Texts
ANALISIS MASA TUNGGU KERJA LULUSAN BERBASIS TRACER STUDY DENGAN ALGORITMA NAÏVE BAYES DAN DECISION TREE C4.5 SEBAGAI BENTUK MANAJEMEN LAYANAN DI PENDIDIKAN TINGGI : STUDI PADA LULUSAN S1 FAKULTAS ILMU ADMINISTRASI UNIVERSITAS BRAWIJAYA
RINGKASAN
Desmita Ayu Rachmawati, 2025. Analisis Masa Tunggu Kerja Lulusan Berbasis
Tracer Study Dengan Algoritma Naïve Bayes Dan Decision Tree C4.5 Sebagai Bentuk
Manajemen Layanan Di Pendidikan Tinggi (Studi Pada Lulusan S1 Fakultas Ilmu
Administrasi Universitas Brawijaya). Thesis. Program Studi Magister Manajemen
Pendidikan Tinggi. Fakultas Ilmu Administrasi. Universitas Brawijaya, Dosen
Pembimbing: Dr. Hermawan, S.I.P., M.Si., Dr. ABD. Qadir Muslim, S.Pd.I., M.Pd.
Penelitian ini dilatar belakangi oleh fenomena masa tunggu lulusan, yaitu waktu
yang dibutuhkan oleh lulusan untuk mendapatkan pekerjaan setelah menyelesaikan
pendidikan, merupakan masalah penting dalam konteks pendidikan tinggi. Di banyak
negara, termasuk Indonesia, masa tunggu lulusan sering kali menjadi perhatian utama
dalam mengevaluasi kualitas pendidikan dan relevansi kurikulum yang diberikan.
Penelitian ini berfokus pada analisis faktor-faktor yang mempengaruhi masa tunggu
lulusan dengan menggunakan data tracer study sebagai pendekatan utama. Analisis ini
penting dilakukan karena dapat memberikan wawasan mengenai efektivitas pendidikan
dalam mempersiapkan lulusan menghadapi dunia kerja, serta membantu institusi
pendidikan dalam merancang kebijakan yang lebih baik untuk meningkatkan kualitas
lulusan.
Tujuan utama dari penelitian ini adalah untuk menganalisis faktor-faktor yang
mempengaruhi masa tunggu lulusan menggunakan algoritma Naive Bayes dan
Decision Tree. Dengan menggunakan metode ini, penelitian ini bertujuan untuk
mengidentifikasi pola atau tren yang dapat mempengaruhi waktu yang dibutuhkan oleh
lulusan untuk mendapatkan pekerjaan setelah kelulusan, serta memberikan
rekomendasi berbasis data untuk meningkatkan proses pendidikan dan kesiapan
lulusan dalam memasuki pasar kerja. Penelitian ini menggunakan pendekatan
sequential explanatory mixed methods, yaitu metode penelitian yang menggabungkan
pendekatan kuantitatif dan kualitatif secara berurutan. Pada tahap pertama, penelitian
ini mengadopsi metode kuantitatif dengan menggunakan teknik data mining melalui
algoritma Naive Bayes dan Decision Tree untuk menganalisis faktor-faktor yang
mempengaruhi masa tunggu lulusan. Pada tahap kedua, pendekatan kualitatif
diterapkan untuk mendalami temuan yang diperoleh dari analisis kuantitatif. Metode
kualitatif ini mencakup wawancara mendalam dengan sejumlah lulusan yang termasuk
dalam sampel penelitian, guna memperoleh pemahaman lebih mendalam analisis
kuantitatif.
Berdasarkan hasil analisis, penelitian ini menunjukkan bahwa lulusan program
studi Administrasi Publik dan Administrasi Bisnis memiliki peluang besar untuk segera
memperoleh pekerjaan, dengan model Decision Tree berhasil memprediksi masa
tunggu kerja lulusan dengan akurasi tinggi, terutama pada kategori "Sangat Cepat".
Berdasarkan analisis AttributeWeight (Decision Tree), faktor yang paling berpengaruh
dalam program Administrasi Bisnis adalah magang dan perkuliahan, yang
menunjukkan pentingnya pengalaman praktis di lapangan dan pemahaman teori bisnis.
Sedangkan dalam Administrasi Publik, kemampuan komunikasi dan perkuliahan
menjadi faktor dominan. Masa tunggu lulusan dalam memasuki dunia kerja
dipengaruhi oleh berbagai kompetensi yang dimiliki, termasuk etika, keahlian
berdasarkan bidang ilmu, kemampuan bahasa Inggris, penguasaan teknologi,
keterampilan komunikasi, dan kerja tim. Metode pembelajaran berbasis pengalaman
praktis, seperti magang, proyek, riset, dan kerja lapangan, juga berperan dalam
mempercepat kesiapan lulusan untuk menghadapi tantangan dunia profesional.
Manajemen layanan pendidikan tinggi berperan penting dalam meningkatkan kualitas
pendidikan dan mempercepat masa tunggu kerja lulusan dengan mengelola proses
pembelajaran, pengembangan karier, serta dukungan pasca-kelulusan
Kata Kunci: Masa Tunggu Kerja Lulusan , Tracer Study, Data Mining,
Manajemen Layanan Pendiidkan.
SUMMARY
Desmita Ayu Rachma wati, 2025. Analysis of Graduate Waiting Time for
Employment Based on Tracer Study Using Naïve Bayes and Decision Tree C4.5
Algorithms as a Form of Service Management in Higher Education (A Study on
Undergraduate Alumni of the Faculty of Administrative Sciences, Universitas
Brawijaya). Thesis. Master’s Program in Higher Education Management, Faculty of
Administrative Sciences, Universitas Brawijaya. Supervisors: Dr. Hermawan, S.I.P.,
M.Si., and Dr. ABD. Qadir Muslim, S.Pd.I., M.Pd
This research is motivated by the issue of graduate employment waiting time—
defined as the period between graduation and securing employment—which is a
significant concern in the context of higher education. In many countries, including
Indonesia, the waiting time for employment is a critical metric for evaluating the
quality of education and the relevance of curricula. The study focuses on identifying
the factors that influence graduate waiting time using tracer study data as the main
approach. This analysis is essential in providing insights into the effectiveness of higher
education in preparing graduates for the workforce and in aiding institutions in
formulating better policies to enhance graduate quality.
The primary aim of this study is to analyze the influencing factors of graduate
employment waiting time using the Naïve Bayes and Decision Tree algorithms. These
methods are employed to identify patterns or trends that affect how quickly graduates
secure employment, and to generate data-driven recommendations for improving
educational processes and graduate readiness for the job market. The research adopts a
sequential explanatory mixed methods approach, integrating quantitative and
qualitative phases. The initial phase applies a quantitative approach using data mining
techniques—specifically the Naïve Bayes and Decision Tree algorithms—to analyze
factors affecting waiting time. The subsequent phase involves qualitative methods to
delve deeper into the findings from the quantitative analysis through in-depth
interviews with selected alumni participants, aiming to enrich the understanding of the
quantitative results.
The findings reveal that graduates from the Public Administration and Business
Administration programs have a high probability of quickly obtaining employment.
The Decision Tree model demonstrates high prediction accuracy, particularly in
identifying the "Very Fast" employment category. According to AttributeWeight
analysis (Decision Tree), the most influential factors for Business Administration
graduates are internships and coursework, highlighting the importance of practical
experience and theoretical understanding. For Public Administration graduates,
communication skills and academic performance are the dominant factors. Overall, the
waiting time is influenced by various competencies including ethics, domain-specific
expertise, English proficiency, technological literacy, communication, and teamwork.
Experiential learning methods uch as internships, projects, research, and fieldworkare
also crucial in accelerating graduates’ readiness for professional challenges.Effective
service management in higher education plays a vital role in improving educational
quality and reducing graduate waiting times by managing learning processes, career
development, and post-graduation support.
Keywords: Graduate Employment Waiting Time, Tracer Study, Data Mining,
Higher Education Service Management.
Tidak tersedia versi lain