Texts
ANALISIS IMPLEMENTASI KEBIJAKAN STANDAR PELAYANAN MINIMAL (SPM) RAWAT JALAN : Studi pada Rawat Jalan RSUD “Ngudi Waluyo” Wlingi
ABSTRAK
Implementasi kebijakan Standar Pelayanan Minimal (SPM) di institusi
kesehatan merupakan indikator penting dalam upaya peningkatan kualitas
pelayanan publik sektor kesehatan. Penelitian ini bertujuan menganalisis
implementasi kebijakan SPM rawat jalan pada RSUD "Ngudi Waluyo" Wlingi.
Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus dan
analisis data menggunakan software NVivo. Pengumpulan data dilakukan melalui
wawancara mendalam dengan 36 informan, observasi langsung, dan studi
dokumentasi.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi kebijakan SPM rawat
jalan dipengaruhi oleh empat faktor utama. Pertama, aspek komunikasi
menunjukkan adanya upaya penyampaian informasi, tetapi pola komunikasi belum
terstruktur dengan baik dan masih bersifat fragmentaris. Kedua, ketersediaan
sumber daya meskipun telah menjadi perhatian manajemen, masih
memperlihatkan ketimpangan distribusi SDM antar poli, variasi tingkat pendidikan,
dan kurangnya pemeliharaan fasilitas teknologi. Ketiga, disposisi menunjukkan
kesenjangan antara komitmen teoretis dengan implementasi praktis, terutama
terkait kedisiplinan waktu pelayanan dan lemahnya sistem akuntabilitas. Keempat,
struktur birokrasi meskipun telah terdokumentasi, masih menunjukkan
kompleksitas berlebihan dengan hierarki SOP yang belum sepenuhnya dipahami
seluruh staf. Dukungan implementasi kebijakan berupa respon positif masyarakat
dan kesadaran akan kebijakan belum dimanfaatkan optimal, sementara hambatan
implementasi mencakup kerancuan kebijakan, masalah sistem informasi,
keterbatasan infrastruktur, dan ketimpangan potensi antar unit pelayanan.
Penelitian merekomendasikan restrukturisasi sistem komunikasi
terintegrasi, pendekatan strategis dalam manajemen sumber daya berbasis data,
reformasi sistem manajemen kinerja yang transparan, penyederhanaan struktur
birokrasi, dan pengembangan inovasi pelayanan yang adaptif terhadap kebutuhan
masyarakat. Temuan penelitian memberikan kontribusi empiris dan teoretis bagi
pengembangan studi implementasi kebijakan publik, khususnya dalam konteks
pelayanan kesehatan di Indonesia.
Kata kunci: implementasi kebijakan, standar pelayanan minimal, rawat jalan,
komunikasi, sumber daya, disposisi, struktur birokrasi
Tidak tersedia versi lain