{"id":97245,"date":"2026-03-25T12:53:36","date_gmt":"2026-03-25T05:53:36","guid":{"rendered":"https:\/\/fia.ub.ac.id\/?p=97245"},"modified":"2026-04-29T13:17:09","modified_gmt":"2026-04-29T06:17:09","slug":"tren-bisnis-2026-ekonomi-sirkular-dan-efisiensi-energi-jadi-kunci-profitabilitas-insight-dari-fusion-fia-ub","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/fia.ub.ac.id\/en\/blog\/fakultas\/tren-bisnis-2026-ekonomi-sirkular-dan-efisiensi-energi-jadi-kunci-profitabilitas-insight-dari-fusion-fia-ub\/","title":{"rendered":"Tren Bisnis 2026: Ekonomi Sirkular dan Efisiensi Energi Jadi Kunci Profitabilitas? Insight dari FUSION FIA UB"},"content":{"rendered":"<p data-path-to-node=\"3\"><b data-path-to-node=\"3\" data-index-in-node=\"0\">MALANG (25\/3)<\/b> \u2013 Di tengah ketidakpastian ekonomi global, efisiensi energi dan model ekonomi sirkular kini tidak lagi dipandang sebagai beban biaya, melainkan kunci utama profitabilitas perusahaan. Hal ini menjadi bahasan utama dalam gelaran <b data-path-to-node=\"7\" data-index-in-node=\"234\">FUSION 2026: FIA SDG Summer Camp<\/b> yang diselenggarakan oleh Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Brawijaya (FIA UB) pada akhir Maret 2026.<\/p>\n<p data-path-to-node=\"4\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-97246 aligncenter\" src=\"https:\/\/fia.ub.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/Screenshot-2026-04-14-131041.png\" alt=\"\" width=\"350\" height=\"214\" srcset=\"https:\/\/fia.ub.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/Screenshot-2026-04-14-131041.png 350w, https:\/\/fia.ub.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/Screenshot-2026-04-14-131041-300x183.png 300w, https:\/\/fia.ub.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/Screenshot-2026-04-14-131041-18x12.png 18w\" sizes=\"(max-width: 350px) 100vw, 350px\" \/><\/p>\n<p data-path-to-node=\"4\">Kegiatan kolaboratif ini mempertemukan mahasiswa nasional dan internasional dengan para praktisi global untuk membedah inovasi nyata yang mendukung <i data-path-to-node=\"8\" data-index-in-node=\"148\">Sustainable Development Goals<\/i> (SDGs).<\/p>\n<h4 data-path-to-node=\"9\"><b data-path-to-node=\"9\" data-index-in-node=\"0\">Energi Sebagai Investasi, Bukan Beban<\/b><\/h4>\n<p data-path-to-node=\"10\">Membuka rangkaian hari pertama, <b data-path-to-node=\"10\" data-index-in-node=\"32\">Durrotul Ain, SP., MP., MBA.<\/b> (Manager of Social Responsibility Reporting and Data Management Philip Morris Manufacturing &amp; Technology, Italia), menegaskan bahwa efisiensi energi adalah strategi bertahan hidup bagi perusahaan modern.<\/p>\n<blockquote>\n<p data-path-to-node=\"11\"><em>&#8220;Efisiensi energi melalui pendekatan rantai nilai menyeluruh\u2014mulai dari penggunaan energi terbarukan hingga optimalisasi teknologi produksi\u2014adalah solusi nyata untuk memangkas biaya operasional sekaligus memperkuat reputasi bisnis di pasar global,&#8221;<\/em> jelasnya.<\/p>\n<\/blockquote>\n<p data-path-to-node=\"11\">Paparan ini selaras dengan <b data-path-to-node=\"11\" data-index-in-node=\"286\">SDG 7 (Energi Bersih)<\/b> And <b data-path-to-node=\"11\" data-index-in-node=\"312\">SDG 13 (Penanganan Perubahan Iklim)<\/b>.<\/p>\n<h4 data-path-to-node=\"9\"><b data-path-to-node=\"9\" data-index-in-node=\"0\">Energi Sebagai Investasi, Bukan Beban<\/b><\/h4>\n<p data-path-to-node=\"10\">Membuka rangkaian hari pertama, Durrotul Ain, SP., MP., MBA. (Manager of Social Responsibility Reporting and Data Management Philip Morris Manufacturing &amp; Technology, Italia), menegaskan bahwa efisiensi energi adalah strategi bertahan hidup bagi perusahaan modern.<\/p>\n<p data-path-to-node=\"11\">&#8220;Efisiensi energi melalui pendekatan rantai nilai menyeluruh\u2014mulai dari penggunaan energi terbarukan hingga optimalisasi teknologi produksi\u2014adalah solusi nyata untuk memangkas biaya operasional sekaligus memperkuat reputasi bisnis di pasar global,&#8221; jelasnya. Paparan ini selaras dengan <b data-path-to-node=\"11\" data-index-in-node=\"286\">SDG 7 (Energi Bersih)<\/b> And <b data-path-to-node=\"11\" data-index-in-node=\"312\">SDG 13 (Penanganan Perubahan Iklim)<\/b>.<\/p>\n<h4 data-path-to-node=\"12\"><b data-path-to-node=\"12\" data-index-in-node=\"0\">Mindset Wirausaha: Ownership dan Value Creation<\/b><\/h4>\n<p data-path-to-node=\"13\">Memasuki hari kedua, fokus beralih pada kesiapan generasi muda menghadapi dunia kerja digital. Peserta diajak menanamkan <i data-path-to-node=\"13\" data-index-in-node=\"121\">entrepreneurship mindset<\/i> yang terdiri dari tiga pilar utama: <b data-path-to-node=\"13\" data-index-in-node=\"182\">Ownership, Experimental Mindset,<\/b> And <b data-path-to-node=\"13\" data-index-in-node=\"219\">Value Creation<\/b>. Strategi ini dianggap krusial untuk mencegah <i data-path-to-node=\"13\" data-index-in-node=\"280\">burnout<\/i> dan memastikan lulusan universitas mampu menciptakan nilai tambah di mana pun mereka berkarya, mendukung <b data-path-to-node=\"13\" data-index-in-node=\"393\">SDG 4 (Pendidikan Berkualitas)<\/b> And <b data-path-to-node=\"13\" data-index-in-node=\"428\">SDG 8 (Pertumbuhan Ekonomi)<\/b>.<\/p>\n<h4 data-path-to-node=\"14\"><b data-path-to-node=\"14\" data-index-in-node=\"0\">Transformasi Ekonomi Sirkular: Dari 3R Menuju 9R<\/b><\/h4>\n<p data-path-to-node=\"15\">Puncak kegiatan pada hari ketiga menyoroti transformasi model bisnis melalui <b data-path-to-node=\"15\" data-index-in-node=\"77\">Ekonomi Sirkular<\/b>. Tidak lagi sekadar <i data-path-to-node=\"15\" data-index-in-node=\"114\">Reduce, Reuse, Recycle<\/i> (3R), para peserta diperkenalkan pada konsep <b data-path-to-node=\"15\" data-index-in-node=\"182\">9R<\/b> (termasuk <i data-path-to-node=\"15\" data-index-in-node=\"195\">Rethink, Refurbish,<\/i> hingga <i data-path-to-node=\"15\" data-index-in-node=\"222\">Remanufacture<\/i>). Inovasi ini bertujuan untuk meminimalkan limbah sejak tahap desain produk, sehingga sumber daya dapat berputar lebih lama dalam ekosistem ekonomi.<\/p>\n<p data-path-to-node=\"16\">Strategi sirkular ini merupakan solusi konkret bagi tantangan <b data-path-to-node=\"16\" data-index-in-node=\"62\">SDG 12 (Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab)<\/b>, di mana profitabilitas perusahaan berjalan seiring dengan kelestarian lingkungan.<\/p>\n<h4 data-path-to-node=\"17\"><b data-path-to-node=\"17\" data-index-in-node=\"0\">Komitmen Akademik untuk Dampak Nyata<\/b><\/h4>\n<p data-path-to-node=\"18\">Presiden SDGs Center Indonesia, Bayu Arie Fianto, Ph.D., bersama pimpinan Departemen Administrasi Bisnis FIA UB, Agung Nugroho Luthfi Imam Fahrudi, Ph.D., menegaskan bahwa inovasi mahasiswa harus memiliki dampak yang terukur.<\/p>\n<p data-path-to-node=\"19\">Melalui FUSION 2026, FIA UB membuktikan perannya sebagai jembatan yang menghubungkan teori akademik dengan praktik manajemen global. Dengan membekali mahasiswa melalui perspektif praktisi internasional, FIA UB menyiapkan pemimpin masa depan yang mampu menjawab tantangan zaman dengan pendekatan yang solutif, bertanggung jawab, dan berorientasi pada hasil nyata bagi masyarakat dan bumi.<\/p>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>MALANG (25\/3) \u2013 Di tengah ketidakpastian ekonomi global, efisiensi energi dan model ekonomi sirkular kini tidak lagi dipandang sebagai beban biaya, melainkan kunci utama profitabilitas perusahaan. Hal ini menjadi bahasan utama dalam gelaran FUSION 2026: FIA SDG Summer Camp yang diselenggarakan oleh Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Brawijaya (FIA UB) pada akhir Maret 2026. Kegiatan kolaboratif &#8230; <a title=\"Tren Bisnis 2026: Ekonomi Sirkular dan Efisiensi Energi Jadi Kunci Profitabilitas? Insight dari FUSION FIA UB\" class=\"read-more\" href=\"https:\/\/fia.ub.ac.id\/en\/blog\/fakultas\/tren-bisnis-2026-ekonomi-sirkular-dan-efisiensi-energi-jadi-kunci-profitabilitas-insight-dari-fusion-fia-ub\/\" aria-label=\"Read more about Tren Bisnis 2026: Ekonomi Sirkular dan Efisiensi Energi Jadi Kunci Profitabilitas? Insight dari FUSION FIA UB\">Read more<\/a><\/p>","protected":false},"author":298,"featured_media":0,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[84],"tags":[263,863,873,875,874,866,760],"coauthors":[823],"class_list":["post-97245","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-fakultas","tag-berita","tag-fusion2026","tag-sdgs-1","tag-sdgs-17","tag-sdgs-3","tag-sdgs-4","tag-sdgs8"],"cp_meta_data":{"_edit_lock":["1777443345:298"],"_edit_last":["298"],"_wp_page_template":["default"],"_eael_post_view_count":["152"],"ekit_post_views_count":["126"],"_wp_old_date":["2026-03-31"],"_elementor_page_assets":["a:0:{}"]},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/fia.ub.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/97245","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/fia.ub.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/fia.ub.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fia.ub.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/users\/298"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fia.ub.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=97245"}],"version-history":[{"count":5,"href":"https:\/\/fia.ub.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/97245\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":97634,"href":"https:\/\/fia.ub.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/97245\/revisions\/97634"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/fia.ub.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=97245"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/fia.ub.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=97245"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/fia.ub.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=97245"},{"taxonomy":"author","embeddable":true,"href":"https:\/\/fia.ub.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/coauthors?post=97245"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}