Texts
PENGARUH KNOWLEDGE MANAGEMENT DAN ORGANIZATIONAL LEARNING TERHADAP COMPETITIVE ADVANTAGE DENGAN ORGANIZATIONAL INNOVATION SEBAGAI VARIABEL MEDIASI : Studi pada UMKM Sasirangan di Kota Banjarmasin
RINGKASAN
Muhammad Hilman Salsabila, Program Magister, Fakultas Ilmu
Administrasi Universitas Brawijaya, Malang. Pengaruh Knowledge management
Dan Organizational learning Terhadap Competitive advantage Dengan
Organizational Innovation Sebagai Variabel Mediasi (Studi pada UMKM
Sasirangan di Kota Banjarmasin). Komisi Pembimbing: Ketua, Prof. Dr.
Mochammad Al Musadieq., MBA., Anggota Dr. Ika Ruhana., S.Sos., M.Si.
BAB 1, Pendahuluan: menjelaskan latar belakang pentingnya knowledge
management dan organizational learning dalam meningkatkan competitive
advantage, khususnya pada UMKM Sasirangan di Kota Banjarmasin.
Permasalahan yang dihadapi oleh UMKM, seperti keterbatasan sumber daya dan
persaingan yang ketat, menjadi fokus penelitian. Tujuan utama dari penelitian ini
adalah untuk menganalisis pengaruh knowledge management dan organizational
learning terhadap competitive advantage, dengan organizational innovation
sebagai variabel mediasi.
BAB 2, Tinjauan Pustaka: membahas teori-teori yang mendasari penelitian,
termasuk Resource-Based View (RBV) dan Knowledge-Based View (KBV), yang
menekankan pentingnya sumber daya dan pengetahuan dalam mencapai
competitive advantage. Selain itu, bab ini menguraikan konsep knowledge
management, organizational learning, dan organizational innovation, serta
hubungan antara variabel-variabel tersebut berdasarkan penelitian terdahulu,
yang memberikan landasan teoritis untuk hipotesis yang diajukan.
BAB 3, Kerangka Konsep Penelitian: penulis menyusun kerangka konseptual yang
mengaitkan variabel-variabel penelitian, yaitu knowledge management,
organizational learning, organizational innovation, dan competitive advantage.
Model hipotesis disusun untuk menggambarkan hubungan antar variabel, dengan
tujuan untuk menguji pengaruh langsung dan tidak langsung melalui analisis data
yang akan dilakukan.
BAB 4, Metode Penelitian: Bab ini menjelaskan metode penelitian yang digunakan,
yaitu pendekatan kuantitatif dengan pengumpulan data melalui kuesioner.
Penelitian ini melibatkan 139 responden dari UMKM Sasirangan di Banjarmasin.
Variabel-variabel yang diteliti dioperasionalkan dan diukur menggunakan skala
Likert, dan analisis data dilakukan menggunakan Partial Least Squares Structural
Equation Modeling (PLS-SEM) untuk menguji hipotesis dan hubungan antar variabel.
BAB 5, Hasil Temuan dan Pembahasan: Bab ini menyajikan analisis deskriptif dan
inferensial dari data yang diperoleh. Hasil menunjukkan bahwa knowledge
management dan organizational learning memiliki pengaruh signifikan terhadap
organizational innovation dan competitive advantage. Organizational innovation
berfungsi sebagai mediator yang memperkuat hubungan antara knowledge
management dan competitive advantage. Temuan ini mendukung teori-teori yang
ada serta memberikan wawasan bagi para pemangku kepentingan dalam
merumuskan strategi yang efektif.
Kesimpulan: Kesimpulan dari penelitian ini menegaskan bahwa knowledge
management dan organizational learning secara signifikan berkontribusi terhadap
competitive advantage UMKM Sasirangan di Banjarmasin. Organizational
innovation menjadi faktor kunci yang memediasi pengaruh tersebut.
SUMMARY
This study aims to analyze the influence of knowledge management and
learning organization on competitive advantage in micro, small, and medium
enterprises (MSMEs) Sasirangan in Banjarmasin City, with organizational
innovation as a mediating variable. The research method used is quantitative with
data collection through questionnaires involving 139 respondents. Data was
analyzed using the Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM)
method.
The results of the study indicate that knowledge management and learning
organization have a significant effect on competitive advantage. In addition,
organizational innovation has also been shown to act as a mediator that
strengthens the influence between the two independent variables on competitive
advantage. These findings emphasize the importance of effective knowledge
management and a culture of continuous learning in increasing the
competitiveness of MSMEs. This study is expected to provide stakeholders with
insight into formulating strategies that can strengthen the competitive position of
MSMEs in Sasirangan in the market.
Keywords: Knowladge Management, Organizational learning, Competitive
advantage, Organizational Innovation, MSMEs
Tidak tersedia versi lain