Texts
IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PENETAPAN HARGA KOMODITAS KELAPA SAWIT DALAM RANGKA MEWUJUDKAN KESEJAHTERAAN PETANI : Studi di Kabupaten Muaro Jambi
RINGKASAN
Sri Widiarti, Program Pascasarjana Universitas Brawijaya Malang, Implementasi
Kebijakan Penetapan Harga Komoditas Kelapa Sawit Dalam Rangka
Mewujudkan Kesejahteraan Petani (Studi di Kabupaten Muaro Jambi); Komisi
Pembimbing. Ketua: Prof. Dr. Bambang Supriyono, MS., Anggota: Dr. Imam Hanafi,
M.Si.
Latar belakang penelitian ini adalah Kebijakan penetapan harga komoditas
kelapa sawit di Kabupaten Muaro Jambi yang berlaku saat ini tidak sepenuhnya
memperhatikan kesenjangan ekonomi dan sosial yang ada di antara petani besar
dan kecil. Ada potensi untuk kebijakan tersebut memperlebar ketimpangan, di mana
petani Plasma (mitra) dan memiliki lebih banyak sumber daya mendapatkan
keuntungan lebih besar dari kenaikan harga, sementara petani Swadaya (mandiri)
tetap berjuang karena keterbatasan akses modal dan teknologi. Situasi sosial ini
mengharuskan adanya kebijakan pendukung tambahan untuk memastikan
distribusi manfaat yang lebih adil di antara semua kelompok petani. Penetapan
harga kelapa sawit di Kabupaten Muaro Jambi memainkan peran penting dalam
menjaga stabilitas ekonomi para petani dan keberlanjutan industri sawit. Namun,
tantangan seperti fluktuasi harga global, ketimpangan akses pasar antara petani
kecil dan besar, serta transparansi kebijakan penetapan harga menjadi isu-isu yang
perlu terus diatasi agar tujuan meningkatkan kesejahteraan petani dapat tercapai.
Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatan
studi kasus tunggal. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, obervasi,
dan studi dokumen. Analisis data menggunakan Analisa data kualitatif model
interaktif Miles dan Huberman yang mencakup reduksi data, penyajian data, dan
penarikan Kesimpulan atau verifikasi.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi kebijakan penetapan harga
komoditas kelapa sawit di Kabupaten Muaro Jambi secara umum menunjukkan
adanya upaya yang signifikan dari pemerintah untuk menjaga kestabilan harga dan
mendukung kesejahteraan petani dengan fokus pada peningkatan akses pasar,
pelatihan, dan penggunaan teknologi. Faktor yang mendukung implementasi
kebijakan penetapan harga komoditas kelapa sawit di Kabupaten Muaro Jambi
antara lain adalah koordinasi yang baik antara pemerintah daerah dan pusat,
kebijakan yang mendorong penggunaan teknologi, serta adanya program pelatihan
dan insentif bagi petani untuk meningkatkan produktivitas. Sedangkan faktor
penghambatnya mencakup birokrasi yang lambat, resistensi petani terhadap
kebijakan harga, dan keterbatasan infrastruktur yang menghambat distribusi hasil
kelapa sawit ke pasar.
Kata Kunci: Implementasi, Komoditas Kelapa Sawit, Kesejahteraan Petani,
Penetapan Harga
SUMMARY
Sri Widiarti, Postgraduate Program, Brawijaya University, Malang, Implementation
of Palm Oil Commodity Pricing Policy in the Framework of Realizing Farmers'
Welfare (Study in Muaro Jambi Regency); Supervisiors: Prof. Dr. Bambang
Supriyono, MS., Co-supervisior: Dr. Imam Hanafi, M.Si.
The background of this study is that the current palm oil commodity pricing
policy in Muaro Jambi Regency does not fully pay attention to the economic and
social gaps that exist between large and small farmers. There is potential for this
policy to widen the gap, where richer and more resourced farmers benefit more from
price increases, while poor farmers continue to struggle due to limited access to
capital and technology. This social situation requires additional supporting policies
to ensure a fairer distribution of benefits among all farmer groups. Palm oil pricing in
Muaro Jambi Regency plays an important role in maintaining the economic stability
of farmers and the sustainability of the palm oil industry. However, challenges such
as global price fluctuations, inequality in market access between small and large
farmers, and transparency of pricing policies are issues that need to be continuously
addressed so that the goal of improving farmer welfare can be achieved.
The research method used is a qualitative method with a single case study
approach. Data collection techniques use interviews, observations, and document
studies. Data analysis uses Miles and Huberman's interactive model qualitative data
analysis which includes data reduction, data presentation, and drawing conclusions
or verification.
The results of the study indicate that the implementation of the palm oil
commodity pricing policy in Muaro Jambi Regency generally shows significant
efforts from the government to maintain price stability and support farmer welfare by
focusing on increasing market access, training, and technology use. Factors that
support the implementation of the palm oil commodity pricing policy in Muaro Jambi
Regency include good coordination between local and central governments, policies
that encourage the use of technology, and the existence of training and incentive
programs for farmers to increase productivity. Meanwhile, inhibiting factors include
slow bureaucracy, farmer resistance to price policies, and limited infrastructure that
hinders the distribution of palm oil products to the market.
Keywords: Implementation, Farmer welfare, Palm oil commodity, Pricing policy
Tidak tersedia versi lain