mst_place as mpl on b.publish_place_id=mpl.place_id where b.opac_hide=0 and (b.biblio_id in(select bt.biblio_id from biblio_topic as bt left join mst_topic as mt on bt.topic_id=mt.topic_id where mt.topic like ?)) order by b.last_update desc limit 10 offset 500" ]
Bind Value ⚒️: array:1 [ 0 => "%publik%" ]
Pertumbuhan teknologi informasi telah membawa perubahan bagi perkembangan dunia bisnis.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penyelenggaraan pelayanan perizinan terpadu (BP2T) Kota malang (Studi Tenteang Kinerja Pelayanan Perizinan Terpadu). dalam penelitian ini untuk mewujudkan kualitias pelayanan yang baik di pengaruhi oleh tiga faktor yaitu: input, proses, dan output.
Legislasi atau proses pembentukan undang-undang merupakan proses politik, yang tidak hanya diwarnai oleh unsur normatif, tetapi juga sikap dasar seorang legislator dalam menentukan pilihan-pilihan politiknya sebagai suatu keputusan. Publik Choice Theory sebagai teori hukum menghadirkan alternatif cara dalam melakukan analisa terhadap suatu proses pembentukan undang-undang.
Banyaknya keluhan masyarakat pengguna jasa akan buruknya kinerja organisasi birokrasi publik, yang merupakan sumber dari kelambanan, pungli, in-efisiensi, diskriminasi, tidak responsif dan sebagainya dalam memberikan publik.