FADEL MUHAMMAD RESOURCE CENTER

  • Beranda
  • Informasi
  • Berita
  • Bantuan
  • Pustakawan
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
Image of PENGARUH GREEN MARKETING COMMUNICATION DAN BRAND CREDIBILITY MELALUI MEDIASI ENVIRONMENTAL ATTITUDES TERHADAP PURCHASE INTENTION  SURVEI PADA ARC INNOVAC NEELAM ACEH)
Penanda Bagikan

Texts

PENGARUH GREEN MARKETING COMMUNICATION DAN BRAND CREDIBILITY MELALUI MEDIASI ENVIRONMENTAL ATTITUDES TERHADAP PURCHASE INTENTION SURVEI PADA ARC INNOVAC NEELAM ACEH)

Syavira, Meutia - Nama Orang;

RINGKASAN

Meutia Syavira, 2025. Pengaruh Green Marketing Communication Dan Brand
Credibility Melalui Mediasi Environmental Attitudes Terhadap Purchase
Intention (Survei Pada INNOVAC Neelam Aceh). Dosen pembimbing pertama :
Mohammad Iqbal, S.Sos., MIB., DBA. Anggota: Yusri Abdillah, S.Sos, M.Si., Ph.D.

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap
isu keberlanjutan dan pentingnya strategi komunikasi yang mampu membentuk
intensi pembelian terhadap produk ramah lingkungan. Fokus kajian diarahkan
pada followers akun Instagram INNOVAC Neelam Aceh, yang merupakan
representasi dari komunitas digital dengan pengetahuan dan keterlibatan aktif
terhadap produk-produk berbasis minyak nilam. Penelitian ini bertujuan untuk
menguji pengaruh Green Marketing Communication (GMC) dan Brand Credibility
(BC) terhadap Purchase Intention (PI), dengan Environmental Attitude (EA)
sebagai variabel mediasi. Teori Value Belief Norm (VBN) dan Norm Activation
Theory (NAT) digunakan untuk memahami mekanisme psikologis yang mendasari
terbentuknya sikap pro-lingkungan dan keputusan mendukung produk yang
berorientasi pada keberlanjutan. Dalam konteks ini, GMC diartikan sebagai
strategi komunikasi yang secara eksplisit mengangkat nilai keberlanjutan,
sedangkan BC merepresentasikan persepsi terhadap kejujuran, integritas, dan
etika merek. EA menggambarkan orientasi sikap individu terhadap isu lingkungan
yang dipengaruhi oleh nilai-nilai yang diyakini dan norma yang diinternalisasi.
Penelitian ini menggunakan pendekatan metode deskriptif kuantitatif dengan
pendekatan explanatory research untuk menganalisis pengaruh variabel green
marketing communication dan brand credibility melalui mediasi environmental
attitudes terhadap purchase intention pada followers dari akun instagram
INNOVAC Neelam Aceh, yang melibatkan 380 responden aktif pengikut akun
Instagram INNOVAC. Analisis data dilakukan menggunakan Structural Equation
Modeling–Partial Least Squares (SEM-PLS) untuk menguji pengaruh langsung
dan tidak langsung antar variabel. Hasil analisis menunjukkan bahwa GMC dan
BC memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap EA dan PI. Pengaruh tidak
langsung juga terkonfirmasi melalui EA sebagai mediator, dengan nilai T-statistic
sebesar 3,418 (GMC, EA, PI) dan 3,221 (BC, EA, PI), yang keduanya signifikan
pada tingkat kepercayaan 95% (p < 0,05). Model struktural menunjukkan nilai R
squared (R²) sebesar 0,572 yang menandakan bahwa kombinasi GMC, BC, dan
EA mampu menjelaskan 57,2% variabilitas pada Purchase Intention. Model ini
juga memiliki predictive relevance yang kuat dengan nilai Q² sebesar 0,496, dan
Goodness of Fit sebesar 0,546 yang termasuk dalam kategori besar, menunjukkan
kelayakan model secara menyeluruh.

Temuan ini memperkuat asumsi teoritis bahwa sikap terhadap lingkungan
berperan penting sebagai jembatan antara strategi komunikasi hijau dan intensi
pembelian. Followers yang telah mengenal dan memahami nilai-nilai keberlanjutan
yang diusung oleh INNOVAC cenderung mengembangkan sikap positif terhadap
lingkungan, yang pada akhirnya mendorong intensi mereka untuk mendukung
produk berbasis minyak nilam. Oleh karena itu, komunikasi berbasis nilai,
kredibilitas merek, dan pembentukan norma pribadi menjadi kunci utama dalam
membangun loyalitas dan preferensi terhadap produk ramah lingkungan.
Implikasi praktis dari penelitian ini menyarankan agar INNOVAC terus
mengedepankan transparansi, edukasi lingkungan, serta mengembangkan narasi
lokal yang autentik sebagai strategi komunikasi utama. Strategi ini tidak hanya
memperkuat posisi merek di pasar, tetapi juga berkontribusi pada pembentukan
perilaku konsumen yang lebih berkelanjutan. Selain itu, secara akademis,
penelitian ini memperluas cakupan penerapan teori VBN dan NAT dalam konteks
pemasaran digital yang berfokus pada produk berbasis komunitas lokal dan
keberlanjutan lingkungan.

Kata Kunci: Green Marketing Communication, Brand Credibility, Environmental
Attitude, Purchase Intention

SUMMARY

Meutia Syavira, 2025. The Influence of Green Marketing Communication
and Brand Credibility through the Mediation of Environmental Attitudes on
Purchase Intention (A Survey on INNOVAC Neelam Aceh). Principal Supervisor:
Mohammad Iqbal, S.Sos., MIB., DBA. Committee Member: Yusri Abdillah, S.Sos.,
M.Si., Ph.D.

This research is motivated by the growing public awareness of
sustainability issues and the importance of communication strategies that can
shape purchase intentions toward environmentally friendly products. The study
focuses on followers of INNOVAC Neelam Aceh’s Instagram account, who
represent a digital community with knowledge and active engagement with
patchouli-based products. The research aims to examine the influence of Green
Marketing Communication (GMC) and Brand Credibility (BC) on Purchase
Intention (PI), with Environmental Attitude (EA) as a mediating variable. Theoretical
grounding is provided by the Value-Belief-Norm (VBN) theory and Norm Activation
Theory (NAT), which offer insights into the psychological mechanisms that drive
pro-environmental attitudes and decision-making in sustainable consumption. In
this context, GMC is understood as a communication strategy that explicitly
promotes sustainability values, while BC reflects perceptions of brand honesty,
integrity, and ethical commitment. EA describes an individual's attitudinal
orientation toward environmental issues, shaped by internalized values and norms.
This research adopts a descriptive quantitative approach with an
explanatory research design to analyze the influence of GMC and BC through the
mediation of EA on PI. The study involved 380 active followers of INNOVAC’s
Instagram account as respondents. Data were analyzed using Structural Equation
Modeling–Partial Least Squares (SEM-PLS) to evaluate both direct and indirect
effects between variables. The results indicate that both GMC and BC have
positive and significant effects on EA and PI. Indirect effects were also confirmed
through EA as a significant mediator, with T-statistics of 3.418 (GMC, EA, PI) and
3.221 (BC, EA, PI), both significant at the 95% confidence level (p < 0.05). The
structural model yielded an R-squared (R²) value of 0.572, indicating that the
combination of GMC, BC, and EA explains 57.2% of the variance in Purchase
Intention. The model also demonstrated strong predictive relevance with a Q² value
of 0.496 and a Goodness of Fit (GoF) of 0.546, categorized as strong, indicating
the model's overall suitability.

These findings reinforce the theoretical assumption that environmental
attitude plays a vital role in bridging green communication strategies and purchase
intention. Followers who are already aware of INNOVAC’s sustainability values
tend to develop more favorable environmental attitudes, which subsequently
enhance their intention to support patchouli-based products. Therefore, value
driven communication, brand credibility, and the internalization of personal norms
are essential elements in building loyalty and preferences toward sustainable
products. The practical implication of this research suggests that INNOVAC should
continue to prioritize transparency, environmental education, and the development
of authentic, locally rooted narratives in its communication strategies. Such efforts
not only strengthen the brand’s market positioning but also contribute to shaping
more sustainable consumer behavior. Academically, this study extends the
applicability of VBN and NAT theories within the context of digital marketing,
particularly for community-based local products grounded in sustainability.

Keywords: Green Marketing Communication, Brand Credibility, Environmental
Attitude, Purchase Intention


Ketersediaan
#
Fadel Muhammad Resource Center (Ilmu Terapan dan Teknologi) TES 658,8 SYA p 2025 K1
2026068
Tersedia namun tidak untuk dipinjamkan - No Loan
Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
TES 658,8 SYA p 2025 K1
Penerbit
Malang : Program Magister Ilmu Administrasi Bisnis Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Brawijaya Malang., 2025
Deskripsi Fisik
xx, 193 Halaman ; Ilus : 29,5 cm
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
658,8
Tipe Isi
text
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subjek
PUrchase Intention
Tesis / Thesis
Green Marketing Communication
Brand Credibility
Environmental Attitude
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
Meutia Syavira
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
Tidak Ada Data
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

FADEL MUHAMMAD RESOURCE CENTER
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

As a complete Library Management System, SLiMS (Senayan Library Management System) has many features that will help libraries and librarians to do their job easily and quickly. Follow this link to show some features provided by SLiMS.

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik
Kemana ingin Anda bagikan?