/var/www/katalog/lib/SearchEngine/DefaultEngine.php:610 "Search Engine Debug 🔎 🪲"
Engine Type ⚙️: "SLiMS\SearchEngine\DefaultEngine"
SQL ⚙️: array:2 [ "count" => "select count(distinct b.biblio_id) from biblio as b left join mst_publisher as mp on b.publisher_id=mp.publisher_id left join mst_place as mpl on b.publish_place_id=mpl.place_id where b.opac_hide=0 and (b.call_number like ?)" "query" => "select b.biblio_id, b.title, b.image, b.isbn_issn, b.publish_year, mp.publisher_name as `publisher`, mpl.place_name as `publish_place`, b.labels, b.input_date, b.edition, b.collation, b.series_title, b.call_number from biblio as b left join mst_publisher as mp on b.publisher_id=mp.publisher_id left join mst_place as mpl on b.publish_place_id=mpl.place_id where b.opac_hide=0 and (b.call_number like ?) order by b.last_update desc limit 10 offset 60" ]
Bind Value ⚒️: array:1 [ 0 => "8%" ]
Bku ini memuat koleksi terlengkap mengenai pikiran besar dan ucapan terbaik tokoh-tokoh penting dunia. ada negarawan, politikus, ilmuan, filsuf, akademis, pendidik, psikologi, pebisnis, penulis, sastrawan budayawan.
Buku ini berisi tentang ceplas-ceplos komentar penulis terhadap peristiwa yang terjadi. walaupun tent saja bebrapa perkataaan ang dikutip tidak persis benar dengan yang terucap saat peristiwa itu berlaku. buku ini berisi tentang humor yang dapat mengocok perut.
Sophie adalah seorang pelajar sekolah menengah berusia empat belas tahun. Suatu hari sepulang sekolah, dia mendapat sebuah surat misterius yang hanya berisikan satu pertanyaan: "Siapa Kamu?" Belum habis keheranannya, pada hari yang sama dia mendapat durat lain yang bertanya, " Dari manakah datangnya Sunia?" Seakan tersentak dari rutinitas hidup sehari-hari, surat-surat itu membuat Sophie mulai …
Pada lanskap yang sureal, Margio adalah bocah yang menggiring babi ke dalam perangkap. Namun di sore ketika seharusnya rehat menanti musim perburuan, ia terperosok dalam tragedi pembunuhan paling brutal. Di balik motif-motif yang berhamburan, antara cinta dan pengkhianatan, rasa takut dan berahi, bunga dan darah, ia menyangkal dengan tandas. "Bukan aku yang melakukannya, " ia berkata dan melanj…
Buku ini mengajak pembaca meniti impian dalam meraih masa depan yang dimulai dari meresensi buku. Sebagai jalan untuk menjadi editor, wartawan, penulis buku, atau pembicara di radio, pelatihan kepenulisan dan televisi.
Melangkahkan kaki ke dunia masyarakat terbuang yang hidup di negara berkaki buntung dalam narasi Hamsad Rangkuti bukanlah seperti menyaksikan mereka dari balik kaca jendela taksi atau mobil pribadi. Realisme Hamsad Rangkuti sigap menyeret siapa pun yang membacanya merasa benar-benar menjadi bagian dari dunia para pengemis dan gembel yang hidup di perempatan lampu merah dan tidur di gubuk-gubuk …
Novel ini merupakan penyatuan trilogi Ronggeng Dukuh Paruk, Lintang Kemukus Dinihari, dan Jantera Bianglala, dengan memasukkan kembali bagian-bagian yang tersensor selama 22 tahun. Semangat Dukuh Paruk kembali menggeliat sejak Srintil dinobatkan menjadi ronggeng baru, menggantikan ronggeng terakhir yang mati dua belas tahun yang lalu. Bagi pedukuhan yang kecil, miskin, dan terpencil, dan bersah…
Roman kedua Tetralogi. Anak Semua Bangsa adalah periode observasi atau turun ke bawah mencari serangkaian spirit lapangan dan kehidupan arus bawah pribumi yang tak berdaya melawan kekuasaan raksasa Eropa. Di titik ini MInke diperhadapkan antara kekaguman yang melimpah-limpah pada peradaban Eropa dan kenyataan di selingkungan bangsanya yang kerdil.
Ranah 3 Warna adalah hikayat tentang bagaimana impian tetap wajib dibela habis-habisan walau hidup digelung nestapa tak berkesudahan. Tuhan sungguh bersama orang yang sabar. Rupanya mantra "man jadda wajada saja tidak cukup sakti dalam memenangkan hidup. Lalu teringat mantra kedua yang diajarkan di Pondok Madani " man shabara zhafira. Siapa yang bersabar akan beruntung. Berbekal kedua mantra it…
Novel ini adalah buku ketiga dari trilogi Negeri 5 Menara. Yang berkisah tentang kisah pencarian tempat berkarya, pencarian belahan jiwa, dan pencarian di mana hidup akan bermuara. Mantra ketiga adalah, "man saara ala darbi washala" (siapa yang berjalan di jalanya akan sampai di tujuan) menuntun pencarian misi hidup Alif. Hidup hakikatnya adalah perantauan. Suatu masa akan kembali ke akar, ke y…