FADEL MUHAMMAD RESOURCE CENTER

  • Beranda
  • Informasi
  • Berita
  • Bantuan
  • Pustakawan
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
Image of PENGARUH JOB CHARACTERISTIC, PERCEIVED ORGANIZATIONAL SUPPORT DAN PERSON-ENVIRONMENT FIT TERHADAP JOB SATISFACTION YANG BERDAMPAK PADA JOB SEARCH BEHAVIOR : Studi pada karyawan Generasi Z Startup Kota Malang
Penanda Bagikan

Texts

PENGARUH JOB CHARACTERISTIC, PERCEIVED ORGANIZATIONAL SUPPORT DAN PERSON-ENVIRONMENT FIT TERHADAP JOB SATISFACTION YANG BERDAMPAK PADA JOB SEARCH BEHAVIOR : Studi pada karyawan Generasi Z Startup Kota Malang

Laksitaningtyas , Vincentia Olivia Kenya - Nama Orang;

RINGKASAN

Vincentia Olivia Kenya Laksitaningtyas, 2025. Program Magister
Administrasi Bisnis. Universitas Brawijaya. "Pengaruh Job Characteristic,
Perceived Organizational Support Dan Person Environment Fit Terhadap Job
Satisfaction Serta Dampaknya Pada Job Search Behavior (Studi Pada Karayawan
Generasi Z Perusahaan Startup Kota Malang)" Dosen Pembimbing Utama: Prof.
Dr. Kusdi Raharjo, DEA. Anggota: Dr. Gunawan Eko Nurtjahjono, S.Sos., M.Si.
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh peningkatan jumlah karyawan generasi
Z yang akan meninggalkan perusahaan jika ekspektasi mereka di tempat kerja tidak
terpenuhi. Tingkat peningkatan ini terjadi secara global maupun di Indonesia.
Pentingnya generasi Z untuk diteliti karena generasi Z yang sekarang berjumlah
lebih dari seperempat populasi masyarakat Indonesia.

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masuknya generasi Z di pasar tenaga kerja terlebih, dan
bagaimana generasi z menilai dan berekspektasi pada tempat kerja. Namun,
generasi z menunjukan ketidakpuasan dalam bekerja krena ekspektasinya yang
tidak terpenuhi. Penurunan ketidakpuasan ini mengakibatkan banyak karyawan
generasi Z mencari pekerjaan yang bisa memenuhi ekpektasi berikut. Peningkatan
tingkat keinginan karyawan mencari pekerjaan lain tersebut harus segera diatasi
oleh para pemberi kerja agar bisa menurunkan tingkat keluar pekerja. Fenomena
tersebut mendorong peneliti untuk mengkaji pengaruh bagaimana kepuasan kerja
yang dipengaruhi karakteristik pekerjaa, dukungan organisasi dan kecocokan
lingkungan dengan pekerja bisa mempengaruhi perilaku pencarian kerja.
Secara teoritis, penelitian ini mengintegrasikan dua teori utama, yaitu Social
Exchange Theory dan Theory of Planned Behavior (TPB). Teori pertukaran sosial
menekankan pentingnya timbal balik dan kepercayaan dalam hubungan antara
organisasi dan karyawan, di mana karakteristik pekerjaan yang memuaskan akan
meningkatkan kepuasan kerja dan menurunkan perilaku pencarian kerja. Sementara
TPB menekankan bahwa yang pada penelitian ini perilaku pencarian kerja
merupakan hasil dari niat yang terbentuk dari sikap, norma subjektif, dan persepsi
kontrol terhadap pekerjaan. Berbeda dari penelitian sebelumnya yang umumnya
hanya menggunakan Social Exchange Theory untuk menjelaskan kepuasan kerja
sebagai respons atas sumber daya organisasi, penelitian ini menambahkan
perspektif Theory of Planned Behavior untuk menerangkan bagaimana kepuasan
tersebut berlanjut menjadi niat dan perilaku pencarian kerja. Dengan demikian,
penelitian ini tidak hanya memotret proses timbal balik antara organisasi dan
karyawan, tetapi juga memetakan mekanisme kognitif yang mendorong keputusan
Gen Z untuk bertahan atau mencari pekerjaan baru. Variabel yang diteliti meliputi
job characteristic, perceived organizational support dan person-environment fit,
job satisfaction, dan job search behavior. Job characteristic diukur menggunakan
sembilan item pertanyaan. Perceived organizational support diukur menggunakan
sepuluh item. Person-environment fit diukur menggunakan empat indikator dengan
total 27 item. Job satisfaction dan job search behavior masing-masing diukur
dengan indikator standar yang telah dikembangkan dan diuji dari teori-teori
sebelumnya.

Metode penelitian yang digunakan adalah explanatory research dengan
pendekatan kuantitatif. Data primer dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner
kepada seluruh karyawan generasi Z di lima perusahaan startup yaitu PT Digdaya
Olah Teknologi Indonesia, Skybox Digital Imagery, Codespace Indonesia, Letsplay
Indonesia dan CMlabs Indonesia Digital. Data diolah menggunakan perangkat
lunak SmartPLS. Hasil pengolahan data menunjukkan bahwa baik job
characteristic, perceived organizational support maupun person-environmetn fit
memiliki pengaruh signifikan positif terhadap kepuasan kerja, dan secara tidak
langsung memengaruhi job search behavior melalui kepuasan kerja secara negatif
signifikan. Kepuasan kerja terbukti memiliki pengaruh negatif dan signifikan
terhadap job search behavior.

Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa upaya penurunan perilaku
pencarian kerja dapat dilakukan melalui perbaikan karakteristik pekerjaan,
penciptaan dukungan organisasi dan penciptaan lingkungan kerja yang cocok bagi
karyawan yang lebih baik, karena ketiganya secara signifikan meningkatkan
kepuasan kerja, yang selanjutnya berdampak terhadap penurunan pencarian kerja
terutama perusahaan startup.

SUMMARY

Vincentia Olivia Kenya Laksitaningtyas, 2025. Master’s Program in
Business Administration, Universitas Brawijaya. “The Influence of Job
Characteristics, Perceived Organizational Support, and Person–Environment Fit on
Job Satisfaction and Its Impact on Job Search Behavior (A Study of Generation Z
Employees in Startup Companies in Malang City).” Primary Supervisor: Prof. Dr.
Kusdi Raharjo, DEA. Committee Member: Dr. Gunawan Eko Nurtjahjono, S.Sos.,
M.Si.

This study is motivated by the increasing number of Generation Z employees
who choose to leave their companies when their workplace expectations are not
met. This trend is occurring both globally and in Indonesia. The importance of
studying Generation Z lies in the fact that they now make up more than a quarter
of Indonesia’s population. The study is also driven by the growing presence of
Generation Z in the labor market and how they evaluate and form expectations
toward their workplaces. However, many members of this generation have
expressed dissatisfaction at work due to unmet expectations. This dissatisfaction
has led many Generation Z employees to seek new jobs that better align with their
expectations. The rising tendency to look for alternative employment must be
addressed by employers to reduce turnover rates. This phenomenon encourages
researchers to examine how job satisfaction—shaped by job characteristics,
organizational support, and person–environment fit—affects job search behavior.
Theoretically, this study integrates two main theories: Social Exchange
Theory and the Theory of Planned Behavior (TPB). Social Exchange Theory
emphasizes the importance of reciprocity and trust in the relationship between
organizations and employees, suggesting that satisfying job characteristics
enhance job satisfaction and reduce job search behavior. Meanwhile, TPB
highlights that in this study, job search behavior is the result of intentions formed
by attitudes, subjective norms, and perceived behavioral control toward work.
Unlike previous studies that primarily relied on Social Exchange Theory to explain
job satisfaction as a response to organizational resources, this research
incorporates the Theory of Planned Behavior to clarify how satisfaction evolves
into the intention and behavior of job searching. Thus, this study not only captures
the reciprocal process between employees and the organization but also maps the
cognitive mechanisms that shape Gen Z employees’ decisions to stay or seek
alternative employment. The variables examined include job characteristics,
perceived organizational support, person–environment fit, job satisfaction, and job
search behavior. Job characteristics are measured using nine items, perceived
organizational support with ten items, and person–environment fit with four
indicators totaling twenty-seven items. Job satisfaction and job search behavior are
each measured using standard indicators that have been developed and validated
in previous theoretical studies.

The research method used is explanatory research with a quantitative
approach. Primary data were collected through questionnaires distributed to all
Generation Z employees at five startup companies: PT Digdaya Olah Teknologi
Indonesia, Skybox Digital Imagery, Codespace Indonesia, Letsplay Indonesia, and
cmlabs Indonesia Digital. The data were processed using SmartPLS. The results
show that job characteristics, perceived organizational support, and person
environment fit each have a positive and significant effect on job satisfaction and,
indirectly, negatively and significantly influence job search behavior through job
satisfaction. Job satisfaction is proven to have a negative and significant effect on
job search behavior.

The study concludes that reducing job search behavior can be achieved by
improving job characteristics, strengthening organizational support, and fostering
a better person–environment fit. These three factors significantly increase job
satisfaction, which in turn lowers job search behavior especially in startup
companies.


Ketersediaan
#
Fadel Muhammad Resource Center (Ilmu Terapan dan Teknologi) TES 658,3 LAK p 2025 K1
2026057
Tersedia namun tidak untuk dipinjamkan - No Loan
Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
TES 658,3 LAK p 2025 K1
Penerbit
Malang : Program Magister Ilmu Administrasi Bisnis Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Brawijaya Malang., 2025
Deskripsi Fisik
xv, 233 Halaman ; Ilus : 29,5 cm
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
658,3
Tipe Isi
text
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subjek
Tesis / Thesis
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
Vincentia Olivia Kenya Laksitaningtyas
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
Tidak Ada Data
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

FADEL MUHAMMAD RESOURCE CENTER
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

As a complete Library Management System, SLiMS (Senayan Library Management System) has many features that will help libraries and librarians to do their job easily and quickly. Follow this link to show some features provided by SLiMS.

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik
Kemana ingin Anda bagikan?